Analisis Marketing Channel Budidaya Maggot Dalam Perspektif Pemasaran Syariah (Studi Kasus Usaha Budidaya Maggot di Desa Latekko Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone)
Deni Julsain/602022019081 - Personal Name
Marketing channel merupakan rangkaian proses menyalurkan barang yang
melibatkan beberapa Lembaga pemasaran dari produsen hingga ke konsumen.
Marketing channel merupakan aspek penting dalam penjualan usaha budidaya
maggot pak nursin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh marketing channel terhadap penjualan hasil budidaya maggot pak nursin
di desa latekko.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif pendekatan yang sesuai
dengan cabang ilmu yang ada yaitu ilmu ekonomi islam, pendekatan terhadap
perilaku ekonomi dalam prespektif dan nilai-nilai islam yang dianalisis dengan
pendekatan desktriptif. Teknik ini digunakan untuk mendeskripsikan data-data
yang diperoleh oleh peneliti dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi
selama melakukan penelitian pada usaha budidaya maggot.
Hasil penelitian ini yaitu, pak nursin menggunakan marketing channel
jenis direct celling dan media social marketing, hasil pemasaran mengalami
perbandingan yang jauh di bandingkan sebelum menggunakan metode marketing
channel, pendapatannya perbulan mngalami peningkatan. Pemasaran pak nursin
menerapkan jual beli seusai dengan syariat islam dimana penjualan tidak
melenceng dari syariah, seperti berprilaku baik, simpatik, jujur dan terpercaya.
Efektifitas marketing channel dalam pemasaran mepermudah memasarakan hasil
maggot dan menambah jaringan mitra baru, kemudian kendala dalam penggunaan
marketing channel terdapat pada kurang bagusnya jaringan dan banyaknya
saingan.
A. Kesimpulan
1. Marketing channel dalam memasarkan hasil budidaya maggot pak nursin, ia
menggunakan marketing channel jenis direct celling dan media social
marketing, hasil pemasaran mengalami perbandingan yang jauh di
bandingkan sebelum menggunakan metode marketing channel,
pendapatannya perbulan mngalami peningkatan. Pemasaran pak nursin
menerapkan jual beli seusai dengan syariat islam dimana penjualan tidak
melenceng dari syariah, seperti berprilaku baik, simpatik, jujur dan
terpercaya.
2. Efektifitas marketing channel dalam pemasaran mepermudah memasarakan
hasil maggot dan menambah jaringan mitra baru, kemudian kendala dalam
penggunaan marketing channel terdapat pada kurang bagusnya jaringan dan
banyaknya saingan.
B. Saran
Peningkatan penjualan maggot akan meningkat apabila pak nursing
melakukan hal-hal:
1. Sebaiknya untuk pengusaha maggot lebih bnyak mempelajari matode
marketing channel untuk lebih meningkatkan hasil pemasaran budidaya
maggot.
2. Sebaiknya dalam mempromosikan atau menjual hasil budidaya maggot
menggunakan sosial media marketing yang lebih trend dimasa kini agar
mendapatkan mitra-mitra baru.
C. Ipmlikasi
Hasil penelitian ini dijadikan sebagai bahan masukan untuk pak nursin.
Pembenahan dalam mengembangkan dan meningkatkan penjualan melalu
marketing channel.
melibatkan beberapa Lembaga pemasaran dari produsen hingga ke konsumen.
Marketing channel merupakan aspek penting dalam penjualan usaha budidaya
maggot pak nursin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh marketing channel terhadap penjualan hasil budidaya maggot pak nursin
di desa latekko.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif pendekatan yang sesuai
dengan cabang ilmu yang ada yaitu ilmu ekonomi islam, pendekatan terhadap
perilaku ekonomi dalam prespektif dan nilai-nilai islam yang dianalisis dengan
pendekatan desktriptif. Teknik ini digunakan untuk mendeskripsikan data-data
yang diperoleh oleh peneliti dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi
selama melakukan penelitian pada usaha budidaya maggot.
Hasil penelitian ini yaitu, pak nursin menggunakan marketing channel
jenis direct celling dan media social marketing, hasil pemasaran mengalami
perbandingan yang jauh di bandingkan sebelum menggunakan metode marketing
channel, pendapatannya perbulan mngalami peningkatan. Pemasaran pak nursin
menerapkan jual beli seusai dengan syariat islam dimana penjualan tidak
melenceng dari syariah, seperti berprilaku baik, simpatik, jujur dan terpercaya.
Efektifitas marketing channel dalam pemasaran mepermudah memasarakan hasil
maggot dan menambah jaringan mitra baru, kemudian kendala dalam penggunaan
marketing channel terdapat pada kurang bagusnya jaringan dan banyaknya
saingan.
A. Kesimpulan
1. Marketing channel dalam memasarkan hasil budidaya maggot pak nursin, ia
menggunakan marketing channel jenis direct celling dan media social
marketing, hasil pemasaran mengalami perbandingan yang jauh di
bandingkan sebelum menggunakan metode marketing channel,
pendapatannya perbulan mngalami peningkatan. Pemasaran pak nursin
menerapkan jual beli seusai dengan syariat islam dimana penjualan tidak
melenceng dari syariah, seperti berprilaku baik, simpatik, jujur dan
terpercaya.
2. Efektifitas marketing channel dalam pemasaran mepermudah memasarakan
hasil maggot dan menambah jaringan mitra baru, kemudian kendala dalam
penggunaan marketing channel terdapat pada kurang bagusnya jaringan dan
banyaknya saingan.
B. Saran
Peningkatan penjualan maggot akan meningkat apabila pak nursing
melakukan hal-hal:
1. Sebaiknya untuk pengusaha maggot lebih bnyak mempelajari matode
marketing channel untuk lebih meningkatkan hasil pemasaran budidaya
maggot.
2. Sebaiknya dalam mempromosikan atau menjual hasil budidaya maggot
menggunakan sosial media marketing yang lebih trend dimasa kini agar
mendapatkan mitra-mitra baru.
C. Ipmlikasi
Hasil penelitian ini dijadikan sebagai bahan masukan untuk pak nursin.
Pembenahan dalam mengembangkan dan meningkatkan penjualan melalu
marketing channel.
Ketersediaan
| SFEBI20230015 | 15/2023 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
15/2023
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
