Pengaruh Keterampilan Guru dalam Pemberian Penguatan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Keaktifan Belajar Siswa di SDN 48 Pacing
Azizah Nur HN/862082019134 - Personal Name
Skripsi ini membahas mengenai Pengaruh Keterampilan Guru dalam Pemberian
Penguatan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Keaktifan Belajar Siswa
di SDN 48 Pacing. Pokok permasalahan dalam penelitian ini Bagaimana keterampilan
guru dalam pemberian penguatan pembelajaran pendidikan agama Islam dapat
berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa di SDN 48 Pacing?
Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif survey
menggunakan desain stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu
siswa SDN 48 Pacing dan yang menjadi sampel yaitu 40 orang siswa yang diambil
berdasarkan tingkatan kelas dimulai kelas 3, 4, 5 dan 6 yang masing-masing terpilih
10 siswa perkelasnya. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi, lembar
angket (kuesioner) dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah
teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial.
Berdasrakan hasil analisis data dengan menggunakan statistic deskriptif, keterampilan
guru dalam pemberian penguatan pada pembelajaran pendidikan agama Islam di SDN
48 Pacing berdasarkan lembar observasi mempunyai nilai rata-rata 90% berada pada
kategori sangat baik dan berdasarkan hasil analisis jawaban angket tentang
keterampilan guru dalam pemberian penguatan pada pembelajaran Pendidikan
Agama Islam dalam bentuk penguatan verbal sebanyak 34,2% sedangkan dalam
bentuk penguatan non-verbal sebesar 65,8%. Sedangkan hasil analisis data keaktifan
belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SDN 48 Pacing
berdasarkan lembar observasi mempunyai nilai rata-rata 91,68% berada pada kategori
sangat baik. Adapun hasil analisis jawaban angket tentang keaktifan belajar siswa
pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam kegiatan visual sebesar 17,4%,
kegiatan lisan sebesar 16,4%, kegiatan mendengarkan sebesar 5,8%, kegiatan menulis
sebesar 17,3%, kegiatan menggambar sebesar 10,3%, kegiatan emosional sebesae
10,9%, kegiatan motorik sebesar 10,5% dan yang terakhir kegiatan mental dengan
persentase sebesar 11%.
Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan IBM SPSS Satistik 26 dapat
hasil uji t diperoleh nilai T hitung 11,12 > T tabel 1,686, hal ini menunjukkan bahwa H o
ditolak dan H 1 diterima yang artinya keterampilan guru dalam pemberian penguatan
pembelajaran pendidikan agama Islam berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa
di SDN 48 Pacing.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, maka
dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Hasil dari penelitian di SDN 48 Pacing, dapat diketahui bahwa secara umum
tingkat keterampilan guru dalam pemberian penguatan pada pembelajaran
Pendidikan Agama Islam dalam bentuk penguatan verbal sebanyak 34,2%
sedangkan dalam bentuk penguatan non-verbal sebesar 65,8%. Hasil tersebut
didukung dengan lembar observasi yang menyatakan bahwa bentuk
keterampilan guru dalam pemberian penguatan berada pada kategori sangat
baik, terbukti dari hasil observasi yang menunjukkan nilai sebesar 36 poin dari
skor total sebesar 40 poin yang berarti dalam persentase berjumlah 90% siswa
mendapat penguatan.
2. Hasil dari penelitian di SDN 48 Pacing, dapat diketahui bahwa secara umum
keaktifan belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam
kegiatan visual sebesar 17,4%, kegiatan lisan sebesar 16,4%, kegiatan
mendengarkan sebesar 5,8%, kegiatan menulis sebesar 17,3%, kegiatan
menggambar sebesar 10,3%, kegiatan emosional sebesae 10,9%, kegiatan
motorik sebesar 10,5% dan yang terakhir kegiatan mental dengan persentase
sebesar 11%. Hasil tersebut didukung dengan hasil observasi yang
menyatakan bahwa keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan
Agama Islam berada pada kategori sangat baik, terbukti dari lembar observasi
yang menunjukkan nilai sebesar 22 poin dari skor total sebesar 24 poin yang
berarti dalam persentase berjumlah 91.68% siswa aktif dalam pembelajaran.
3. Pengaruh keterampilan guru dalam pemberian penguatan (X) pembelajaran
Pendidikan Agama Islam terhadap keaktifan belajar siswa (Y) dengan
hubungan antara dua variabel dapat ditunjukkan dengan perbandingan nilai
T hitung sebesar 11,12 lebih besar dari pada T tabel dengan taraf sifgnifikansi 0,05
yaitu 1,686. Jadi dapat disimpulkan bahwa T hitung > T tabel , maka artinya H 1
diterima dan H 0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat
pengaruh yang signifikan antara keterampilan guru dalam pemberian
penguatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap keaktifan belajar
siswa di SDN 48 Pacing.
B. Implikasi
1. Diharapkan kepada bapak/ibu guru untuk lebih meningkatkan keterampilan
dasar mengajarmya dalam pemberian penguatan dalam pembelajaran
Pendidikan Agama Islam agar keaktifan belajar siswa lebih meningkat lagi.
2. Diharapkan kepada siswa dapat meningkatkan keaktifan belajarnya dalam
mengikuti proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
3. Diharapkan kepada sekolah untuk melakukan pengembangan yang bersifat
meninngkatkan keterampilan dasar mengajar guru maupun keaktifan belajar
siswa.
4. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya hasil penelitian ini dapat dijadikan
sebagai referensi untuk melakukan penelitian khususnya pengaruh
keterampilan guru dalam pemberian penguatan pembelajaran Pendidikan
Agama Islam terhadap keaktifan belajar siswa.
Penguatan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Keaktifan Belajar Siswa
di SDN 48 Pacing. Pokok permasalahan dalam penelitian ini Bagaimana keterampilan
guru dalam pemberian penguatan pembelajaran pendidikan agama Islam dapat
berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa di SDN 48 Pacing?
Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif survey
menggunakan desain stratified random sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu
siswa SDN 48 Pacing dan yang menjadi sampel yaitu 40 orang siswa yang diambil
berdasarkan tingkatan kelas dimulai kelas 3, 4, 5 dan 6 yang masing-masing terpilih
10 siswa perkelasnya. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi, lembar
angket (kuesioner) dan dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah
teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial.
Berdasrakan hasil analisis data dengan menggunakan statistic deskriptif, keterampilan
guru dalam pemberian penguatan pada pembelajaran pendidikan agama Islam di SDN
48 Pacing berdasarkan lembar observasi mempunyai nilai rata-rata 90% berada pada
kategori sangat baik dan berdasarkan hasil analisis jawaban angket tentang
keterampilan guru dalam pemberian penguatan pada pembelajaran Pendidikan
Agama Islam dalam bentuk penguatan verbal sebanyak 34,2% sedangkan dalam
bentuk penguatan non-verbal sebesar 65,8%. Sedangkan hasil analisis data keaktifan
belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di SDN 48 Pacing
berdasarkan lembar observasi mempunyai nilai rata-rata 91,68% berada pada kategori
sangat baik. Adapun hasil analisis jawaban angket tentang keaktifan belajar siswa
pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam kegiatan visual sebesar 17,4%,
kegiatan lisan sebesar 16,4%, kegiatan mendengarkan sebesar 5,8%, kegiatan menulis
sebesar 17,3%, kegiatan menggambar sebesar 10,3%, kegiatan emosional sebesae
10,9%, kegiatan motorik sebesar 10,5% dan yang terakhir kegiatan mental dengan
persentase sebesar 11%.
Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan IBM SPSS Satistik 26 dapat
hasil uji t diperoleh nilai T hitung 11,12 > T tabel 1,686, hal ini menunjukkan bahwa H o
ditolak dan H 1 diterima yang artinya keterampilan guru dalam pemberian penguatan
pembelajaran pendidikan agama Islam berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa
di SDN 48 Pacing.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, maka
dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Hasil dari penelitian di SDN 48 Pacing, dapat diketahui bahwa secara umum
tingkat keterampilan guru dalam pemberian penguatan pada pembelajaran
Pendidikan Agama Islam dalam bentuk penguatan verbal sebanyak 34,2%
sedangkan dalam bentuk penguatan non-verbal sebesar 65,8%. Hasil tersebut
didukung dengan lembar observasi yang menyatakan bahwa bentuk
keterampilan guru dalam pemberian penguatan berada pada kategori sangat
baik, terbukti dari hasil observasi yang menunjukkan nilai sebesar 36 poin dari
skor total sebesar 40 poin yang berarti dalam persentase berjumlah 90% siswa
mendapat penguatan.
2. Hasil dari penelitian di SDN 48 Pacing, dapat diketahui bahwa secara umum
keaktifan belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam
kegiatan visual sebesar 17,4%, kegiatan lisan sebesar 16,4%, kegiatan
mendengarkan sebesar 5,8%, kegiatan menulis sebesar 17,3%, kegiatan
menggambar sebesar 10,3%, kegiatan emosional sebesae 10,9%, kegiatan
motorik sebesar 10,5% dan yang terakhir kegiatan mental dengan persentase
sebesar 11%. Hasil tersebut didukung dengan hasil observasi yang
menyatakan bahwa keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan
Agama Islam berada pada kategori sangat baik, terbukti dari lembar observasi
yang menunjukkan nilai sebesar 22 poin dari skor total sebesar 24 poin yang
berarti dalam persentase berjumlah 91.68% siswa aktif dalam pembelajaran.
3. Pengaruh keterampilan guru dalam pemberian penguatan (X) pembelajaran
Pendidikan Agama Islam terhadap keaktifan belajar siswa (Y) dengan
hubungan antara dua variabel dapat ditunjukkan dengan perbandingan nilai
T hitung sebesar 11,12 lebih besar dari pada T tabel dengan taraf sifgnifikansi 0,05
yaitu 1,686. Jadi dapat disimpulkan bahwa T hitung > T tabel , maka artinya H 1
diterima dan H 0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat
pengaruh yang signifikan antara keterampilan guru dalam pemberian
penguatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap keaktifan belajar
siswa di SDN 48 Pacing.
B. Implikasi
1. Diharapkan kepada bapak/ibu guru untuk lebih meningkatkan keterampilan
dasar mengajarmya dalam pemberian penguatan dalam pembelajaran
Pendidikan Agama Islam agar keaktifan belajar siswa lebih meningkat lagi.
2. Diharapkan kepada siswa dapat meningkatkan keaktifan belajarnya dalam
mengikuti proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
3. Diharapkan kepada sekolah untuk melakukan pengembangan yang bersifat
meninngkatkan keterampilan dasar mengajar guru maupun keaktifan belajar
siswa.
4. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya hasil penelitian ini dapat dijadikan
sebagai referensi untuk melakukan penelitian khususnya pengaruh
keterampilan guru dalam pemberian penguatan pembelajaran Pendidikan
Agama Islam terhadap keaktifan belajar siswa.
Ketersediaan
| STAR20230075 | 75/2023 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
75/2023
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyah
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
