Strategi Pemasaran Jasa Produk Gratis Pick Up (Studi pada PT.Kantor Pos Cabang Watampone)
Reynaldi Safar Rasyid Syahputra/01.14.3293 - Personal Name
Penelitian ini membahas tentang Strategi Pemasaran Jasa Produk Gratis
Pick Up. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran jasa gratis
pick up service pada kantor Pos Cabang Watampone dan analisis manajemen
tentang strategi pemasaran jasa gratis pick up service yang diterapkan pada kantor
pos cabang watampone
Berdasarkan tujuan penelitian diatas, maka jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian lapangan/field research dengan pendekatan kualitatif.
Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi,
wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Pemasaran Jasa Gratis
Pick Up Service pada Kantor Pos Cabang Watampone. Strategi Produk: pihak
kantor pos menerapkan jasa gratis pick up untuk memudahkan konsumen dalam
melakukan transaksi. Strategi Harga: dalam penerapan jasa gratis pick up harga
yang ditetapkan saat ini sudah dianggap mampu bersaing dengan perusahaan lain
yang bergerak di bidang yang sama Strategi Tempat: kantor pos watampone juga
membuka jasa agen pos dimana agen ini ditempatkan di titik yang lumayan jauh
dari kantor pos dan merupakan tempat yang potensi pelanggannya besar. Strategi
Promosi: Jasa layanan Strategi People (Asset atau Konsumen): mempunyai
kendaraan pribadi dan mempunyai handphone android, attitude dan motivasi
karyawan Strategi proses atau transformasi : Standar operasional prosedur yang di
tetapkan dalam layanan gratis pick up yaitu paket yang akan di jemput harus
sesuai dengan peraturan misalnya tidak mengandung racun,tidak muda
meledak,bukan mahluk hidup dll. Strategi Physical Evidence (Lingkungan Fisik):
Pihak kantor pos sangat mengedepankan kenyamanan pelanggan.
Analisis manajemen tentang strategi pemasaran jasa gratis pick up
service yang diterapkan pada Kantor Pos Cabang Watampone. Perencanaan
(Planning): perencanaan jangka panjang Pengorganisasian (organizing): Layanan
gratis ini memiliki struktur sendiri dalam bentuk struktur terkoordinasi.
Pengarahan (actuating) Pengawasan (controlling): Evaluasi terhadap jasa gratis
pick up service pada kantor pos cabang watampone dilakukan 1 kali dalam
seminggu tepanya pada tiap hari selasa
A. Simpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diatas, maka dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut:
1. Strategi Pemasaran Jasa Gratis Pick Up Service pada Kantor Pos Cabang
Watampone
a. Strategi Produk: pihak kantor pos menerapkan jasa gratis pick up
untuk memudahkan konsumen dalam melakukan transaksi. juga
memanfaatkan sosial media seperti instagram dan facebook yang mana
hal ini daapat mempermudah pemasaran produk paket pos
b. Strategi Harga: dalam penerapan jasa gratis pick up harga yang
ditetapkan saat ini sudah dianggap mampu bersaing dengan perusahaan
lain yang bergerak di bidang yang sama karena belum ada dari pesaing
yang menggunakan jasa gratis pick up ini
c. Strategi Tempat: Jasa gratis jemput, selain jasa gratis pick up kantor
pos watampone juga membuka jasa agen pos dimana agen ini
ditempatkan di titik yang lumayan jauh dari kantor pos dan merupakan
tempat yang potensi pelanggannya besar.
d. Strategi Promosi: Jasa layanan
e. Strategi People (Asset atau Konsumen); Syarat bagi karyawan yang
akan menjalankan tugas layanan gratis ini harus mempunyai kendaraan
pribadi dan mempunyai handphone android, attitude dan motivasi
karyawan Strategi Proses
f. Strategi proses atau transformasi : Standar operasional prosedur yang
di tetapkan dalam layanan gratis pick up yaitu paket yang akan di
jemput harus sesuai dengan peraturan misalnya tidak mengandung
racun,tidak muda meledak,bukan mahluk hidup dll.
g. Strategi Physical Evidence (Lingkungan Fisik): Pihak kantor pos
sangat mengedepankan kenyamanan pelanggan,sehingga tata ruang
dibuat senyaman mungkin dengan menyediakan fasilitas seperti kursi
tunggu, AC dan beberapa fasilitas lainnya yang dapat dimanfaatkan
pelanggan ketika berada di kantor pos
2. Analisis Manajemen Tentang Strategi Pemasaran Jasa Gratis Pick Up
Service yang Diterapkan pada Kantor Pos Cabang Watampone
a. Perencanaan (Planning): perencanaan jangka panjang Rencana target
layanan yang harus di capai yaitu kalau target perusahaan dimana
pelanggan merasa terbantu akan adanya layanan ini sedangkan target
individu sebanyak lima juta per bulan
b. Pengorganisasian (organizing): Layanan gratis ini memiliki struktur
sendiri dalam bentuk struktur terkoordinasi. o- ranger di koordianasi
atau di bawahi oleh bagian pemasaran atau penjualan”.
c. Pengarahan (actuating)
d. Pengawasan (controlling): Evaluasi terhadap jasa gratis pick up service
pada kantor pos cabang watampone dilakukan 1 kali dalam seminggu
tepanya pada tiap hari selasa
3. Analisis SWOT Kantor Pos Cabang Watampone
a. Kekuatan (strength): M emanjakan pelanggan dengan penjemputan
secara langsung ke tempat pelanggan, K antor pos memiliki pelayanan
atau teknik pengiriman barang yang berbeda dibandingkan dengan jasa
pengiriman barang yang lain, J asa gratis packing, dan COD.
b. Kelemahan (weakness): Sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki
masih kurang, sumberdaya, keterampilan, dan kapabilitas tidak
berjalan baik maka proses proses pengiriman barang tidak berjalan
dengan baik atau optimal
c. Peluang (opportunity): Memanfaatkan pengusaha online yang ingin
mengirimkan barangnya ke konsumen, Memiliki lasa layanan gratis
pick up sehingga pihak o-ranger bisa melakukan promosi mengenai
layanan baru yang dimiliki oleh kantor pos seperti pos giro mobile
yang merupakan jasa pelayanan keuangan pos yang mana jasa ini bisa
di download dalam bentuk aplikasi, Memiliki daya inovatif dan kreatif
sehingga usaha ini memiliki kesempatan besar untuk menguasi pasar
dan bisnis online.
d. Ancaman (threath): ancaman yang sering dirasakan di lapangan adalah
ketika kendaraan mengalami masalah yang membuat petugas pick up
lambat dalam melakukan jemputan atau terjadi hal-hal yang tidak di
inginkan di lapangan, ada dari pihak pengiriman lain yang mengikuti
jasa seperti pos.
B. Saran
1. Dalam hal strategi pemasaran jasa gratis pick up service pada kantor pos
cabang watampone seperti strategi produk diharapkan dapat ditingkatkan
lagi dan dapat diciptakan produk-produk baru hal tersebut bertujuan untuk
agar dapat memenuhi kebutuhan konsume. Strategi harga diharapkan dapat
tetap mempertahankan harga atau menetapkan harga yang sesuai jangkauan
seluruh kalangan masyarakat. Strategi tempat diharapkan dapat memperluas
jangkauan pasar ataupun pendistribusian. Strategi promosi diharapkan dapat
ditingkatkan lagi agar konsumen dapat lebih tertarik. Strategi people
diharapkan karyawan dapat menjalankan tugas dan wewenangnya dengan
sebagaimana mestinya agar konsumen dapat tetap loyal. Strategi physical
evidence diharpkan dapat tetap selalu menjaga kebersihan agar konsumen
selalu nyaman jika berkunjung ke kantor pos.
2. Analisis manajemen tentang strategi pemasaran jasa gratis pick up service
yang diterapkan pada kantor pos cabang watampone dalam hal pengarahan
diharapkan pimpinan kantor pos dapat mengarahkan karyawan dengan baik
dan terstruktur selain itu pengawasan diharapkan dilakukan evaluasi dua
kali dalam seminggu agar lebih efektif.
3. Analisis SWOT kantor pos cabang watampone. Kelemahan (weakness) yang
ada di kantor pos yaitu masih kurangnya SDM diharrapkan pihak kantor pos
membuka peluang kerja untuk memenuhi SDM yang dibutuhkan sehingga
pengiriman barang dapat lebih efektif. Selain itu ancaman (threat)
diharapkan pihak kantor pos dapat lebih waspada terhadap ancaman yang
ada seperti munculnya pesaing di bidang yang sama, diharapkan pihak
kantor pos dapat memanfaatkan ancaman menjadi peluang dengan
menerepakan strategi pemasaran dengan lebih baik.
Pick Up. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran jasa gratis
pick up service pada kantor Pos Cabang Watampone dan analisis manajemen
tentang strategi pemasaran jasa gratis pick up service yang diterapkan pada kantor
pos cabang watampone
Berdasarkan tujuan penelitian diatas, maka jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian lapangan/field research dengan pendekatan kualitatif.
Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi,
wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Pemasaran Jasa Gratis
Pick Up Service pada Kantor Pos Cabang Watampone. Strategi Produk: pihak
kantor pos menerapkan jasa gratis pick up untuk memudahkan konsumen dalam
melakukan transaksi. Strategi Harga: dalam penerapan jasa gratis pick up harga
yang ditetapkan saat ini sudah dianggap mampu bersaing dengan perusahaan lain
yang bergerak di bidang yang sama Strategi Tempat: kantor pos watampone juga
membuka jasa agen pos dimana agen ini ditempatkan di titik yang lumayan jauh
dari kantor pos dan merupakan tempat yang potensi pelanggannya besar. Strategi
Promosi: Jasa layanan Strategi People (Asset atau Konsumen): mempunyai
kendaraan pribadi dan mempunyai handphone android, attitude dan motivasi
karyawan Strategi proses atau transformasi : Standar operasional prosedur yang di
tetapkan dalam layanan gratis pick up yaitu paket yang akan di jemput harus
sesuai dengan peraturan misalnya tidak mengandung racun,tidak muda
meledak,bukan mahluk hidup dll. Strategi Physical Evidence (Lingkungan Fisik):
Pihak kantor pos sangat mengedepankan kenyamanan pelanggan.
Analisis manajemen tentang strategi pemasaran jasa gratis pick up
service yang diterapkan pada Kantor Pos Cabang Watampone. Perencanaan
(Planning): perencanaan jangka panjang Pengorganisasian (organizing): Layanan
gratis ini memiliki struktur sendiri dalam bentuk struktur terkoordinasi.
Pengarahan (actuating) Pengawasan (controlling): Evaluasi terhadap jasa gratis
pick up service pada kantor pos cabang watampone dilakukan 1 kali dalam
seminggu tepanya pada tiap hari selasa
A. Simpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diatas, maka dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut:
1. Strategi Pemasaran Jasa Gratis Pick Up Service pada Kantor Pos Cabang
Watampone
a. Strategi Produk: pihak kantor pos menerapkan jasa gratis pick up
untuk memudahkan konsumen dalam melakukan transaksi. juga
memanfaatkan sosial media seperti instagram dan facebook yang mana
hal ini daapat mempermudah pemasaran produk paket pos
b. Strategi Harga: dalam penerapan jasa gratis pick up harga yang
ditetapkan saat ini sudah dianggap mampu bersaing dengan perusahaan
lain yang bergerak di bidang yang sama karena belum ada dari pesaing
yang menggunakan jasa gratis pick up ini
c. Strategi Tempat: Jasa gratis jemput, selain jasa gratis pick up kantor
pos watampone juga membuka jasa agen pos dimana agen ini
ditempatkan di titik yang lumayan jauh dari kantor pos dan merupakan
tempat yang potensi pelanggannya besar.
d. Strategi Promosi: Jasa layanan
e. Strategi People (Asset atau Konsumen); Syarat bagi karyawan yang
akan menjalankan tugas layanan gratis ini harus mempunyai kendaraan
pribadi dan mempunyai handphone android, attitude dan motivasi
karyawan Strategi Proses
f. Strategi proses atau transformasi : Standar operasional prosedur yang
di tetapkan dalam layanan gratis pick up yaitu paket yang akan di
jemput harus sesuai dengan peraturan misalnya tidak mengandung
racun,tidak muda meledak,bukan mahluk hidup dll.
g. Strategi Physical Evidence (Lingkungan Fisik): Pihak kantor pos
sangat mengedepankan kenyamanan pelanggan,sehingga tata ruang
dibuat senyaman mungkin dengan menyediakan fasilitas seperti kursi
tunggu, AC dan beberapa fasilitas lainnya yang dapat dimanfaatkan
pelanggan ketika berada di kantor pos
2. Analisis Manajemen Tentang Strategi Pemasaran Jasa Gratis Pick Up
Service yang Diterapkan pada Kantor Pos Cabang Watampone
a. Perencanaan (Planning): perencanaan jangka panjang Rencana target
layanan yang harus di capai yaitu kalau target perusahaan dimana
pelanggan merasa terbantu akan adanya layanan ini sedangkan target
individu sebanyak lima juta per bulan
b. Pengorganisasian (organizing): Layanan gratis ini memiliki struktur
sendiri dalam bentuk struktur terkoordinasi. o- ranger di koordianasi
atau di bawahi oleh bagian pemasaran atau penjualan”.
c. Pengarahan (actuating)
d. Pengawasan (controlling): Evaluasi terhadap jasa gratis pick up service
pada kantor pos cabang watampone dilakukan 1 kali dalam seminggu
tepanya pada tiap hari selasa
3. Analisis SWOT Kantor Pos Cabang Watampone
a. Kekuatan (strength): M emanjakan pelanggan dengan penjemputan
secara langsung ke tempat pelanggan, K antor pos memiliki pelayanan
atau teknik pengiriman barang yang berbeda dibandingkan dengan jasa
pengiriman barang yang lain, J asa gratis packing, dan COD.
b. Kelemahan (weakness): Sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki
masih kurang, sumberdaya, keterampilan, dan kapabilitas tidak
berjalan baik maka proses proses pengiriman barang tidak berjalan
dengan baik atau optimal
c. Peluang (opportunity): Memanfaatkan pengusaha online yang ingin
mengirimkan barangnya ke konsumen, Memiliki lasa layanan gratis
pick up sehingga pihak o-ranger bisa melakukan promosi mengenai
layanan baru yang dimiliki oleh kantor pos seperti pos giro mobile
yang merupakan jasa pelayanan keuangan pos yang mana jasa ini bisa
di download dalam bentuk aplikasi, Memiliki daya inovatif dan kreatif
sehingga usaha ini memiliki kesempatan besar untuk menguasi pasar
dan bisnis online.
d. Ancaman (threath): ancaman yang sering dirasakan di lapangan adalah
ketika kendaraan mengalami masalah yang membuat petugas pick up
lambat dalam melakukan jemputan atau terjadi hal-hal yang tidak di
inginkan di lapangan, ada dari pihak pengiriman lain yang mengikuti
jasa seperti pos.
B. Saran
1. Dalam hal strategi pemasaran jasa gratis pick up service pada kantor pos
cabang watampone seperti strategi produk diharapkan dapat ditingkatkan
lagi dan dapat diciptakan produk-produk baru hal tersebut bertujuan untuk
agar dapat memenuhi kebutuhan konsume. Strategi harga diharapkan dapat
tetap mempertahankan harga atau menetapkan harga yang sesuai jangkauan
seluruh kalangan masyarakat. Strategi tempat diharapkan dapat memperluas
jangkauan pasar ataupun pendistribusian. Strategi promosi diharapkan dapat
ditingkatkan lagi agar konsumen dapat lebih tertarik. Strategi people
diharapkan karyawan dapat menjalankan tugas dan wewenangnya dengan
sebagaimana mestinya agar konsumen dapat tetap loyal. Strategi physical
evidence diharpkan dapat tetap selalu menjaga kebersihan agar konsumen
selalu nyaman jika berkunjung ke kantor pos.
2. Analisis manajemen tentang strategi pemasaran jasa gratis pick up service
yang diterapkan pada kantor pos cabang watampone dalam hal pengarahan
diharapkan pimpinan kantor pos dapat mengarahkan karyawan dengan baik
dan terstruktur selain itu pengawasan diharapkan dilakukan evaluasi dua
kali dalam seminggu agar lebih efektif.
3. Analisis SWOT kantor pos cabang watampone. Kelemahan (weakness) yang
ada di kantor pos yaitu masih kurangnya SDM diharrapkan pihak kantor pos
membuka peluang kerja untuk memenuhi SDM yang dibutuhkan sehingga
pengiriman barang dapat lebih efektif. Selain itu ancaman (threat)
diharapkan pihak kantor pos dapat lebih waspada terhadap ancaman yang
ada seperti munculnya pesaing di bidang yang sama, diharapkan pihak
kantor pos dapat memanfaatkan ancaman menjadi peluang dengan
menerepakan strategi pemasaran dengan lebih baik.
Ketersediaan
| SFEBI2020245 | 245/2020 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
245/2020
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2020
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
