Peranan MAFINDO dalam Upaya Penanggulangan Berita Hoaks di Media Massa

No image available for this title
Skripsi ini membahas mengenai peranan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia
(MAFINDO) dalam upaya penanggulangan berita hoaks di media massa. Pokok
permasalahan adalah peranan MAFINDO dalam upaya penanggulangan berita hoaks
di media massa. Masalah ini dilihat dengan pendekatan fenomenologi dan
komunikasi, serta dibahas dengan menggunakan penelitian deskriptif kualitatif.
Penelitian menggunakan jenis penelitian dekualitatif. Penelitian kualitatif merupakan
penelitian yang menunjukkan kualitas mutu sesuatu yang ada, baik keadaan, proses,
peristiwa, atau kejadian dan lainnya dan dinyatakan dalam bentuk pernyataan atau
berupa kata-kata, serta menggunakan pendekatan fenomenologi dan komunikasi.
Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama: Gerakan MAFINDO
dalam upaya menanggulangi penyebaran berita hoaks di media massa terdiri atas
gerakan yang dibangun untuk mewujudkan dunia media sosial Indonesia yang positif
dan bersih dari fitnah, hasut dan hoaks serta mewujudkan masyarakat yang aktif
damai dan sejahtera serta berpartisipasi aktif mengembangkan kemampuan publik
untuk berpikir kritis. Upaya yang dilakukan MAFINDO, khususnya yang ada di Kota
Makassar terdiri atas 1) Penguatan Basis Relawan di Setiap Daerah; 2) Pendidikan
Masyarakat tentang Literasi Media; 3) Pembuatan Buletin; serta 4) Koordinasi dan
Kerjasama dengan Berbagai Pihak dan Pemangku Kepentingan. Segala hal yang
menjadi upaya MAFINDO ini dilakukan semata-mata guna menjadikan MAFINDO
sebagai organisasi yang kuat, kredibel dan akuntabel untuk pencapaian tujuan dalam
upaya memerangi hoaks dan ujaran kebencian, serta segala penyakit di sosial media
yang dapat memberikan pengaruh negatif dalam kehidupan sosial
kemasyarakatan.Kedua:hambatan MAFINDO dalam upaya menanggulangi
penyebaran berita hoaks di media massa didasari oleh masih minimnya tingkat literasi
masyarakat di daerah dan kebiasaan masyarakat yang masih jarang melakukan
filterasi informasi yang mereka konsumsi.
A. Kesimpulan
BAB V
PENUTUP
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah peneliti paparkan
dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Gerakan MAFINDO dalam upaya menanggulangi penyebaran berita hoaks di
media massa terdiri atas gerakan yang dibangun untuk mewujudkan dunia
media sosial Indonesia yang positif dan bersih dari fitnah, hasut dan hoaks
serta mewujudkan masyarakat yang aktif damai dan sejahtera serta
berpartisipasi aktif mengembangkan kemampuan publik untuk berpikir
kritis.Upaya yang dilakukan MAFINDO, khususnya yang ada di Kota
Makassar terdiri atas 1) Penguatan Basis Relawan di Setiap Daerah; 2)
Pendidikan Masyarakat tentang Literasi Media; 3) Pembuatan Buletin; serta 4)
Koordinasi dan Kerjasama dengan Berbagai Pihak dan Pemangku
Kepentingan. Segala hal yang menjadi upaya MAFINDO ini dilakukan
semata-mata guna menjadikan MAFINDO sebagai organisasi yang kuat,
kredibel dan akuntabel untuk pencapaian tujuan dalam upaya memerangi
hoaks dan ujaran kebencian, serta segala penyakit di sosial media yang dapat
memberikan pengaruh negatif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
2. Hambatan MAFINDO dalam upaya menanggulangi penyebaran berita hoaks
di media massa terdiri atas dua yaitu pertama didasari oleh masih minimnya
tingkat literasi masyarakat di daerah dan kedua yaitu kebiasaan masyarakat
yang masih jarang melakukan filterasi informasi yang mereka konsumsi.
Filterisasi informasi menjadi suatu hal yang penting dilakukan oleh
masyarakat ketika dihadapkan dengan sebuah informasi, minimal masyarakat
harus membaca dan memeriksa informasi yang mereka konsumsi sebelum
akhirnya disebarluaskan.
B. Implikasi
Setelah memperhatikan beberapa kesimpulan tersebut, maka dapat
dikemukakan implikasi penelitian sebagai berikut:
1. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara MAFINDO dan
pemangku kepentingan lainnya, serta penguatan jaringan relawan untuk
memperluas upaya literasi media di masyarakat, sehingga dapat lebih efektif
dalam melawan penyebaran hoaks.
2. Penulis juga berharap melalui penelitian ini, diperlukan strategi edukasi yang
berkelanjutan yang fokus pada peningkatan kemampuan masyarakat dalam
menyaring informasi secara kritis, terutama di wilayah dengan akses informasi
terbatas, untuk membangun kesadaran dan keterampilan dalam menghadapi
hoaks.
Ketersediaan
SFUD2022008686/2022Perpustakaan PusatTersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

86/2022

Penerbit

IAIN BONE : Watampone.,

Deskripsi Fisik

-

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

Skripsi FUD

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Subyek

Berita Hoaks

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Advanced Search

Gak perlu repot seting ini itu GRATIS SetUp ,Mengonlinekan SLiMS Di Internet Karena pesan web di Desawarna.com Siap : 085740069967

Pilih Bahasa

Gratis Mengonlinekan SLiMS

Gak perlu repot seting ini itu buat mengonlinekan SLiMS.
GRATIS SetUp ,Mengonlinekan SLiMS Di Internet
Karena pesan web di Desawarna.com
Kontak WhatsApp :

Siap : 085740069967

Template Perpustakaan Desawarna

Kami berharap Template SLiMS ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai template SLiMS bagi semua SLiMerS, serta mampu memberikan dukungan dalam pencapaian tujuan pengembangan perpustakaan dan kearsipan.. Aamiin

Top