Implementasi Penyaluran Dana Pinjaman Kur Syariah Dalam Meningkatkan Profit UMKM Di Kec. Ajangale
Hairiya/612062020036 - Personal Name
Penelitian ini berfokus pada implementasi penyaluran dana pinjaman Kredit
Usaha Rakyat (KUR) Syariah dalam meningkatkan profit usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM) di Kecamatan Ajangale. Selain itu, penelitian ini juga
mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat UMKM dalam proses penyaluran
dana pinjaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
implementasi penyaluran dana pinjaman KUR Syariah dapat meningkatkan UMKM
di Kecamatan Ajangale dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam
proses penyaluran dana tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian
lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan nasabah
KUR Syariah di Pegadaian Unit Pompanua dan dianalisis untuk mengevaluasi
dampak penyaluran dana pinjaman terhadap perkembangan UMKM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penyaluran dana pinjaman
KUR Syariah di Kecamatan Ajangale telah berhasil mendukung pertumbuhan
UMKM dengan dampak yang positif. Prosedur peminjaman yang mudah dan
fleksibel, serta dukungan dana yang signifikan, membantu UMKM dalam
menjalankan usahanya. Namun, terdapat beberapa kendala yang menghambat proses
penyaluran dana, seperti sistem pembiayaan yang kurang fleksibel dan kekurangan
modal yang dihadapi oleh UMKM. Persyaratan jarak maksimal dengan Pegadaian
dan kebutuhan pendamping juga menjadi hambatan bagi beberapa calon nasabah.
Meskipun demikian, program ini berhasil memberikan dampak positif yang
signifikan terhadap perkembangan usaha nasabah.
A. Kesimpulan
Berdasarkan kesimpulan di atas, adapun saran dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut:
1. Implementasi penyaluran dana pinjaman KUR Syariah di Kecamatan Ajangale
telah berhasil mendukung pertumbuhan beragam usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM) dengan dampak yang positif. Program ini menawarkan
cakupan yang luas dan fleksibel, mencakup berbagai jenis usaha UMKM di
wilayah layanan Pegadaian Unit Pompanua. Data dari wawancara menunjukkan
bahwa KUR Syariah memberikan dukungan yang signifikan bagi UMKM
dengan prosedur peminjaman yang mudah dan dana yang membantu dalam
menjalankan usaha. Meskipun terdapat persyaratan yang harus dipenuhi, seperti
jarak maksimal dengan Pegadaian dan keharusan membawa pendamping,
program ini telah berhasil memberikan dampak positif yang signifikan terhadap
perkembangan usaha nasabah.
2. Meskipun program KUR Syariah memiliki potensi besar untuk mendukung
UMKM, beberapa faktor menjadi penghambat dalam proses penyaluran dana
pinjaman. Kendala utama meliputi sistem pembiayaan yang kurang fleksibel
dan kendala modal yang dihadapi oleh UMKM. Persyaratan seperti jarak
maksimal dengan Pegadaian dan kebutuhan akan pendamping dapat
menyulitkan bagi beberapa calon nasabah, sementara kekurangan modal masih
menjadi hambatan utama bagi pengusaha kecil. Dalam perspektif ekonomi
syariah, program KUR Syariah bertujuan untuk mencapai keadilan dan
kesejahteraan, namun tantangan ini menunjukkan perlunya penyesuaian untuk
memastikan akses yang lebih luas dan efektif bagi UMKM.
B. Saran
Berikut adalah beberapa saran penelitian yang dapat diambil berdasarkan
pembahasan diatas, adalah:
1. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi fleksibilitas
persyaratan dalam program KUR Syariah, terutama terkait dengan jarak
maksimal antara tempat usaha dan Pegadaian serta kebutuhan akan
pendamping. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang seberapa
efektif persyaratan tersebut dalam mendukung UMKM dan apakah ada
penyesuaian yang perlu dilakukan.
2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis dampak modal terbatas bagi
UMKM dalam mengakses program KUR Syariah. Penelitian ini dapat
mengidentifikasi strategi atau solusi yang efektif untuk mengatasi kendala
modal yang dihadapi oleh UMKM.
3. Penting untuk mengembangkan program pendampingan yang lebih efektif bagi
UMKM, terutama bagi yang membutuhkan bantuan dalam proses pengajuan
KUR Syariah. Selain itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran
tentang program ini di kalangan UMKM, sehingga lebih banyak pengusaha
kecil yang dapat memanfaatkannya.
Usaha Rakyat (KUR) Syariah dalam meningkatkan profit usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM) di Kecamatan Ajangale. Selain itu, penelitian ini juga
mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat UMKM dalam proses penyaluran
dana pinjaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
implementasi penyaluran dana pinjaman KUR Syariah dapat meningkatkan UMKM
di Kecamatan Ajangale dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam
proses penyaluran dana tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian
lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan nasabah
KUR Syariah di Pegadaian Unit Pompanua dan dianalisis untuk mengevaluasi
dampak penyaluran dana pinjaman terhadap perkembangan UMKM.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penyaluran dana pinjaman
KUR Syariah di Kecamatan Ajangale telah berhasil mendukung pertumbuhan
UMKM dengan dampak yang positif. Prosedur peminjaman yang mudah dan
fleksibel, serta dukungan dana yang signifikan, membantu UMKM dalam
menjalankan usahanya. Namun, terdapat beberapa kendala yang menghambat proses
penyaluran dana, seperti sistem pembiayaan yang kurang fleksibel dan kekurangan
modal yang dihadapi oleh UMKM. Persyaratan jarak maksimal dengan Pegadaian
dan kebutuhan pendamping juga menjadi hambatan bagi beberapa calon nasabah.
Meskipun demikian, program ini berhasil memberikan dampak positif yang
signifikan terhadap perkembangan usaha nasabah.
A. Kesimpulan
Berdasarkan kesimpulan di atas, adapun saran dalam penelitian ini adalah
sebagai berikut:
1. Implementasi penyaluran dana pinjaman KUR Syariah di Kecamatan Ajangale
telah berhasil mendukung pertumbuhan beragam usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM) dengan dampak yang positif. Program ini menawarkan
cakupan yang luas dan fleksibel, mencakup berbagai jenis usaha UMKM di
wilayah layanan Pegadaian Unit Pompanua. Data dari wawancara menunjukkan
bahwa KUR Syariah memberikan dukungan yang signifikan bagi UMKM
dengan prosedur peminjaman yang mudah dan dana yang membantu dalam
menjalankan usaha. Meskipun terdapat persyaratan yang harus dipenuhi, seperti
jarak maksimal dengan Pegadaian dan keharusan membawa pendamping,
program ini telah berhasil memberikan dampak positif yang signifikan terhadap
perkembangan usaha nasabah.
2. Meskipun program KUR Syariah memiliki potensi besar untuk mendukung
UMKM, beberapa faktor menjadi penghambat dalam proses penyaluran dana
pinjaman. Kendala utama meliputi sistem pembiayaan yang kurang fleksibel
dan kendala modal yang dihadapi oleh UMKM. Persyaratan seperti jarak
maksimal dengan Pegadaian dan kebutuhan akan pendamping dapat
menyulitkan bagi beberapa calon nasabah, sementara kekurangan modal masih
menjadi hambatan utama bagi pengusaha kecil. Dalam perspektif ekonomi
syariah, program KUR Syariah bertujuan untuk mencapai keadilan dan
kesejahteraan, namun tantangan ini menunjukkan perlunya penyesuaian untuk
memastikan akses yang lebih luas dan efektif bagi UMKM.
B. Saran
Berikut adalah beberapa saran penelitian yang dapat diambil berdasarkan
pembahasan diatas, adalah:
1. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi fleksibilitas
persyaratan dalam program KUR Syariah, terutama terkait dengan jarak
maksimal antara tempat usaha dan Pegadaian serta kebutuhan akan
pendamping. Penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang seberapa
efektif persyaratan tersebut dalam mendukung UMKM dan apakah ada
penyesuaian yang perlu dilakukan.
2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis dampak modal terbatas bagi
UMKM dalam mengakses program KUR Syariah. Penelitian ini dapat
mengidentifikasi strategi atau solusi yang efektif untuk mengatasi kendala
modal yang dihadapi oleh UMKM.
3. Penting untuk mengembangkan program pendampingan yang lebih efektif bagi
UMKM, terutama bagi yang membutuhkan bantuan dalam proses pengajuan
KUR Syariah. Selain itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran
tentang program ini di kalangan UMKM, sehingga lebih banyak pengusaha
kecil yang dapat memanfaatkannya.
Ketersediaan
| SFEBI20240115 | 115/2024 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
115/2024
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2024
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
