Pengaruh Media Magnet Bilangan Matematika Terhadap Kemampuan Berhitung Bilangan Bulat Siswa Kelas II SD Inpres 7/83 Pakkasalo
Wafiq Azizah/862322020016 - Personal Name
Skripsi ini membahas Pengaruh Media Magnet Bilangan Matematika Terhadap
Kemampuan Berhitung Bilangan Bulat Siswa Kelas II SD Inpres 7/83 Pakkasalo. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui : 1). Kemampuan berhitung bilangan bulat sebelum
menggunakan media magnet bilangan Matematika, 2). Kemampuan berhitung bilangan
bulat setelah menggunakan media magnet bilangan Matematika, 3). Pengaruh media
magnet bilangan Matematika terhadap kemampuan berhitung bilangan bulat. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian matcing pre-test
dan post-test control group design dengan pendekatan pedagogik. Populasi siswa kelas II
SD Inpres 7/83 Pakkasalo, sedangkan sampelnya siswa kelas II A dan II B yang masing-
masing 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pre-test-post-test), lembar
observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan analisis statistik
deskriptif. Hasil penelitian berdasarkan IBM SPSS Statistic 23, kemampuan berhitung
siswa kelas kontrol sebelum penggunaan metode ceramah memiliki rata-rata 48,80,
sedangkan kelas eksperimen sebelum penggunaan media magnet bilangan Matematika
memiliki rata-rata 54,00. Jadi, kemampuan berhitung siswa masih perlu ditingkatkan.
Kemampuan berhitung siswa kelas kontrol setelah penggunaan metode ceramah memiliki
rata-rata 66,00, sedangkan kelas eksperimen setelah penggunaan media magnet bilangan
Matematika memiliki rata-rata 89,60. Jadi, kemampuan berhitung siswa mengalami
peningkatan. Hasil uji post hoc bahwa diperoleh post-test kelas kontrol dan post-test
kelas eksperimen nilai sig (p-value) sebesar 0,000 < 0,005, terdapat perbedaan pada
hasil post-test kelas kontrol dan eksperimen. Maka hipotesis dalam penelitian ini
dinyatakan H 0 = ditolak dan H 1 = diterima. Dengan demikian penulis menyatakan
bahwa penerapan media magnet bilangan Matematika berpengaruh terhadap
kemampuan berhitung bilangan bulat siswa kelas II SD Inpres 7/83 Pakkasalo.
A. Simpulan
Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis,
maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Kemampuan berhitung siswa kelas kontrol sebelum (pre-test)
penggunaan metode ceramah memiliki rata-rata 48,80, sedangkan kelas
eksperimen sebelum (pre-test) penggunaan media magnet bilangan
Matematika memiliki rata-rata 54,00. Jadi, kemampuan berhitung siswa
kelas kontrol dan kelas eksperimen masih perlu ditingkatkan lagi.
2. Kemampuan berhitung siswa kelas kontrol setelah (post-test)
penggunaan metode ceramah memiliki rata-rata 66,00, sedangkan kelas
eksperimen setelah (post-test) penggunaan media magnet bilangan
Matematika memiliki rata-rata 89,60. Jadi, kemampuan berhitung siswa
kelas kontrol dan kelas eksperimen mengalami peningkatan.
3. Berdasarkan pada hasil uji post hoc bahwa diperoleh pre-test kelas
kontrol dan post-test kelas kontrol nilai sig (p-value) sebesar 0,000 <
0,005, terdapat perbedaan yang signifikan. Berdasarkan pre-test kelas
eksperimen dan post-test kelas eksperimen nilai sig (p-value) sebesar
0,000 < 0,005, terdapat perbedaan yang signifikan. Berdasarkan post-
test kelas kontrol dan post-test kelas eksperimen nilai sig (p-value)
sebesar 0,000 < 0,005, terdapat perbedaan yang signifikan. Maka
hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan H 0 = ditolak dan H 1 = diterima.
Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada hasil post-test
kelas kontrol setelah menerapkan metode ceramah bila dibandingkan
dengan post-test kelas eksperimen setelah menerapkan media magnet
bilangan Matematika. Oleh karena itu, penerapan media magnet
bilangan Matematika berpengaruh terhadap kemampuan berhitung
bilangan bulat siswa kelas II SD Inpres 7/83 Pakkasalo.
B. Saran
1. Bagi Penulis
Dapat menambah wawasan dan pengalaman langsung bagi peneliti
tentang kemampuan berhitung bilangan bulat melalui media magnet
bilangan Matematika.
2. Bagi Siswa
Diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa
mengenai pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan melalui
media magnet bilangan Matematika sehingga dapat meningkatkan
kemampuan berhitung.
3. Bagi Guru
Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan tentang
suatu alternatif pembelajaran terhadap kemampuan berhitung.
4. Bagi Sekolah
Sebagai kajian ilmiah di sekolah dasar sebagai tambahan media
pembelajaran siswa yang dapat digunakan terhadap kemampuan
berhitung dengan menggunakan media magnet bilangan Matematika.
Kemampuan Berhitung Bilangan Bulat Siswa Kelas II SD Inpres 7/83 Pakkasalo. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui : 1). Kemampuan berhitung bilangan bulat sebelum
menggunakan media magnet bilangan Matematika, 2). Kemampuan berhitung bilangan
bulat setelah menggunakan media magnet bilangan Matematika, 3). Pengaruh media
magnet bilangan Matematika terhadap kemampuan berhitung bilangan bulat. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian matcing pre-test
dan post-test control group design dengan pendekatan pedagogik. Populasi siswa kelas II
SD Inpres 7/83 Pakkasalo, sedangkan sampelnya siswa kelas II A dan II B yang masing-
masing 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pre-test-post-test), lembar
observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan analisis statistik
deskriptif. Hasil penelitian berdasarkan IBM SPSS Statistic 23, kemampuan berhitung
siswa kelas kontrol sebelum penggunaan metode ceramah memiliki rata-rata 48,80,
sedangkan kelas eksperimen sebelum penggunaan media magnet bilangan Matematika
memiliki rata-rata 54,00. Jadi, kemampuan berhitung siswa masih perlu ditingkatkan.
Kemampuan berhitung siswa kelas kontrol setelah penggunaan metode ceramah memiliki
rata-rata 66,00, sedangkan kelas eksperimen setelah penggunaan media magnet bilangan
Matematika memiliki rata-rata 89,60. Jadi, kemampuan berhitung siswa mengalami
peningkatan. Hasil uji post hoc bahwa diperoleh post-test kelas kontrol dan post-test
kelas eksperimen nilai sig (p-value) sebesar 0,000 < 0,005, terdapat perbedaan pada
hasil post-test kelas kontrol dan eksperimen. Maka hipotesis dalam penelitian ini
dinyatakan H 0 = ditolak dan H 1 = diterima. Dengan demikian penulis menyatakan
bahwa penerapan media magnet bilangan Matematika berpengaruh terhadap
kemampuan berhitung bilangan bulat siswa kelas II SD Inpres 7/83 Pakkasalo.
A. Simpulan
Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis,
maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Kemampuan berhitung siswa kelas kontrol sebelum (pre-test)
penggunaan metode ceramah memiliki rata-rata 48,80, sedangkan kelas
eksperimen sebelum (pre-test) penggunaan media magnet bilangan
Matematika memiliki rata-rata 54,00. Jadi, kemampuan berhitung siswa
kelas kontrol dan kelas eksperimen masih perlu ditingkatkan lagi.
2. Kemampuan berhitung siswa kelas kontrol setelah (post-test)
penggunaan metode ceramah memiliki rata-rata 66,00, sedangkan kelas
eksperimen setelah (post-test) penggunaan media magnet bilangan
Matematika memiliki rata-rata 89,60. Jadi, kemampuan berhitung siswa
kelas kontrol dan kelas eksperimen mengalami peningkatan.
3. Berdasarkan pada hasil uji post hoc bahwa diperoleh pre-test kelas
kontrol dan post-test kelas kontrol nilai sig (p-value) sebesar 0,000 <
0,005, terdapat perbedaan yang signifikan. Berdasarkan pre-test kelas
eksperimen dan post-test kelas eksperimen nilai sig (p-value) sebesar
0,000 < 0,005, terdapat perbedaan yang signifikan. Berdasarkan post-
test kelas kontrol dan post-test kelas eksperimen nilai sig (p-value)
sebesar 0,000 < 0,005, terdapat perbedaan yang signifikan. Maka
hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan H 0 = ditolak dan H 1 = diterima.
Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada hasil post-test
kelas kontrol setelah menerapkan metode ceramah bila dibandingkan
dengan post-test kelas eksperimen setelah menerapkan media magnet
bilangan Matematika. Oleh karena itu, penerapan media magnet
bilangan Matematika berpengaruh terhadap kemampuan berhitung
bilangan bulat siswa kelas II SD Inpres 7/83 Pakkasalo.
B. Saran
1. Bagi Penulis
Dapat menambah wawasan dan pengalaman langsung bagi peneliti
tentang kemampuan berhitung bilangan bulat melalui media magnet
bilangan Matematika.
2. Bagi Siswa
Diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa
mengenai pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan melalui
media magnet bilangan Matematika sehingga dapat meningkatkan
kemampuan berhitung.
3. Bagi Guru
Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan tentang
suatu alternatif pembelajaran terhadap kemampuan berhitung.
4. Bagi Sekolah
Sebagai kajian ilmiah di sekolah dasar sebagai tambahan media
pembelajaran siswa yang dapat digunakan terhadap kemampuan
berhitung dengan menggunakan media magnet bilangan Matematika.
Ketersediaan
| STAR202400032 | 32/2024 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
32/2024
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2024
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyah
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
