Nilai-nilai Komunikasi Islam dalam Tari Paduppa
Agus/ 03.16.2048 - Personal Name
Skripsi ini membahas tentang Nilai-Nilai Komunuikasi Islam Dalam Tari
Padduppa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pesan-pesan
simbolik dalam tari padduppa dan bagaimana nilai-nilai komunikasi Islam dalam
tari padduppa.
Penelitian ini, dianalisis dengan pendekatan antropologi, pendekatan komunikasi
dan pendekatan semiotika serta di bahas dengan metode penelitian pustaka
(library research). Untuk memperoleh data dari masalah tersebut, penulis
menggunakan data utama dan data pendukung sedangkan teknik pengumpulan
datanya dengan teknik dokumentasi dan pengutipan. Selanjutnya dalam
menganalisis data, penulis menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis isi
(conten analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan simbolik dalam tari padduppa yaitu
mengambarkan bahwa dalam tari padduppa itu sendiri, mempunyai banyak
pesan-pesan simbolik yang tersirat baik dari segi gerakan, aksesoris, dan
perlengkapan yang digunakan dalam tarian tersebut, orang Bugis jika kedatangan
tamu senantiasa menghidangkan bosara, yang disisi makanan khas suku Bugis
sebagai tanda kesyukuran dan kehormatan, bosara sendiri terbuat dari besi disana
dilengkapi dengan penutup khas seperti kobokan besar yang di balut kain
berwarna terang seperti warna merah, biru, hijau, kuning yang diberi ornamen
kembang keemasan disekelilingnya. Musik yang digunakan pun tentunya khas
Sulawesi Selatan dengan alat musik puik-puik, gendang, suling dan kecapi.
Adapun pakaian yang digunakan dalam tari padduppa adalah baju bodo (pakaian
adat Bugis), sarung sutera, lengkap dengan aksesorisnya (bando bunga, anting,
gelang, serta kalung).
Nilai-nilai komunikasi Islam dalam tari padduppa yaitu gerakan tarian padduppa
sangat pantas dan menarik sehingga enak untuk dilihat, untuk gerakan hampir
keseluruhan dari gerakan dalam tarian ini adalah gerakan penghormatan dengan
gerakan menyebarkan beras, isi dari bosara sebagai tanda penghormatan dan doa
kepada tamu, dan juga biasa di sebut sebagai pakkurusumange yang di percayai
untuk menjauhkan dari roh-roh halus. Lilin dari tari padduppa digunakan untuk
pencerah, petunjuk jalan menuju kebahagiaan berumah tangga, dan disetiap
hentakan-hentakan yang ceria dari kepribadian penari membawakan tari
padduppa dengan senyuman harapan kepada tamu-tamu yang di sambutnya bisa
meninggalkan sifat-sifat yang buruk dan hal-hal yang baik bisa menghampiri atau
mendatangi kehidupan para tamu. Nilai-nilai komunikasi Islam yang terdapat
dalam tari padduppa yaitu adanya nilai silaturahmi antara manusia dengan
manusia dan adanya nilai etika dalam menyambut tamu.
A. Simpulan
Pesan simbolik dalam tari padduppa yaitu mengambarkan bahwa orang
Bugis jika kedatangan tamu senantiasa menghidangkan bosara, yang disisi
makanan khas suku Bugis sebagai tanda kesyukuran dan kehormatan, bosara
sendiri terbuat dari besi disana dilengkapi dengan penutup khas seperti kobokan
besar yang di balut kain berwarna terang seperti warna merah, biru, hijau, kuning
yang diberi ornamen kembang keemasan disekelilingnya. Musik yang digunakan
pun tentunya khas Sulawesi Selatan dengan alat musik puik-puik, gendang, suling
dan kecapi. Adapun pakaian yang digunakan dalam tari padduppa adalah baju
bodo (pakaian adat Bugis), sarung sutera, lengkap dengan aksesorisnya (bando
bunga, anting, gelang, serta kalung).
Nilai-nilai komunikasi Islam dalam gerakan tarian ini sangat luwes
sehingga enak untuk dilihat, untuk gerakan hampir keseluruhan dari gerakan
dalam tarian ini adalah gerakan penghormatan dengan gerakan menyebarkan
beras, isi dari bosara sebagai tanda penghormatan dan doa kepada tamu, dan juga
biasa di sebut sebagai pakkurusumange yang di percayai untuk menjauhkan dari
roh-roh halus. Lilin dari tari padduppa digunakan untuk pencerah, petunjuk jalan
menuju kebahagiaan berumah tangga, dan disetiap hentakan-hentakan yang ceria
dari kepribadian penari membawakan tari Padduppa dengan senyuman harapan
kepada tamu-tamu yang di sambutnya bisa meninggalkan sifat-sifat yang buruk
dan hal-hal yang baik bisa menghampiri atau mendatangi kehidupan para tamu.
B. Saran
Nilai-nilai komunikasi Islam dalam tari padduppa yang paling utama perlu
dipahami adalah memahami dan mempelajari gerakan-gerakan tari padduppa dari
awal gerakan sampai akhir dan dapat memahami nilai-nilai komunikasi Islam yang
terkandung dalam tarian padduppa agar dalam melakukan tarian memiliki makna
tersendiri bagi diri dan yang melihat tarian tersebut yang mengetahui tentang
makna tarian padduppa tidak salah anggapan terhadap yang melakukan tarian
tersebut, itulah sebabnya dalam melakukan tarian harus benar-benar
memahaminya.
Padduppa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pesan-pesan
simbolik dalam tari padduppa dan bagaimana nilai-nilai komunikasi Islam dalam
tari padduppa.
Penelitian ini, dianalisis dengan pendekatan antropologi, pendekatan komunikasi
dan pendekatan semiotika serta di bahas dengan metode penelitian pustaka
(library research). Untuk memperoleh data dari masalah tersebut, penulis
menggunakan data utama dan data pendukung sedangkan teknik pengumpulan
datanya dengan teknik dokumentasi dan pengutipan. Selanjutnya dalam
menganalisis data, penulis menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis isi
(conten analysis).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan simbolik dalam tari padduppa yaitu
mengambarkan bahwa dalam tari padduppa itu sendiri, mempunyai banyak
pesan-pesan simbolik yang tersirat baik dari segi gerakan, aksesoris, dan
perlengkapan yang digunakan dalam tarian tersebut, orang Bugis jika kedatangan
tamu senantiasa menghidangkan bosara, yang disisi makanan khas suku Bugis
sebagai tanda kesyukuran dan kehormatan, bosara sendiri terbuat dari besi disana
dilengkapi dengan penutup khas seperti kobokan besar yang di balut kain
berwarna terang seperti warna merah, biru, hijau, kuning yang diberi ornamen
kembang keemasan disekelilingnya. Musik yang digunakan pun tentunya khas
Sulawesi Selatan dengan alat musik puik-puik, gendang, suling dan kecapi.
Adapun pakaian yang digunakan dalam tari padduppa adalah baju bodo (pakaian
adat Bugis), sarung sutera, lengkap dengan aksesorisnya (bando bunga, anting,
gelang, serta kalung).
Nilai-nilai komunikasi Islam dalam tari padduppa yaitu gerakan tarian padduppa
sangat pantas dan menarik sehingga enak untuk dilihat, untuk gerakan hampir
keseluruhan dari gerakan dalam tarian ini adalah gerakan penghormatan dengan
gerakan menyebarkan beras, isi dari bosara sebagai tanda penghormatan dan doa
kepada tamu, dan juga biasa di sebut sebagai pakkurusumange yang di percayai
untuk menjauhkan dari roh-roh halus. Lilin dari tari padduppa digunakan untuk
pencerah, petunjuk jalan menuju kebahagiaan berumah tangga, dan disetiap
hentakan-hentakan yang ceria dari kepribadian penari membawakan tari
padduppa dengan senyuman harapan kepada tamu-tamu yang di sambutnya bisa
meninggalkan sifat-sifat yang buruk dan hal-hal yang baik bisa menghampiri atau
mendatangi kehidupan para tamu. Nilai-nilai komunikasi Islam yang terdapat
dalam tari padduppa yaitu adanya nilai silaturahmi antara manusia dengan
manusia dan adanya nilai etika dalam menyambut tamu.
A. Simpulan
Pesan simbolik dalam tari padduppa yaitu mengambarkan bahwa orang
Bugis jika kedatangan tamu senantiasa menghidangkan bosara, yang disisi
makanan khas suku Bugis sebagai tanda kesyukuran dan kehormatan, bosara
sendiri terbuat dari besi disana dilengkapi dengan penutup khas seperti kobokan
besar yang di balut kain berwarna terang seperti warna merah, biru, hijau, kuning
yang diberi ornamen kembang keemasan disekelilingnya. Musik yang digunakan
pun tentunya khas Sulawesi Selatan dengan alat musik puik-puik, gendang, suling
dan kecapi. Adapun pakaian yang digunakan dalam tari padduppa adalah baju
bodo (pakaian adat Bugis), sarung sutera, lengkap dengan aksesorisnya (bando
bunga, anting, gelang, serta kalung).
Nilai-nilai komunikasi Islam dalam gerakan tarian ini sangat luwes
sehingga enak untuk dilihat, untuk gerakan hampir keseluruhan dari gerakan
dalam tarian ini adalah gerakan penghormatan dengan gerakan menyebarkan
beras, isi dari bosara sebagai tanda penghormatan dan doa kepada tamu, dan juga
biasa di sebut sebagai pakkurusumange yang di percayai untuk menjauhkan dari
roh-roh halus. Lilin dari tari padduppa digunakan untuk pencerah, petunjuk jalan
menuju kebahagiaan berumah tangga, dan disetiap hentakan-hentakan yang ceria
dari kepribadian penari membawakan tari Padduppa dengan senyuman harapan
kepada tamu-tamu yang di sambutnya bisa meninggalkan sifat-sifat yang buruk
dan hal-hal yang baik bisa menghampiri atau mendatangi kehidupan para tamu.
B. Saran
Nilai-nilai komunikasi Islam dalam tari padduppa yang paling utama perlu
dipahami adalah memahami dan mempelajari gerakan-gerakan tari padduppa dari
awal gerakan sampai akhir dan dapat memahami nilai-nilai komunikasi Islam yang
terkandung dalam tarian padduppa agar dalam melakukan tarian memiliki makna
tersendiri bagi diri dan yang melihat tarian tersebut yang mengetahui tentang
makna tarian padduppa tidak salah anggapan terhadap yang melakukan tarian
tersebut, itulah sebabnya dalam melakukan tarian harus benar-benar
memahaminya.
Ketersediaan
| SFUD20200042 | 42/2020 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
42/2020
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2020
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FUD
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
