Persepsi Masyarakat Terhadap Jama’ah Tabligh Di Desa Kajuara Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone

No image available for this title
Skripsi ini membahas tentang Persepsi Masyarakat Terhadap Jama‟ah Tabligh
di Desa Kajuara Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. Pokok permasalahan-nya
adalah gerakan dakwah Jama‟ah Tabligh di Desa Kajuara dan persepsi masyarakat
Desa Kajuara mengenai Jama‟ah Tabligh.
Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dalam bentuk lapangan (field
research) dengan menggunakan pendekatan komunikasi dan pendekatan sosiologis
dan lokasi penelitian bertempat di Desa Kajuara Kecamatan Awangpone Kabupaten
Bone. Data-data dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan sekunder,
sedangkan dalam pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan
dokumentasi. Data yang diperoleh peneliti di lapangan diolah dan dianalisis untuk
mendapatkan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan-gerakan dakwah Jama‟ah
Tabligh di Desa Kajuara dengan melakukan dakwah door to dor ke rumah
masyarakat untuk mengajak mereka untuk kembali mempraktekkan ajaran agama
Islam yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad Saw terutama dalam hal ibadah
ritual, cara berpakaian, sampai kepada perilaku yang sesuai sunnah Nabi Muhammad
Saw. Gerakan dakwah Jama‟ah Tabligh di Desa Kajuara sama dengan gerakan yang
dilakukan oleh Rasulullah berlandaskan al-Qur‟an dan sunnah salah satunya
mengajak atau mengumpulkan jamaah dan menyeru kepada kemaslahatan umat.
Selanjutnya persepsi masyarakat Desa Kajuara mengenai Jama‟ah Tabligh. Dapat
disimpulkan pandangan masyarakat kepada Jama‟ah Tabligh dapat di kelompokan
kepada tiga jenis. Pertama masyarakat yang menerima Jama‟ah Tabligh secara aktif
yaitu mereka yang taat beribadah dan rutin mendengarkan dakwah untuk
menghidupkan syiar-syiar Islam yang kafah di Desa Kajuara. Kedua, acuh tak acuh
yaitu mereka yang menganggap biasa-biasa saja baik itu Jama‟ah Tabligh atau
jamaah-jamaah lainnya, yang berdakwah itu sama-sama saja, dan ketiga menolak
kehadiran Jama‟ah Tabligh, dengan alasan Jama‟ah Tabligh tidak begitu di terima
oleh kalangan tokoh pemuda Desa Kajuara. Hal ini disebabkan karena pemikiran
tokoh pemuda berbeda dengan pemikiran Jama‟ah Tabligh. Jama‟ah Tabligh tidak
begitu suka untuk membahas masalah khilafiyah yang terdapat di dalam amalan
ibadah sehari-hari, sedangkan
tokoh
pemuda
mereka selalu mempelajari
perbandingan-pebandingan hukum dari berbagai kitab sumber hukum tentang ajaran
Islam dan amalan sehari-hari.
A. Simpulan
Berikut kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil penelitian tersebut yaitu:
1. Gerakan Dakwah Jama’ah Tabligh di Desa Kajuara
Gerakan-gerakan dakwah Jama’ah Tabligh di Desa Kajuara dengan
melakukan dakwah door to dor ke rumah masyarakat untuk mengajak
mereka untuk kembali mempraktekkan ajaran agama Islam yang sesuai
dengan ajaran Nabi Muhammad Saw. kemudian mengajak masyarakat
pelan-pelan masuk dalam kelompok Jama’ah Tabligh serta memberikan
arahan tentang pandangan agama islam.
2. Persepsi Masyarakat Desa Kajuara Mengeni Jama’ah Tabligh
a. Masyarakat yang Menerima Secara Aktif
Datangnya Jama’ah Tabligh di Desa Kajuara dapat meningkatkan
keimanan masyarakat kepada Allah Swt dan mendekatkan diri ke masjid,
perlahan-lahan masyarakat mulai berubah kepada hal yang baik dan gemar
beribadah di masjid. Hingga saat ini perilaku-perilaku masyarakat sudah
mulai baik dan gemar beribadah di masjid.
b. Masyarakat yang Acuh Tak Acuh
Jama’ah Tabligh tidak ada beda dengan kelompok dakwah lainnya
yang sama-sama mengajak kepada kebaikan, seperti sholat, zikir
menghadiri jamaah taklim dan lain sebagainya, tokoh masyarakat Desa
Kajuara juga tidak mempermasalahkan dengan kegiatan-kegiatan dan
hal-hal yang mereka kerjakan, selama mereka tidak berbuat yang tidak
masuk akal bagi masyarakat Desa Kajuara.
c. Masyarakat yang Menolak
Tokoh pemuda mengenai Jama’ah Tabligh itu biasanya terdapat
masalah-masalah seperti halnya isu-isu negative mengenai Jama’ah
Tabligh kami tokoh pemuda Desa Kajuara bertabayyun untuk
menyelesaikan masalah tersebut.
B. Implikasi
Adapun implikasi yang diberikan peniliti berdasarkan hasil penelitian yang
telah dilakukan sebagai berikut:
1. Penelitian ini hanya membicarakan masalah gerakan dakwah Jama’ah
Tabligh dan persepsi masyarakat Desa Kajuara mengenai Jama’ah
Tabligh. Tentu saja penelitian ini masih memiliki ruang untuk di teliti dari
sudut pandang lain yang berhubungan dengan Jama’ah Tabligh dan
masyarakat Desa Kajuara. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat
mengembangkan fenomena sosial yang lebih luas dalam interaksi sosial
antara Jama’ah Tabligh dan masyarakat setempat dengan penyajian yang
berbeda sehingga bisa menambahkan khazanah pemikiran keislaman yang
lebih luas dan mendalam.
2. pesan-pesan yang disampaikan para Jama’ah Tabligh kepada tokoh
masyarakat Desa Kajuara, yang menurut baik silahkan diambil dan
diamalkan, sedangkan yang menurut buruk silahkan ditinggalkan
diharapkan agar masyarakat Desa Kajuara lebih berpartisipasi dalam
kegiatan Jama’ah Tabligh lakukan.
Ketersediaan
SFUD2022001919/2022Perpustakaan PusatTersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

19/2022

Penerbit

IAIN BONE : Watampone.,

Deskripsi Fisik

-

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

Skripsi FUD

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Advanced Search

Gak perlu repot seting ini itu GRATIS SetUp ,Mengonlinekan SLiMS Di Internet Karena pesan web di Desawarna.com Siap : 085740069967

Pilih Bahasa

Gratis Mengonlinekan SLiMS

Gak perlu repot seting ini itu buat mengonlinekan SLiMS.
GRATIS SetUp ,Mengonlinekan SLiMS Di Internet
Karena pesan web di Desawarna.com
Kontak WhatsApp :

Siap : 085740069967

Template Perpustakaan Desawarna

Kami berharap Template SLiMS ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai template SLiMS bagi semua SLiMerS, serta mampu memberikan dukungan dalam pencapaian tujuan pengembangan perpustakaan dan kearsipan.. Aamiin

Top