Dampak Penggunaan Gawai Terhadap Perkembangan Moral Anak Usia 5 – 6 Tahun Di Desa TalungengKecamatan Barebbo Kabupaten Bone
Yusnia/02.18.6044 - Personal Name
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana bentuk
penggunaan gawai pada anak usia 5 - 6 Tahun di Desa Talungeng Kecamatan
Barebbo Kabupaten Bone. 2) Bagaimana dampak gawai terhadap moral anak usia 5 –
6 Tahun di Desa Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone
Untuk memperoleh data dari masalah tersebut, penulis menggunakan metode
field research (penelitian lapangan) yang mengunakan jenis penelitian kualitatif
deskriptif dengan pendekatan pedagogik, psikologis dan sosiologis untuk
memperoleh data yang diinginkan menggunakan data primer dan sekunder.
Selanjutnya dianalisis dengan cara : 1. Mereduksi data, 2. menyajikan data, dan 3.
menarik kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua bentuk penggunaan
gawai pada anak usia 5 – 6 tahun di Desa Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten
Bone, yaitu anak sering mengakses aplikasi youtube, game dan juga aplikasi tiktok
dan anak menggunakan waktu yang berbeda – beda, anak menggunakan gawai
dengan durasi dibawah 1 jam, 1 jam dan 2 jam dalam sehari yang digunakan secara
berkali – kali dan setiap pemakaian membutuhkan waktu 10 – 15 menit. Dampak
penggunaan gawai terhadap moral anak ada dua yaitu dampak positif dan negatif.
Dampak positif gawai bagi anak yaitu dapat melatih dan meningkatkan kecerdasan
dalam hal mengetahui keaksaraan,daya pikir, rasa ingin tahu yang tinggi dan juga
dapat meningkatkan rasa percaya diri bagi anak. Adapun dampak negatifnya yaitu
anak belum bisa mengatur waktu pemakaian gawai, emosi yang masih perlu
dikontrol, menunjukkan emosi marah, menangis, memberontak bahkan berkata tidak
sopan kepada orang tua maupun orang lain. Orang tua membimbing, membina dan
membentuk moral anak dengan cara mengajarkan anak untuk meminta izin kepada
orang tua sebelum menggunakan gawai, dan manaati aturan yang telah ditentukan
mengenai waktu penggunaan gawai. Hal ini adalah cara orang tua dalam membantu
anak dalam membatasi penggunaan gawai bagi anak dan mengajarkan kepada anak
mengenai cara patuh dan hormat kepada orang tua serta meminta maaf atau menerima
maaf jika membuat kesalahan ataupun orang lain yang berbuat salah kepada anak.
A. Simpulan
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan penulis dengan judul
dampak penggunaan gawai terhadap moral anak usia 5 – 6 tahun di Desa
Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone. Maka yang menjadi
simpulan dalam pembahasan ini adalah sebagai berikut :
1. Terdapat dua bentuk penggunaan gawai pada anak usia 5 – 6 tahun di
Desa Talungeng yaitu mengenai aplikasi gawai yang digunakan dan
intensitas penggunaan gawai, dari penggunaan gawai aplikasi yang sering
atau biasa digunakan oleh anak yaitu aplikai youtube, game atau
permainan dan juga aplikasi tiktok. Sementara dalam intensitas
penggunaan gawai, bahwa ada beberapa anak yang menggunakan gawai
dengan durasi waktu kurang lebih 1 sampai 2 jam dalam sehari dan waktu
yang digunakan setiap kali pemakaian minimal 10 sampai 15 menit.
2. Dampak gawai terhadap moral anak usia 5 – 6 Tahun di Desa Talungeng
Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone Terdapat dua dampak gawai
terhadap moral anak usia 5 – 6 tahun yaitu dampak positif dan negatif.
Dalam dampak positif gawai bagi anak yaitu dapat melatih dan
meningkatkan kecerdasan dalam hal mengetahui keaksaraan,daya pikir,
rasa ingin tahu yang tinggi dan juga dapat meningkatkan rasa percaya diri
bagi anak. Adapun dampak negatif dari gawai yaitu anak masih perlu
{ PAGE \* MERGEFORMAT }
{ PAGE \* MERGEFORMAT }
mengatur waktu pemakaian gawai, emosi yang masih perlu dikontrol,
dalam penggunaannya jika gawai diambil anak akan menunjukkan emosi
marah, menangis, memberontak bahkan berkata tidak sopan kepada orang
tua maupun orang lain. Orang tua membimbing, membina dan
membentuk moral anak dengan cara mengajarkan anak untuk meminta
izin kepada orang tua sebelum menggunakan gawai, dan manaati aturan
yang telah ditentukan mengenai waktu penggunaan gawai. Hal ini adalah
cara orang tua dalam membantu anak dalam membatasi penggunaan
gawai bagi anak dan mengajarkan kepada anak mengenai cara patuh dan
hormat kepada orang tua serta meminta maaf atau menerima maaf jika
membuat kesalahan ataupun orang lain yang berbuat salah kepada anak..
B. Implikasi
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah dipaparkan,
maka saran yang dapat disimpulkan oleh peneliti sebagai berikut :
1. Kepada orang tua, diharapkan dapat selalu mendampingi, mengawasi dan
mengonrol anak dalam menggunakan gawai dan tidak membiarkan anak
terlalu lama menggunakan gawai.
2. Kepada pembaca, untuk dapat menganalisis lebih dalam mengenai
penggunaan gawai pada anak usia dini dan dampaknya terhadap moral
anak.
3. Bagi para peneliti selanjutnya, sebaiknya bisa memberikan
pengemabangan hasil temuan yang bersifat kebaharuan dalam penelitian
berkaitan dengan dampak penggunaan gawai terhadap moral anak usia 5
-8 tahun.
penggunaan gawai pada anak usia 5 - 6 Tahun di Desa Talungeng Kecamatan
Barebbo Kabupaten Bone. 2) Bagaimana dampak gawai terhadap moral anak usia 5 –
6 Tahun di Desa Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone
Untuk memperoleh data dari masalah tersebut, penulis menggunakan metode
field research (penelitian lapangan) yang mengunakan jenis penelitian kualitatif
deskriptif dengan pendekatan pedagogik, psikologis dan sosiologis untuk
memperoleh data yang diinginkan menggunakan data primer dan sekunder.
Selanjutnya dianalisis dengan cara : 1. Mereduksi data, 2. menyajikan data, dan 3.
menarik kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua bentuk penggunaan
gawai pada anak usia 5 – 6 tahun di Desa Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten
Bone, yaitu anak sering mengakses aplikasi youtube, game dan juga aplikasi tiktok
dan anak menggunakan waktu yang berbeda – beda, anak menggunakan gawai
dengan durasi dibawah 1 jam, 1 jam dan 2 jam dalam sehari yang digunakan secara
berkali – kali dan setiap pemakaian membutuhkan waktu 10 – 15 menit. Dampak
penggunaan gawai terhadap moral anak ada dua yaitu dampak positif dan negatif.
Dampak positif gawai bagi anak yaitu dapat melatih dan meningkatkan kecerdasan
dalam hal mengetahui keaksaraan,daya pikir, rasa ingin tahu yang tinggi dan juga
dapat meningkatkan rasa percaya diri bagi anak. Adapun dampak negatifnya yaitu
anak belum bisa mengatur waktu pemakaian gawai, emosi yang masih perlu
dikontrol, menunjukkan emosi marah, menangis, memberontak bahkan berkata tidak
sopan kepada orang tua maupun orang lain. Orang tua membimbing, membina dan
membentuk moral anak dengan cara mengajarkan anak untuk meminta izin kepada
orang tua sebelum menggunakan gawai, dan manaati aturan yang telah ditentukan
mengenai waktu penggunaan gawai. Hal ini adalah cara orang tua dalam membantu
anak dalam membatasi penggunaan gawai bagi anak dan mengajarkan kepada anak
mengenai cara patuh dan hormat kepada orang tua serta meminta maaf atau menerima
maaf jika membuat kesalahan ataupun orang lain yang berbuat salah kepada anak.
A. Simpulan
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan penulis dengan judul
dampak penggunaan gawai terhadap moral anak usia 5 – 6 tahun di Desa
Talungeng Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone. Maka yang menjadi
simpulan dalam pembahasan ini adalah sebagai berikut :
1. Terdapat dua bentuk penggunaan gawai pada anak usia 5 – 6 tahun di
Desa Talungeng yaitu mengenai aplikasi gawai yang digunakan dan
intensitas penggunaan gawai, dari penggunaan gawai aplikasi yang sering
atau biasa digunakan oleh anak yaitu aplikai youtube, game atau
permainan dan juga aplikasi tiktok. Sementara dalam intensitas
penggunaan gawai, bahwa ada beberapa anak yang menggunakan gawai
dengan durasi waktu kurang lebih 1 sampai 2 jam dalam sehari dan waktu
yang digunakan setiap kali pemakaian minimal 10 sampai 15 menit.
2. Dampak gawai terhadap moral anak usia 5 – 6 Tahun di Desa Talungeng
Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone Terdapat dua dampak gawai
terhadap moral anak usia 5 – 6 tahun yaitu dampak positif dan negatif.
Dalam dampak positif gawai bagi anak yaitu dapat melatih dan
meningkatkan kecerdasan dalam hal mengetahui keaksaraan,daya pikir,
rasa ingin tahu yang tinggi dan juga dapat meningkatkan rasa percaya diri
bagi anak. Adapun dampak negatif dari gawai yaitu anak masih perlu
{ PAGE \* MERGEFORMAT }
{ PAGE \* MERGEFORMAT }
mengatur waktu pemakaian gawai, emosi yang masih perlu dikontrol,
dalam penggunaannya jika gawai diambil anak akan menunjukkan emosi
marah, menangis, memberontak bahkan berkata tidak sopan kepada orang
tua maupun orang lain. Orang tua membimbing, membina dan
membentuk moral anak dengan cara mengajarkan anak untuk meminta
izin kepada orang tua sebelum menggunakan gawai, dan manaati aturan
yang telah ditentukan mengenai waktu penggunaan gawai. Hal ini adalah
cara orang tua dalam membantu anak dalam membatasi penggunaan
gawai bagi anak dan mengajarkan kepada anak mengenai cara patuh dan
hormat kepada orang tua serta meminta maaf atau menerima maaf jika
membuat kesalahan ataupun orang lain yang berbuat salah kepada anak..
B. Implikasi
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah dipaparkan,
maka saran yang dapat disimpulkan oleh peneliti sebagai berikut :
1. Kepada orang tua, diharapkan dapat selalu mendampingi, mengawasi dan
mengonrol anak dalam menggunakan gawai dan tidak membiarkan anak
terlalu lama menggunakan gawai.
2. Kepada pembaca, untuk dapat menganalisis lebih dalam mengenai
penggunaan gawai pada anak usia dini dan dampaknya terhadap moral
anak.
3. Bagi para peneliti selanjutnya, sebaiknya bisa memberikan
pengemabangan hasil temuan yang bersifat kebaharuan dalam penelitian
berkaitan dengan dampak penggunaan gawai terhadap moral anak usia 5
-8 tahun.
Ketersediaan
| STAR20220075 | 75/2022 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
75/2022
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyah
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
