Analisis Biaya Pemeliharaan Ternak Sapi Dalam Menetapkan Harga Jual (Studi Kasus Pada Peternak Sapi Di Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone)
Dirga Prabowo Osman/01.16.3206 - Personal Name
Sapi potong merupakan penyumbang daging terbesar dari kelompok
ruminansia terhadap produksi daging nasional sehingga usaha ternak ini berpotensi
untuk dikembangkan sebagai usaha menguntungkan. Usaha ternak sapi potong
dapat dikatakan berhasil jika telah memberikan kontribusi pendapatan dan dapat
memenuhi kebutuhan hidup peternak sehari-hari, hal ini dapat dilihat dari
berkembangnya jumlah kepemilikan ternak, pertumbuhan berat badan ternak dan
tambahan pendapatan rumah tangga. Pengelolaan dan pemeliharaan sapi potong
adalah salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya pemeliharaan sapi dan besarnya
pendapatan peternak di Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang.
Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan Februari sampai
bulan Maret 2021 di Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang. Jenis penelitian
yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif yaitu penelitian yang
menggambarkan kondisi variabel yaitu besarnya pendapatan yang diperoleh
peternak sapi potong di Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh peternak yang ada di Kelurahan Biru Kecamatan
Tanete Riattang. Sampel penelitian diambil sebanyak 15% dari jumlah populasi.
Pengumpulan data dilakukan dalam penelitian ini, yaitu observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya biaya pemeliharaan ternak
dipengaruhi oleh banyaknya jumlah ternak yang dipelihara dan total penerimaan
mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya jumlah skala usaha peternak.
Semakin besar skala usaha, maka semakin besar penerimaan yang didapatkan oleh
peternak
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka
dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan yang diperoleh peternak
yang memiliki usaha peternakan sapi potong di Kelurahan Biru Kecamatan
Tanete Riattang Kabupaten Bone. Perbedaan pendapatan ini dipengaruhi oleh
jumlah kepemilikan ternak. Semakin besar jumlah kepemilikan ternak maka
semakin besar pendapatan yang didapatkan.
5.2 Saran
Untuk meningkatkan pendapatan peternak maka perlu perbaikan kualitas
sapi bakalan dan perbaikan manajemen pemeliharaan. Kualitas sapi bakalan yang
baik yang dibarengi dengan manajemen pemeliharaan yang baik tentunya akan
menghasilkan sapi dengan produktifitas tinggi yang juga bernilai jual tinggi.
Selain itu peningkatan pendapatan juga dapat diperoleh dari pengolahan kotoran
sapi menjadi pupuk kompos.
ruminansia terhadap produksi daging nasional sehingga usaha ternak ini berpotensi
untuk dikembangkan sebagai usaha menguntungkan. Usaha ternak sapi potong
dapat dikatakan berhasil jika telah memberikan kontribusi pendapatan dan dapat
memenuhi kebutuhan hidup peternak sehari-hari, hal ini dapat dilihat dari
berkembangnya jumlah kepemilikan ternak, pertumbuhan berat badan ternak dan
tambahan pendapatan rumah tangga. Pengelolaan dan pemeliharaan sapi potong
adalah salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya pemeliharaan sapi dan besarnya
pendapatan peternak di Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang.
Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan yaitu bulan Februari sampai
bulan Maret 2021 di Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang. Jenis penelitian
yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif yaitu penelitian yang
menggambarkan kondisi variabel yaitu besarnya pendapatan yang diperoleh
peternak sapi potong di Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang. Populasi
dalam penelitian ini adalah seluruh peternak yang ada di Kelurahan Biru Kecamatan
Tanete Riattang. Sampel penelitian diambil sebanyak 15% dari jumlah populasi.
Pengumpulan data dilakukan dalam penelitian ini, yaitu observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya biaya pemeliharaan ternak
dipengaruhi oleh banyaknya jumlah ternak yang dipelihara dan total penerimaan
mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya jumlah skala usaha peternak.
Semakin besar skala usaha, maka semakin besar penerimaan yang didapatkan oleh
peternak
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan maka
dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan yang diperoleh peternak
yang memiliki usaha peternakan sapi potong di Kelurahan Biru Kecamatan
Tanete Riattang Kabupaten Bone. Perbedaan pendapatan ini dipengaruhi oleh
jumlah kepemilikan ternak. Semakin besar jumlah kepemilikan ternak maka
semakin besar pendapatan yang didapatkan.
5.2 Saran
Untuk meningkatkan pendapatan peternak maka perlu perbaikan kualitas
sapi bakalan dan perbaikan manajemen pemeliharaan. Kualitas sapi bakalan yang
baik yang dibarengi dengan manajemen pemeliharaan yang baik tentunya akan
menghasilkan sapi dengan produktifitas tinggi yang juga bernilai jual tinggi.
Selain itu peningkatan pendapatan juga dapat diperoleh dari pengolahan kotoran
sapi menjadi pupuk kompos.
Ketersediaan
| SFEBI2021227 | 227/2021 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
227/2021
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
