Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Problematika Berbusana Muslimah Pada Siswa Kelas 2 di SMA Negeri 24 BONE
Erni/02.14.1081 - Personal Name
Penelitian ini memiliki pokok masalah yaitu Peran Guru Pendidikan Agama
Islam dalam Mengatasi Problematika Berbusana Muslimah Pada Siswa Kelas 2
SMAN 24 Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PAI
dalam mengatasi problematika berbusana muslimah,dan dalam mengatasi
problematika berbusana muslimah serta mendeskripsi faktor pendukung dan
penghambat dalam mengatasi berbusana muslimah pada siswa kelas 2 SMAN 24
Bone. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (Field Research) dengan
menggunakan teknik wawancara (interview), dokumentasi, dan observasi. Sehingga
memudahkan dalam pemecahan masalah.
Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif
kualitatif, dengan menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa peran guru PAI dalam
problematika Berbusana Muslimah pada Siswa kelas 2 SMAN 24 Bone yaitu pakaian
berbusana muslimah merupakan suatu kewajiban atau anjuran yang harus dilakukan
oleh semua umat manusia yang tidak boleh memperlihatkan lekut/aurat tubuhnya
kepada seseorang yang bukan mahramnya dan aurat perempuan mulai dari ujung kaki
sampai ujung rambut kecuali muka dan telapak tangan. peran guru PAI dalam
Mengatasi Problematika Berbusana Muslimah pada siswa kelas 2 SMAN 24 Bone,
yaiu guru selalu membimbing, mendidik dan memotivasi peserta didiknya untuk
selalu menutupi auratnya yang tidak layak untuk diperlihatkan kepada yang bukan
mahramnya serta guru juga memberikan contoh yang baik kepada peserta didik cara
berpakaian yang baik dan sopan menurut syariat Islam.
Faktor pendukung dan penghambat dalam Mengatasi Problematika Berbusana
muslimah pada siswa kelas 2 SMAN 24 Bone, yaitu masalah-masalah yang guru
hadapi seperti pengaruh dari lingkungan, pengaruh teman sebayah dan pengaruh
media sosial bagi para peserta didik dalam memakai berbusana muslimah tetapi guru
selalu mengingatkan, mendorong dan memotivasi peserta didik untuk selalu
berpakaian yang baik dan sopan, tergantung dari peserta didiknya karena guru juga
sudah berusaha semampu mereka, serta guru tidak memberikan hukuman bagi
peserta didik yang melanggar tetapi guru cuman mengingatkan atau menegur secara
baik-baik karena guru menjaga perasaan peserta didik, karena apabila guru
memberikan hukuman didepan teman-temannya maka peserta didik akan merasa
malu. Oleh sebab itu guru hanya menegur secara baik-baik saja.
A. SIMPULAN
Berdasarkan dari hasil penelitian dan analisa yang telah penulis uraikan dalam
bab IV mengenai peran guru pai dalam mengetasi problematika berbusana muslimah
pada siswa kelas 2 SMA Negeri 24 Bone maka dapat ditarik kesimpulan sebagai
berikut:
1. peran guru PAI dalam problematika Berbusana Muslimah pada Siswa kelas 2
SMA Negeri 24 Bone yaitu guru maupun peserta didik telah mengenal atau
mengetahuai apa yang dimaksud dengan pakaian berbusana muslimah itu,
seperti yang telah ditulis diatas oleh peneliti dari hasil jawaban wawancara
guru dan peserta didik mengenai pakaian berbusana muslimah itu seperti apa,
tetapi masih perlu ditingkatkan lagi bagi peserta didik
2. Peran guru PAI dalam mengatasi problematika berbusana muslimah pada
siswa kela 2 SMA Negeri 24 Bone yaitu guru sebagai pendidik, pembina,
pembimbing, dan modal teladan bagi peserta didiknya selalu mengawasi,
mengontrol, memotivasi dan mengingatkan kepada peserta didik cara
berpakian yang baik dan sopan menurut syariat Islam yang telah dicantumkan
di dalam Al-Qur’an, yaitu bagaimana berpakaian yang baik dan benar.
3. Faktor pendukung dan penghambat dalam mengatasi problematika berbusana
muslimah pada siswa kelas 2 SMA Negeri 24 Bone yaitu terkadang ada
peserta didik yang tidak mendengar apa yang dinasehati oleh gurunya
terumata masalah pakaian yang sekarang ini bermacam-macam model yang
sekarang berkembang yang ada dimana-mana, serta peserta didik juga
terpengaruhi oleh lingkungan, teman sebaya dan media sosial , tetapi semua
pihak guru akan berusaha semampu mereka untuk membuat peserta didiknya
menjadi yang lebih baik lagi tetapi pihak guru tidak bisa menjamin tentang hal
itu, karena butuh kesadaran masing-masing.
B. Saran
Setelah simpulan tersebut diuraikan, maka di bawah ini akan diuraikan saran-
saran. Adapun saran-saran yang dimaksudkan dalam pembahasan penelitian ini
adalah sebagai berikut:
Bagi peserta didik seharusnya mendengarkan apa yang disampaikan kepada
gurunya karena memakai pakaian berbusana muslimah itu merupakan kewajiban
bagi kita semua umat manusia yang harus dilakukan maupun dilaksanakan dengan
baik, baik disekolah maupun dilingkungan sekitar serta juga demi kebaikan adik-adik
untuk menjaga kehormatan kita sebagai seorang perempuan yang gampang sekali
mendapatkan fitnah-fitnah yang tidak diinginkan, serta dengan memakai pakaian
berbusana muslimah orang akan lebih mengenal kita dan menjadi bukti bahwa inilah
kita sebagai seorang muslimah.
Serta baik guru dan orang tua jangan menyerah untuk menyampaikan,
menasehati , mendorong, memotivasi dan membimbing anak-anaknya atau peserta
didiknya karena itu merupakan tanggung jawab kita sebagai guru dan orang tua yang
harus dilaksanakan dengan baik. Karena semua apa yang disampaikan oleh guru dan
orang tua kepada peserta didik maupun anak-anaknya itu tidak akan pernah sia-sia
selama kita terus membimbing dan memotivasi dengan harapan yang baik dan
menyampaikanya juga dengan ikhlas dan sabar.
Islam dalam Mengatasi Problematika Berbusana Muslimah Pada Siswa Kelas 2
SMAN 24 Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PAI
dalam mengatasi problematika berbusana muslimah,dan dalam mengatasi
problematika berbusana muslimah serta mendeskripsi faktor pendukung dan
penghambat dalam mengatasi berbusana muslimah pada siswa kelas 2 SMAN 24
Bone. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (Field Research) dengan
menggunakan teknik wawancara (interview), dokumentasi, dan observasi. Sehingga
memudahkan dalam pemecahan masalah.
Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif
kualitatif, dengan menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa peran guru PAI dalam
problematika Berbusana Muslimah pada Siswa kelas 2 SMAN 24 Bone yaitu pakaian
berbusana muslimah merupakan suatu kewajiban atau anjuran yang harus dilakukan
oleh semua umat manusia yang tidak boleh memperlihatkan lekut/aurat tubuhnya
kepada seseorang yang bukan mahramnya dan aurat perempuan mulai dari ujung kaki
sampai ujung rambut kecuali muka dan telapak tangan. peran guru PAI dalam
Mengatasi Problematika Berbusana Muslimah pada siswa kelas 2 SMAN 24 Bone,
yaiu guru selalu membimbing, mendidik dan memotivasi peserta didiknya untuk
selalu menutupi auratnya yang tidak layak untuk diperlihatkan kepada yang bukan
mahramnya serta guru juga memberikan contoh yang baik kepada peserta didik cara
berpakaian yang baik dan sopan menurut syariat Islam.
Faktor pendukung dan penghambat dalam Mengatasi Problematika Berbusana
muslimah pada siswa kelas 2 SMAN 24 Bone, yaitu masalah-masalah yang guru
hadapi seperti pengaruh dari lingkungan, pengaruh teman sebayah dan pengaruh
media sosial bagi para peserta didik dalam memakai berbusana muslimah tetapi guru
selalu mengingatkan, mendorong dan memotivasi peserta didik untuk selalu
berpakaian yang baik dan sopan, tergantung dari peserta didiknya karena guru juga
sudah berusaha semampu mereka, serta guru tidak memberikan hukuman bagi
peserta didik yang melanggar tetapi guru cuman mengingatkan atau menegur secara
baik-baik karena guru menjaga perasaan peserta didik, karena apabila guru
memberikan hukuman didepan teman-temannya maka peserta didik akan merasa
malu. Oleh sebab itu guru hanya menegur secara baik-baik saja.
A. SIMPULAN
Berdasarkan dari hasil penelitian dan analisa yang telah penulis uraikan dalam
bab IV mengenai peran guru pai dalam mengetasi problematika berbusana muslimah
pada siswa kelas 2 SMA Negeri 24 Bone maka dapat ditarik kesimpulan sebagai
berikut:
1. peran guru PAI dalam problematika Berbusana Muslimah pada Siswa kelas 2
SMA Negeri 24 Bone yaitu guru maupun peserta didik telah mengenal atau
mengetahuai apa yang dimaksud dengan pakaian berbusana muslimah itu,
seperti yang telah ditulis diatas oleh peneliti dari hasil jawaban wawancara
guru dan peserta didik mengenai pakaian berbusana muslimah itu seperti apa,
tetapi masih perlu ditingkatkan lagi bagi peserta didik
2. Peran guru PAI dalam mengatasi problematika berbusana muslimah pada
siswa kela 2 SMA Negeri 24 Bone yaitu guru sebagai pendidik, pembina,
pembimbing, dan modal teladan bagi peserta didiknya selalu mengawasi,
mengontrol, memotivasi dan mengingatkan kepada peserta didik cara
berpakian yang baik dan sopan menurut syariat Islam yang telah dicantumkan
di dalam Al-Qur’an, yaitu bagaimana berpakaian yang baik dan benar.
3. Faktor pendukung dan penghambat dalam mengatasi problematika berbusana
muslimah pada siswa kelas 2 SMA Negeri 24 Bone yaitu terkadang ada
peserta didik yang tidak mendengar apa yang dinasehati oleh gurunya
terumata masalah pakaian yang sekarang ini bermacam-macam model yang
sekarang berkembang yang ada dimana-mana, serta peserta didik juga
terpengaruhi oleh lingkungan, teman sebaya dan media sosial , tetapi semua
pihak guru akan berusaha semampu mereka untuk membuat peserta didiknya
menjadi yang lebih baik lagi tetapi pihak guru tidak bisa menjamin tentang hal
itu, karena butuh kesadaran masing-masing.
B. Saran
Setelah simpulan tersebut diuraikan, maka di bawah ini akan diuraikan saran-
saran. Adapun saran-saran yang dimaksudkan dalam pembahasan penelitian ini
adalah sebagai berikut:
Bagi peserta didik seharusnya mendengarkan apa yang disampaikan kepada
gurunya karena memakai pakaian berbusana muslimah itu merupakan kewajiban
bagi kita semua umat manusia yang harus dilakukan maupun dilaksanakan dengan
baik, baik disekolah maupun dilingkungan sekitar serta juga demi kebaikan adik-adik
untuk menjaga kehormatan kita sebagai seorang perempuan yang gampang sekali
mendapatkan fitnah-fitnah yang tidak diinginkan, serta dengan memakai pakaian
berbusana muslimah orang akan lebih mengenal kita dan menjadi bukti bahwa inilah
kita sebagai seorang muslimah.
Serta baik guru dan orang tua jangan menyerah untuk menyampaikan,
menasehati , mendorong, memotivasi dan membimbing anak-anaknya atau peserta
didiknya karena itu merupakan tanggung jawab kita sebagai guru dan orang tua yang
harus dilaksanakan dengan baik. Karena semua apa yang disampaikan oleh guru dan
orang tua kepada peserta didik maupun anak-anaknya itu tidak akan pernah sia-sia
selama kita terus membimbing dan memotivasi dengan harapan yang baik dan
menyampaikanya juga dengan ikhlas dan sabar.
Ketersediaan
| ST20190072 | 72/2019 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
72/2019
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyahh
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
