Analisis Perhitungan Persediaan Barang Dengan MetodePerhitungan Fifo Dalam Perspektif Keuangan Syariah (Studi Kasus Toko Saro Niaga Watampone
Sulfianti/622022021035 - Personal Name
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan persediaan barang
menggunakan metode First-In, First-Out (FIFO) pada Toko Sembako Saro Niaga di
Watampone dalam perspektif keuangan syariah. Metode FIFO dipilih karena kemampuannya
menjaga kesegaran produk serta mendukung prinsip-prinsip syariah, seperti transparansi,
keadilan, dan kejujuran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penerapan metode FIFO secara efektif membantu meminimalkan risiko
kerugian akibat barang kedaluwarsa, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjaga
kualitas barang yang disediakan untuk konsumen. Dalam perspektif syariah, metode ini
mendukung pengelolaan yang bertanggung jawab dan memenuhi standar etika bisnis Islami.
Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi toko sembako tradisional lainnya untuk
meningkatkan efisiensi operasional dan kesesuaian dengan prinsip syariah.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode FIFO di Toko Sembako Saro
Niaga terbukti efektif dalam mengelola persediaan barang secara efisien. Metode ini
memastikan bahwa barang yang pertama kali masuk menjadi yang pertama kali
dijual, sehingga kualitas produk tetap terjaga dan risiko kerugian akibat barang
kedaluwarsa dapat diminimalkan. Selain itu, penerapan metode FIFO mendukung
prinsip-prinsip keuangan syariah seperti transparansi dalam pencatatan, keadilan
dalam penyediaan barang, dan kejujuran dalam pelayanan. Penelitian ini juga
menunjukkan bahwa metode FIFO memberikan manfaat ekonomi yang signifikan
dengan meningkatkan akurasi pencatatan stok dan optimalisasi laba. Disarankan agar
toko sembako lain mempertimbangkan penerapan metode ini untuk meningkatkan
efisiensi operasional dan mendukung keberlanjutan usaha.
B. Saran
1. Toko Sembako Saro Niaga disarankan untuk terus menerapkan metode FIFO
guna menjaga kualitas produk, mengurangi kerugian akibat kedaluwarsa, dan
meningkatkan profitabilitas dengan laporan laba rugi yang lebih akurat.
2. Pastikan Toko selalu mematuhi prinsip-prinsip akuntansi syariah, seperti
transparansi, keadilan, dan kejujuran dalam setiap transaksi.
3. Disarankan agar Toko menggunakan Software untuk memudahkan pencatatan
transaksi dan pengelolaan stok, sehingga operasional lebih efisien.
4. Penelitian selanjutnya disarankan untuk lebih mendalam dalam mengeksplorasi
penerapan FIFO dan prinsip Akuntansi Syariah di Toko Sembako.
menggunakan metode First-In, First-Out (FIFO) pada Toko Sembako Saro Niaga di
Watampone dalam perspektif keuangan syariah. Metode FIFO dipilih karena kemampuannya
menjaga kesegaran produk serta mendukung prinsip-prinsip syariah, seperti transparansi,
keadilan, dan kejujuran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penerapan metode FIFO secara efektif membantu meminimalkan risiko
kerugian akibat barang kedaluwarsa, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjaga
kualitas barang yang disediakan untuk konsumen. Dalam perspektif syariah, metode ini
mendukung pengelolaan yang bertanggung jawab dan memenuhi standar etika bisnis Islami.
Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi toko sembako tradisional lainnya untuk
meningkatkan efisiensi operasional dan kesesuaian dengan prinsip syariah.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian, penerapan metode FIFO di Toko Sembako Saro
Niaga terbukti efektif dalam mengelola persediaan barang secara efisien. Metode ini
memastikan bahwa barang yang pertama kali masuk menjadi yang pertama kali
dijual, sehingga kualitas produk tetap terjaga dan risiko kerugian akibat barang
kedaluwarsa dapat diminimalkan. Selain itu, penerapan metode FIFO mendukung
prinsip-prinsip keuangan syariah seperti transparansi dalam pencatatan, keadilan
dalam penyediaan barang, dan kejujuran dalam pelayanan. Penelitian ini juga
menunjukkan bahwa metode FIFO memberikan manfaat ekonomi yang signifikan
dengan meningkatkan akurasi pencatatan stok dan optimalisasi laba. Disarankan agar
toko sembako lain mempertimbangkan penerapan metode ini untuk meningkatkan
efisiensi operasional dan mendukung keberlanjutan usaha.
B. Saran
1. Toko Sembako Saro Niaga disarankan untuk terus menerapkan metode FIFO
guna menjaga kualitas produk, mengurangi kerugian akibat kedaluwarsa, dan
meningkatkan profitabilitas dengan laporan laba rugi yang lebih akurat.
2. Pastikan Toko selalu mematuhi prinsip-prinsip akuntansi syariah, seperti
transparansi, keadilan, dan kejujuran dalam setiap transaksi.
3. Disarankan agar Toko menggunakan Software untuk memudahkan pencatatan
transaksi dan pengelolaan stok, sehingga operasional lebih efisien.
4. Penelitian selanjutnya disarankan untuk lebih mendalam dalam mengeksplorasi
penerapan FIFO dan prinsip Akuntansi Syariah di Toko Sembako.
Ketersediaan
| SFEBI20250132 | 132/2025 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
132/2025
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
