Moderasi Wara’ terhadap Penggunaan Bahan Baku Perishabel Item pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kec. Tanete Riattang

No image available for this title
baku perishabel item pada usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kecamatan
Tanete Riattang. Oleh karena itu, penelitian ini berangkat dari permasalahan
pengelolaan bahan baku yang mudah rusak, yang sering kali menyebabkan pemborosan
dan ketidakstabilan usaha. Dalam konteks ekonomi syariah, konsep wara’ diyakini
dapat menjadi faktor yang mendorong perilaku konsumsi yang lebih bertanggung
jawab, terutama dalam menjaga efisiensi penggunaan bahan baku serta meningkatkan
daya saing UMKM dalam industri halal.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kerangka Theory of
Planned Behavior (TPB). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan
kepada pelaku UMKM di Kecamatan Tanete Riattang dan dianalisis menggunakan
metode Structural Equation Modelling (SEM) dengan aplikasi SmartPLS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa hanya persepsi kontrol perilaku yang berpengaruh
signifikan terhadap penggunaan bahan baku perishabel item, sementara sikap dan
norma subjektif tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Selain itu, variabel wara’
tidak dapat berfungsi sebagai variabel moderasi, tetapi memiliki peran sebagai variabel
prediktor yang secara langsung mempengaruhi penggunaan bahan baku perishabel.
Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam praktik UMKM,
penguatan kesadaran akan pengelolaan bahan baku yang lebih bijak dapat dilakukan
melalui peningkatan kontrol perilaku dan penerapan nilai-nilai wara’. Oleh karena itu,
penelitian ini merekomendasikan adanya edukasi dan pelatihan bagi pelaku UMKM
mengenai pentingnya kesadaran terhadap efisiensi bahan baku serta penguatan konsep
wara’ dalam praktik usaha yang berkelanjutan.
A. Kesimpulan
Dari hasil analisis di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam konteks
penggunaan bahan baku perishable pada UMKM:
1. Secara empiris, bahwa sikap positif saja tidak cukup untuk mendorong
penggunaan bahan baku perishable jika masih ada kendala ekonomi dan
operasional yang signifikan.
2. Secara empiris variabel norma sosial tidak berpengaruh besar karena
keputusan penggunaan bahan baku lebih bersifat individual dan bergantung
pada faktor internal bisnis dibandingkan tekanan eksternal.
3. Secara empiris variabel persepsi kontrol perilaku berpengaruh signifikan
terhadap penggunaan bahan baku persihabel, sehingga semakin besar
keyakinan UMKM dalam mengelola bahan baku perishable, semakin besar
pula kemungkinan individu untuk menggunakannya.
4. Secara empiris variabel wara’ tidak memoderasi sikap terhadap penggunaan
bahan baku persihabel, karena sikap terhadap bahan baku perishable lebih
dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan operasional, bukan moralitas.
5. Secara empiris variabel wara’ tidak memoderasi norma subjektif karena wara’
berbasis keyakinan pribadi, sementara norma subjektif berbasis tekanan social
6. Secara empiris variabel wara’ tidak memoderasi persepsi kontrol perilaku
karena wara’ tidak dapat mengubah realitas kapabilitas dan sumber daya
usaha yang dimiliki.
B. Saran
Hasil penelitian ini, tentunya memiliki keterbatasan dan kekurangan. Oleh
karena itu diharapkan saran agar penelitian selanjutnya bisa dilakukan lebih baik lagi.
Adapun saran yang bisa diberikan dalam penelitian ini, yaitu:
1. Untuk penelitian selanjutnya dapat menguraikan perilaku moral lain dalam
memprediksi keberada variabel moderasi, seperti variabel israf, tawaddu,
ataupun variabel lain yang selaras dengan hal tersebut
2. Untuk penelitian selanjutnya dapat mengambil konteks lain dalam memprediksi
acuan dari Theory Of Planned Behavior.
3. Perlu ada upaya meningkatkan kesadaran kolektif dan insentif sosial, seperti
kampanye komunitas bisnis dan penghargaan bagi UMKM yang menerapkan
penggunaan bahan baku secara berkelanjutan.
4. Penting untuk dilakukan pelatihan dalam hal penyimpanan, distribusi, dan
teknologi pengolahan bahan baku perishable sangat diperlukan. Pemerintah dan
lembaga terkait bisa menyediakan program edukasi dan dukungan finansial
agar UMKM lebih percaya diri dalam menggunakan bahan baku ini.
C. Implikasi
1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam konteks UMKM, nilai-nilai
moral seperti wara’ tidak selalu berperan sebagai moderator dalam Theory of
Planned Behavior (TPB). Ini memberikan wawasan baru bahwa pengambilan
keputusan bisnis lebih dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan kapabilitas
daripada aspek normatif moral dalam konteks tertentu.
2. Bagi pelaku UMKM, hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan
dalam mengelola bahan baku perishable lebih penting daripada hanya memiliki
sikap positif atau nilai moral. Oleh karena itu, program intervensi untuk
UMKM sebaiknya berfokus pada penguatan akses sumber daya, peningkatan
keterampilan, dan penyediaan fasilitas penyimpanan yang lebih baik.
3. Pemerintah dan pemangku kepentingan perlu merancang kebijakan yang lebih
mendukung penggunaan bahan baku perishable melalui insentif finansial,
pelatihan bisnis, serta penyediaan infrastruktur yang lebih memadai. Selain itu,
kebijakan yang mengintegrasikan aspek moralitas dalam praktik bisnis perlu
dilakukan secara lebih praktis, misalnya melalui sertifikasi usaha berbasis etika
bisnis Islam.
Ketersediaan
SFEBI2025003838/2025Perpustakaan PusatTersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

38/2025

Penerbit

IAIN BONE : Watampone.,

Deskripsi Fisik

-

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

Skripsi FEBI

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Subyek

Moderasi Wara

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Advanced Search

Gak perlu repot seting ini itu GRATIS SetUp ,Mengonlinekan SLiMS Di Internet Karena pesan web di Desawarna.com Siap : 085740069967

Pilih Bahasa

Gratis Mengonlinekan SLiMS

Gak perlu repot seting ini itu buat mengonlinekan SLiMS.
GRATIS SetUp ,Mengonlinekan SLiMS Di Internet
Karena pesan web di Desawarna.com
Kontak WhatsApp :

Siap : 085740069967

Template Perpustakaan Desawarna

Kami berharap Template SLiMS ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai template SLiMS bagi semua SLiMerS, serta mampu memberikan dukungan dalam pencapaian tujuan pengembangan perpustakaan dan kearsipan.. Aamiin

Top