Komunikasi Intrapersonal dalam Mengatasi Rasa Insecure Mahasiswa KPI IAIN Bone
Luqiana Rahman/702332020039 - Personal Name
Skripsi ini membahas tentang komunikasi intrapersonal dalam mengatasi rasa
insecure mahasiswa KPI IAIN Bone. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui proses
komunikasi intrapersonal mahasiswa KPI IAIN Bone, mengidentifikasi upaya
mahasiswa KPI IAIN Bone dalam mengatasi rasa insecure, dan menganalisis cara
mengoptimalkan komunikasi intrapersonal yang dilakukan mahasiswa KPI IAIN
Bone dalam mengatasi rasa insecure
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan
pendekatan ilmu komunikasi dan psikologi dan menggunakan metode pengumpulan
data melalui, wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun instrumen penelitian
berupa pedoman wawancara, pedoman observasi dan dokumen. Adapun sumber data
dalam penelitian ini adalah 15 orang mahasiswa KPI IAIN Bone Angkatan 2020-
2021 yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Data yang diperoleh
selanjutnya dianalisis menggunakan model analisis data kualitatif yang terdiri dari
tiga tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi intrapersonal mahasiswa
KPI IAIN Bone melalui empat proses yaitu, sensasi, persepsi, memori dan berpikir.
Adapun upaya-upaya yang dilakukan mahasiswa KPI IAIN Bone dalam mengatasi
rasa insecure ialah: aktif dalam organisasi, belajar, mengikuti kegiatan sosial,
melakukan hal yang disukai, serta memotivasi diri. Sedangkan bentuk optimalisasi
komunikasi intrapersonal yang didapatkan oleh mahasiswa KPI IAIN Bone yaitu:
mampu memahami diri, dapat mengelola emosi, dan yang terakhir memperkuat
kesehatan mental.
Implikasi dari penelitian ini, diharapkan memberikan kontribusi sebuah solusi
dalam mengatasi rasa insecure untuk siapapun yang mengalami, terutama pada
mahasiswa.
A. Kesimpulan
Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya
mengenai “Komunikasi Intrapersonal dalam Mengatasi Rasa Insecure Mahasiswa
KPI IAIN Bone” maka dari itu, penulis menarik kesimpulan:
1. Proses komunikasi intrapersonal mahasiswa KPI IAIN Bone dalam mengatasi
rasa insecure melalui beberapa tahapan, sesuai dengan teori yang di paparkan
oleh Jalaludin Rakhmat yaitu sensasi, persepsi, memori dan berpikir.
Walaupun ada sebagian mahasiswa yang tidak melewati keempat tahapan
komunikasi intrapersonal dan tahapan yang terlewati adalah memori.
2. Adapun upaya mahasiswa dalam mengatasi rasa insecurenya dengan berbagai
macam, yaitu: aktif dalam organisasi, belajar, mengikuti kegiatan sosial,
melakukan hal yang disukai hingga memotivasi diri.
3. Bentuk pengoptimalisasian komunikasi intrapersonal yang dilakukan
mahasiswa KPI dalam mengatasi rasa insecure adalah meningkatkan
pemahaman diri, mengelola emosi dan memperkuat kesehatan mental
sehingga menghasilkan konsep diri positif.
B. Implikasi
Melalui hasil penelitian dan kesimpulan yang dilakukan penulis mengenai
komunikasi intrapersonal dalam mengatasi rasa insecure mahasiswa KPI IAIN Bone,
maka penulis menemukan implikasi yaitu:
1. Sebagai mahluk Allah swt yang paling sempurna, kita diwajibkan untuk
mensyukuri apa yang telah berikan kepada kita, baik itu kekurangan atau pun
kelebihan.
2. Untuk para mahasiswa yang masih mengalami rasa insecure dalam dunia
perkuliahan diharapkan untuk senantiasa menilai diri secara positif karena
penilaian diri secara positif akan mendatangkan hal yang positif kembali dan
jangan berlarut-larut dalam rasa insecure, lebih baik mencintai diri sendiri
atau melakukan hal yang disenangi
3. Kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih memperhatikan orang-orang
di sekelilingnya, terutama yang memiliki anak atau teman yang masih kuliah,
tolong untuk di support dalam hal positif, agar dapat mencegah terjadinya hal
yang tidak diinginkan.
insecure mahasiswa KPI IAIN Bone. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui proses
komunikasi intrapersonal mahasiswa KPI IAIN Bone, mengidentifikasi upaya
mahasiswa KPI IAIN Bone dalam mengatasi rasa insecure, dan menganalisis cara
mengoptimalkan komunikasi intrapersonal yang dilakukan mahasiswa KPI IAIN
Bone dalam mengatasi rasa insecure
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan
pendekatan ilmu komunikasi dan psikologi dan menggunakan metode pengumpulan
data melalui, wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun instrumen penelitian
berupa pedoman wawancara, pedoman observasi dan dokumen. Adapun sumber data
dalam penelitian ini adalah 15 orang mahasiswa KPI IAIN Bone Angkatan 2020-
2021 yang ditentukan melalui metode purposive sampling. Data yang diperoleh
selanjutnya dianalisis menggunakan model analisis data kualitatif yang terdiri dari
tiga tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi intrapersonal mahasiswa
KPI IAIN Bone melalui empat proses yaitu, sensasi, persepsi, memori dan berpikir.
Adapun upaya-upaya yang dilakukan mahasiswa KPI IAIN Bone dalam mengatasi
rasa insecure ialah: aktif dalam organisasi, belajar, mengikuti kegiatan sosial,
melakukan hal yang disukai, serta memotivasi diri. Sedangkan bentuk optimalisasi
komunikasi intrapersonal yang didapatkan oleh mahasiswa KPI IAIN Bone yaitu:
mampu memahami diri, dapat mengelola emosi, dan yang terakhir memperkuat
kesehatan mental.
Implikasi dari penelitian ini, diharapkan memberikan kontribusi sebuah solusi
dalam mengatasi rasa insecure untuk siapapun yang mengalami, terutama pada
mahasiswa.
A. Kesimpulan
Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya
mengenai “Komunikasi Intrapersonal dalam Mengatasi Rasa Insecure Mahasiswa
KPI IAIN Bone” maka dari itu, penulis menarik kesimpulan:
1. Proses komunikasi intrapersonal mahasiswa KPI IAIN Bone dalam mengatasi
rasa insecure melalui beberapa tahapan, sesuai dengan teori yang di paparkan
oleh Jalaludin Rakhmat yaitu sensasi, persepsi, memori dan berpikir.
Walaupun ada sebagian mahasiswa yang tidak melewati keempat tahapan
komunikasi intrapersonal dan tahapan yang terlewati adalah memori.
2. Adapun upaya mahasiswa dalam mengatasi rasa insecurenya dengan berbagai
macam, yaitu: aktif dalam organisasi, belajar, mengikuti kegiatan sosial,
melakukan hal yang disukai hingga memotivasi diri.
3. Bentuk pengoptimalisasian komunikasi intrapersonal yang dilakukan
mahasiswa KPI dalam mengatasi rasa insecure adalah meningkatkan
pemahaman diri, mengelola emosi dan memperkuat kesehatan mental
sehingga menghasilkan konsep diri positif.
B. Implikasi
Melalui hasil penelitian dan kesimpulan yang dilakukan penulis mengenai
komunikasi intrapersonal dalam mengatasi rasa insecure mahasiswa KPI IAIN Bone,
maka penulis menemukan implikasi yaitu:
1. Sebagai mahluk Allah swt yang paling sempurna, kita diwajibkan untuk
mensyukuri apa yang telah berikan kepada kita, baik itu kekurangan atau pun
kelebihan.
2. Untuk para mahasiswa yang masih mengalami rasa insecure dalam dunia
perkuliahan diharapkan untuk senantiasa menilai diri secara positif karena
penilaian diri secara positif akan mendatangkan hal yang positif kembali dan
jangan berlarut-larut dalam rasa insecure, lebih baik mencintai diri sendiri
atau melakukan hal yang disenangi
3. Kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih memperhatikan orang-orang
di sekelilingnya, terutama yang memiliki anak atau teman yang masih kuliah,
tolong untuk di support dalam hal positif, agar dapat mencegah terjadinya hal
yang tidak diinginkan.
Ketersediaan
| SFUD20240056 | 56/2024 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
56/2024
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2024
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FUD
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
