Pengaruh Potongan hargaTerhadap Impulse Buying ( Studi Pada Mahasiswa FEBI IAIN Bone)
Helvitianarosa/602022020142 - Personal Name
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Potongan Harga terhadap
Impulse Buying. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif
dengan populasi Mahasiswa FEBI IAIN Bone serta sampel sebanyak 100
responden yang membeli dengan Potongan Harga. Dalam penentuan sampel pada
penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode
purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa
penyebaran kuesioner secara daring melalui google form. Selanjutnya data
penelitian diolah dengan menggunakan software SPSS versi 25 melalui uji
statistik dengan analisis regresi linear sederhana, uji t, dan uji koefisien
determinasi (R2 ). Sebelum uji statistik dilakukan, terlebih dahulu dilakukan uji
instrumen penelitian berupa uji validitas dan reabilitas serta dilanjutkan dengan uji
asumsi klasik yang berupa uji normalitas dan uji Linearitas. Berdasarkan hasil
penelitian diperoleh informasi bahwa: 1) Potongan harga memiliki pengaruh
secara signifikan terhadap Impulse Buying pada mahasiswa FEBI, 2) Potongan
harga mempengaruhi Impulse Buying Sebesar 68,6%.
A. Kesimpulan
Berlandaskan hasil analisis data dari hipotesis dirumuskan, maka bisa
ditarik keimpulan sebagai berikut:
2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh yan positif antara
potongan harga dan Impulse Buying. Hal ini berlandaskan hasil uji hipotesis
yakni nilai thitung sebesar 14.630, nilai ttabel sebesar 1,984 dan nilai signifikansi
0,000. Nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari nilai probabilitas ditetapkan
yakni 0,05 (Sig < 0,05) dan nilai thitung lebih besar dari 1,984 (thitung < ttabel)
maka H0 ditolak Ha duterima, yakni Potongan Harga berpengaruh secar
signifikan terhadap Impulse Buying.
3. Hasil penelitian diperkuat oleh hasil perhitungan diperoleh dari uji koefisien
determinasi, besarnya R Square ialah 0,686. Hasil perhitungan statistic ini
berarti bahwa kemampuan variabel Potongan Harga selama menerangkan
variasi perubahan variabel Impulse Buying sebesar 68,6%, sedangkan sisanya
sebesar 31,4% dipengaruhi oleh variabel lain tidak diselidiki selama
penelitian ini.
B. Implikasi
Berlandaskan hasil penelitian dan pembahasan, maka penulis mengemukakan
saran-saran sebagai berikut:
1. Pola konsumsi masyarakat, terutama di kalangan mahasiswa FEBI IAIN
Bone, perlu diperhatikan agar pengetahuan mengenai prinsip syariat dan
batasan konsumsi dapat diperoleh. Perubahan zaman mengharuskan
pemisahan antara kebutuhan mendasar dan keinginan tidak esensial, dengan
prioritas sebaiknya diberikan pada kebutuhan pokok. Dengan demikian,
penghindaran terhadap perilaku boros dan pemborosan (tabzir) dapat
dilakukan, sering disebabkan oleh fokus pada keinginan semata.
2. Peneliti akan datang dapat menentukan variabel penelitian berdasarkan
indikator ada. Misalnya, untuk indikator potongan harga, dapat mencakup
besarnya potongan, durasi potongan, dan jenis produk mendapatkan
potongan, mengingat bahwa sebagian besar responden setuju dengan
indikator tersebut. Peneliti selanjutnya juga dapat mengeksplorasi variabel
potongan harga dengan menambahkan variabel tambahan untuk memperkaya
penelitian serta memperluas cakupan populasi, misalnya dengan menyertakan
tingkat kabupaten, untuk mendapatkan hasil lebih representatif
Impulse Buying. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif
dengan populasi Mahasiswa FEBI IAIN Bone serta sampel sebanyak 100
responden yang membeli dengan Potongan Harga. Dalam penentuan sampel pada
penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling dengan metode
purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa
penyebaran kuesioner secara daring melalui google form. Selanjutnya data
penelitian diolah dengan menggunakan software SPSS versi 25 melalui uji
statistik dengan analisis regresi linear sederhana, uji t, dan uji koefisien
determinasi (R2 ). Sebelum uji statistik dilakukan, terlebih dahulu dilakukan uji
instrumen penelitian berupa uji validitas dan reabilitas serta dilanjutkan dengan uji
asumsi klasik yang berupa uji normalitas dan uji Linearitas. Berdasarkan hasil
penelitian diperoleh informasi bahwa: 1) Potongan harga memiliki pengaruh
secara signifikan terhadap Impulse Buying pada mahasiswa FEBI, 2) Potongan
harga mempengaruhi Impulse Buying Sebesar 68,6%.
A. Kesimpulan
Berlandaskan hasil analisis data dari hipotesis dirumuskan, maka bisa
ditarik keimpulan sebagai berikut:
2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh yan positif antara
potongan harga dan Impulse Buying. Hal ini berlandaskan hasil uji hipotesis
yakni nilai thitung sebesar 14.630, nilai ttabel sebesar 1,984 dan nilai signifikansi
0,000. Nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari nilai probabilitas ditetapkan
yakni 0,05 (Sig < 0,05) dan nilai thitung lebih besar dari 1,984 (thitung < ttabel)
maka H0 ditolak Ha duterima, yakni Potongan Harga berpengaruh secar
signifikan terhadap Impulse Buying.
3. Hasil penelitian diperkuat oleh hasil perhitungan diperoleh dari uji koefisien
determinasi, besarnya R Square ialah 0,686. Hasil perhitungan statistic ini
berarti bahwa kemampuan variabel Potongan Harga selama menerangkan
variasi perubahan variabel Impulse Buying sebesar 68,6%, sedangkan sisanya
sebesar 31,4% dipengaruhi oleh variabel lain tidak diselidiki selama
penelitian ini.
B. Implikasi
Berlandaskan hasil penelitian dan pembahasan, maka penulis mengemukakan
saran-saran sebagai berikut:
1. Pola konsumsi masyarakat, terutama di kalangan mahasiswa FEBI IAIN
Bone, perlu diperhatikan agar pengetahuan mengenai prinsip syariat dan
batasan konsumsi dapat diperoleh. Perubahan zaman mengharuskan
pemisahan antara kebutuhan mendasar dan keinginan tidak esensial, dengan
prioritas sebaiknya diberikan pada kebutuhan pokok. Dengan demikian,
penghindaran terhadap perilaku boros dan pemborosan (tabzir) dapat
dilakukan, sering disebabkan oleh fokus pada keinginan semata.
2. Peneliti akan datang dapat menentukan variabel penelitian berdasarkan
indikator ada. Misalnya, untuk indikator potongan harga, dapat mencakup
besarnya potongan, durasi potongan, dan jenis produk mendapatkan
potongan, mengingat bahwa sebagian besar responden setuju dengan
indikator tersebut. Peneliti selanjutnya juga dapat mengeksplorasi variabel
potongan harga dengan menambahkan variabel tambahan untuk memperkaya
penelitian serta memperluas cakupan populasi, misalnya dengan menyertakan
tingkat kabupaten, untuk mendapatkan hasil lebih representatif
Ketersediaan
| SFEBI20240148 | 148/2024 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
148/2024
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
