Pengaruh Metode Pembelajaran Role Playing Untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Antar Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SDN 26 Watang Palakka Kabupaten Bone.
Nursanti Samir/862322021034 - Personal Name
Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui Hasil Pengaruh Metode
Pembelajaran Role Playing Untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Antar Siswa Pada
Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SDN 26 Watang Palakka Kabupaten Bone. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan
Quasi-Experimental Designs dengan pola metode Posttest Only Control Design.
Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan pedagogik. Jumlah sampel
21 siswa sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa sebagai kelas kontrol. Data
dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial
melalui aplikasi Microsoft Exel dan Statistical Package Sosial Science (SPSS) versi
27. Adapun hasil penelitian, setelah diterapkannya Metode Pembelajaran Role
Playing Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SDN 26 Watang Palakka terdapat
pengaruh, dapat dibuktikan dengan nilai rata-rata untuk posttest kelas eksperimen
mencapai 53,75. Berdasarkan uji independent sample t-test nilai signifikansi yaitu
0,001 yang berarti lebih < dari 0,05. Maka hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan
H0 ditolak dan H1 diterima.
A. Simpulan
1. Penelitian ini dilakukan di SDN 26 Watang Palakka di Kelas V. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi-Experimental
Designs dengan pola metode Posttest Only control design. Pelaksanaan
penelitian ini dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan, pada pertemuan
pertama dilakukan pengambilan data uji pretest sikap toleransi antar siswa
pada mata pelajaran IPAS materi akulturasi budaya di daerah tempat
tinggal. Selanjutnya, pada pertemuan kedua dan ketiga, diberikan perlakuan
pada kelas eksperimen dengan menggunakan metode pembelajaran Role
Playing sebagai metode penunjang sikap toleransi antar siswa. Pada
pertemuan keempat digunakan untuk keperluan pengambilan data uji
posttest. Data uji posttest ini digunakan untuk mengukur sikap toleransi
antar siswa setelah siswa diberikan perlakuan menggunakan metode
pembelajaran Role Playing.
2. Sikap toleransi antar siswa pada mata pelajaran IPAS materi akulturasi
budaya di daerah tempat tinggal di kelas V SDN 26 watang palakka sesudah
(posttest) menggunakan metode pembelajaran Role Playing, kelas
eksperimen memiliki nilai rata-rata 53,75.
3. Metode pembelajaran Role Playing memberikan pengaruh terhadap sikap
toleransi antar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V materi akulturasi
budaya di daerah tempat tinggal. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil uji
Independent Sample T-Test sikap toleransi antar siswa diperoleh
signifikansi (Sig) 0,001 yang berarti lebih < dari 0,05. Jadi H0 ditolak dan
H1 diterima. Sehingga, Terdapat pengaruh antara metode pembelajaran Role
Playing dengan sikap toleransi antar siswa pada mata pelajaran IPAS di
kelas V SDN 26 watang palakka.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan, kesimpulan dan temuan yang
diperoleh selama proses pelaksaan penelitian, maka peneliti memberikan saran
yang bertujuan agar pelaksaan penelitian selanjutnya yang serupa dengan
penelitian ini bisa berjalan lebih baik. Adapun saran-saran tersebut adalah
sebagai berikut:
1. Mengingat penelitian ini menggunakan metode Non-equivalent control
group design, disarankan untuk penelitian selanjutnya mempertimbangkan
penggunaan metode posttest only control design. Perubahan ini dapat
mengurangi potensi bias akibat perbedaan awal antar kelompok dan lebih
memfokuskan analisis pada pengaruh perlakuan terhadap variabel terukur.
2. Dengan menggunakan metode posttest only control design, penelitian
selanjutnya dapat meningkatkan validitas internal serta mempermudah
interpretasi hasil terkait pengaruh metode role playing dalam meningkatkan
sikap toleransi antar siswa.
Pembelajaran Role Playing Untuk Meningkatkan Sikap Toleransi Antar Siswa Pada
Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SDN 26 Watang Palakka Kabupaten Bone. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan
Quasi-Experimental Designs dengan pola metode Posttest Only Control Design.
Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan pedagogik. Jumlah sampel
21 siswa sebagai kelas eksperimen dan 20 siswa sebagai kelas kontrol. Data
dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial
melalui aplikasi Microsoft Exel dan Statistical Package Sosial Science (SPSS) versi
27. Adapun hasil penelitian, setelah diterapkannya Metode Pembelajaran Role
Playing Pada Mata Pelajaran IPAS di Kelas V SDN 26 Watang Palakka terdapat
pengaruh, dapat dibuktikan dengan nilai rata-rata untuk posttest kelas eksperimen
mencapai 53,75. Berdasarkan uji independent sample t-test nilai signifikansi yaitu
0,001 yang berarti lebih < dari 0,05. Maka hipotesis dalam penelitian ini dinyatakan
H0 ditolak dan H1 diterima.
A. Simpulan
1. Penelitian ini dilakukan di SDN 26 Watang Palakka di Kelas V. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi-Experimental
Designs dengan pola metode Posttest Only control design. Pelaksanaan
penelitian ini dilakukan sebanyak 4 kali pertemuan, pada pertemuan
pertama dilakukan pengambilan data uji pretest sikap toleransi antar siswa
pada mata pelajaran IPAS materi akulturasi budaya di daerah tempat
tinggal. Selanjutnya, pada pertemuan kedua dan ketiga, diberikan perlakuan
pada kelas eksperimen dengan menggunakan metode pembelajaran Role
Playing sebagai metode penunjang sikap toleransi antar siswa. Pada
pertemuan keempat digunakan untuk keperluan pengambilan data uji
posttest. Data uji posttest ini digunakan untuk mengukur sikap toleransi
antar siswa setelah siswa diberikan perlakuan menggunakan metode
pembelajaran Role Playing.
2. Sikap toleransi antar siswa pada mata pelajaran IPAS materi akulturasi
budaya di daerah tempat tinggal di kelas V SDN 26 watang palakka sesudah
(posttest) menggunakan metode pembelajaran Role Playing, kelas
eksperimen memiliki nilai rata-rata 53,75.
3. Metode pembelajaran Role Playing memberikan pengaruh terhadap sikap
toleransi antar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas V materi akulturasi
budaya di daerah tempat tinggal. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil uji
Independent Sample T-Test sikap toleransi antar siswa diperoleh
signifikansi (Sig) 0,001 yang berarti lebih < dari 0,05. Jadi H0 ditolak dan
H1 diterima. Sehingga, Terdapat pengaruh antara metode pembelajaran Role
Playing dengan sikap toleransi antar siswa pada mata pelajaran IPAS di
kelas V SDN 26 watang palakka.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan, kesimpulan dan temuan yang
diperoleh selama proses pelaksaan penelitian, maka peneliti memberikan saran
yang bertujuan agar pelaksaan penelitian selanjutnya yang serupa dengan
penelitian ini bisa berjalan lebih baik. Adapun saran-saran tersebut adalah
sebagai berikut:
1. Mengingat penelitian ini menggunakan metode Non-equivalent control
group design, disarankan untuk penelitian selanjutnya mempertimbangkan
penggunaan metode posttest only control design. Perubahan ini dapat
mengurangi potensi bias akibat perbedaan awal antar kelompok dan lebih
memfokuskan analisis pada pengaruh perlakuan terhadap variabel terukur.
2. Dengan menggunakan metode posttest only control design, penelitian
selanjutnya dapat meningkatkan validitas internal serta mempermudah
interpretasi hasil terkait pengaruh metode role playing dalam meningkatkan
sikap toleransi antar siswa.
Ketersediaan
| STAR20260006 | 03/2026 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
03/2026
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2025
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyah
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
