Pengaruh Prinsip Local Wisdom Bugis Terhadap Perilaku Pedagang Peduli Maslahah UMKM di Kec.Tanete Riattang Kab. Bone
Ahmad Ghozali/602022019032 - Personal Name
Penelitian ini membahas tentang pengaruh prinsip local wisdom bugis
terhadap perilaku pedagang peduli maslahah UMKM di Kec.Tanete Riattang Kab.
Bone. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh prinsip local wisdom bugis
terhadap perilaku pedagang peduli maslahah pelaku UMKM di Kec. Tanete Riattang
Kab. Bone dan untuk mengetahui seberapa besart tingkat pengaruh prinsip local
wisdom bugis terhadap perilaku pedagang peduli maslahah pelaku UMKM di Kec.
Tanete Riattang Kab. Bone.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan
kuantitatif dimana penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah
mengenai pengaruh dan seberapa besar tingkat pengaruh prinsip local wisdom bugis
terhadap perilaku pedagang peduli maslahah. Populasi dalam penelitian ini sebanyak
182 UMKM jenis usaha barang campuran yang berada di Kec.Tanete Riattang
Kab.Bone dan sampel yang digunakan sebanyak 100 UMKM jenis usaha barang
campuran dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel
independen dalam penelitian ini adalah prinsip local wisdom bugis sedangkan
variabel dependen dalam penelitian ini adalah perilaku dagang peduli maslahah.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner dengan
menggunakan skala likert kepada responden lalu kemudian di tabulasi data ke excel,
pengujian outer model, pengujian inner model, dan terakhir uji hipotesis.
Hasil dalam penelitian ini adalah variabel prinsip local wisdom bugis (X)
berpengaruh signifikan terhadap perilaku pedagang peduli maslahah dengan values
0.000. Sementara besar tingkat pengaruh variabel perilaku pedagang peduli Maslahah
(Y) sebesar 0.771 (77,1%), yang artinya nilai tersebut mengindikasikan bahwa
variabel perilaku pedagang peduli maslahah (Y) dapat dijelaskan oleh variabel prinsip
local wisdom bugis (X) sebesar (77,1%) sedangkan sisanya (23,9%) dipengaruhi oleh
variabel lainnya yang tidak terdapat dalam penelitian ini.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil pembahasan maka peneliti mengambil kesimpulan sebagai
berikut
1. Dari hasil penelitian variabel Prinsip Local Wisdom Bugis (X) berpengaruh
signifikan terhadap Perilaku Pedagang Peduli Maslahah (Y). Artinya, pelaku
usaha UMKM di Kec.Tanete Riattang Kab.bone senantiasa dalam perilaku
dagang peduli maslahah masih mengedepankan prinsip local wisdom bugisnya.
2. Berdasarkan hasil pengujian inner model bahwa besar tingkat pengaruhnya
variabel Perilaku Pedagang Peduli Maslahah (Y) sebesar 0.771 (77%), yang
artinya nilai tersebut mengindikasikan bahwa variabel Perilaku Pedagang Peduli
Maslahah (Y) dapat dijelaskan oleh variabel Prinsip Local Wisdom Bugis (X)
sebesar (77%) sedangkan sisanya (23%) dipengaruhi oleh variabel lainnya yang
tidak terdapat dalam penelitian ini.
B. Saran
Beberapa masukan yang dapat diperimbangkan oleh pihak terkait dengan
adanya temuan dari peneliti ini yakni:
1. Sebagai pelaku UMKM yang memiliki perilaku dagang yang baik seharusnya
menerapkan sikap jujur, Amanah, Tepat Menimbang, Menjauhi Praktik Gharar,
Tidak Melakukan Penimbunan Barang, Tidak Melakukan Al-Ghab dan Tadlis
yakni penipuan yang dilakukan oleh pihak penjual atau pembeli dengan cara
menyembunyikan kecacatan ketika terjadi transaksi, Dan juga harus Saling
Menguntungkan sesama pedagang maupun pembeli.
2. Mengingat bahwa ada pengaruh signifikan prinsip local wisdom bugis terhadap
Perilaku Pedagang Peduli Maslahah, maka diharapkan kepada pelaku UMKM di
Kec. Tanete Riattang Kab. Bone untuk dapat mempertahankan prinsipnya dalam
berdagang agar nantinya praktik menjual barang baik mutunya dan juga tidak
merugikan pembeli maupun pedagang lainnya.
terhadap perilaku pedagang peduli maslahah UMKM di Kec.Tanete Riattang Kab.
Bone. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh prinsip local wisdom bugis
terhadap perilaku pedagang peduli maslahah pelaku UMKM di Kec. Tanete Riattang
Kab. Bone dan untuk mengetahui seberapa besart tingkat pengaruh prinsip local
wisdom bugis terhadap perilaku pedagang peduli maslahah pelaku UMKM di Kec.
Tanete Riattang Kab. Bone.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan
kuantitatif dimana penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah
mengenai pengaruh dan seberapa besar tingkat pengaruh prinsip local wisdom bugis
terhadap perilaku pedagang peduli maslahah. Populasi dalam penelitian ini sebanyak
182 UMKM jenis usaha barang campuran yang berada di Kec.Tanete Riattang
Kab.Bone dan sampel yang digunakan sebanyak 100 UMKM jenis usaha barang
campuran dengan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel
independen dalam penelitian ini adalah prinsip local wisdom bugis sedangkan
variabel dependen dalam penelitian ini adalah perilaku dagang peduli maslahah.
Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner dengan
menggunakan skala likert kepada responden lalu kemudian di tabulasi data ke excel,
pengujian outer model, pengujian inner model, dan terakhir uji hipotesis.
Hasil dalam penelitian ini adalah variabel prinsip local wisdom bugis (X)
berpengaruh signifikan terhadap perilaku pedagang peduli maslahah dengan values
0.000. Sementara besar tingkat pengaruh variabel perilaku pedagang peduli Maslahah
(Y) sebesar 0.771 (77,1%), yang artinya nilai tersebut mengindikasikan bahwa
variabel perilaku pedagang peduli maslahah (Y) dapat dijelaskan oleh variabel prinsip
local wisdom bugis (X) sebesar (77,1%) sedangkan sisanya (23,9%) dipengaruhi oleh
variabel lainnya yang tidak terdapat dalam penelitian ini.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil pembahasan maka peneliti mengambil kesimpulan sebagai
berikut
1. Dari hasil penelitian variabel Prinsip Local Wisdom Bugis (X) berpengaruh
signifikan terhadap Perilaku Pedagang Peduli Maslahah (Y). Artinya, pelaku
usaha UMKM di Kec.Tanete Riattang Kab.bone senantiasa dalam perilaku
dagang peduli maslahah masih mengedepankan prinsip local wisdom bugisnya.
2. Berdasarkan hasil pengujian inner model bahwa besar tingkat pengaruhnya
variabel Perilaku Pedagang Peduli Maslahah (Y) sebesar 0.771 (77%), yang
artinya nilai tersebut mengindikasikan bahwa variabel Perilaku Pedagang Peduli
Maslahah (Y) dapat dijelaskan oleh variabel Prinsip Local Wisdom Bugis (X)
sebesar (77%) sedangkan sisanya (23%) dipengaruhi oleh variabel lainnya yang
tidak terdapat dalam penelitian ini.
B. Saran
Beberapa masukan yang dapat diperimbangkan oleh pihak terkait dengan
adanya temuan dari peneliti ini yakni:
1. Sebagai pelaku UMKM yang memiliki perilaku dagang yang baik seharusnya
menerapkan sikap jujur, Amanah, Tepat Menimbang, Menjauhi Praktik Gharar,
Tidak Melakukan Penimbunan Barang, Tidak Melakukan Al-Ghab dan Tadlis
yakni penipuan yang dilakukan oleh pihak penjual atau pembeli dengan cara
menyembunyikan kecacatan ketika terjadi transaksi, Dan juga harus Saling
Menguntungkan sesama pedagang maupun pembeli.
2. Mengingat bahwa ada pengaruh signifikan prinsip local wisdom bugis terhadap
Perilaku Pedagang Peduli Maslahah, maka diharapkan kepada pelaku UMKM di
Kec. Tanete Riattang Kab. Bone untuk dapat mempertahankan prinsipnya dalam
berdagang agar nantinya praktik menjual barang baik mutunya dan juga tidak
merugikan pembeli maupun pedagang lainnya.
Ketersediaan
| SFEBI20230109 | 109/2023 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
109/2023
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
