Hidayah Dalam Perspektif Al-Qur'an

No image available for this title
Skripsi ini membahas tentang hidayah dengan perspektif Al-Qur’an dengan
menelusuri dan melakukan elaborasi terhadap ayat-ayat di dalam Al-Qur’an dengan
menggunakan tinjauan ilmu tafsir. Dengan fokus masalah pada ayat-ayat yang
berbicara tentang hidayah dan bagaimana hakikat hidayah.
Dalam menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan pendekatan Tafsir
dan pendekatan Teologi. Penelitian ini tergolong library research. Pengumpulan data
dilakukan dengan mengutip, menyadur dan menganalisis literatur-literatur yang
representatif dan relevan dengan masalah yang dibahas, kemudian mengulas dan
menyimpulkannya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat ratusan ayat di dalam Al-Qur’an
yang berbicara tentang hidayah. Juga hakikat hidayah dalam perspektif Al-Qur’an
adalah petunjuk yang datang atas kehendak Allah untuk menerima seruan Islam dan
usaha dalam mengimani-Nya serta tunduk kepada ketentuan-Nya, sehingga hati
merasa lapang dengan adanya rasa ketenangan yang dirasakan oleh hati, sehingga
terhindarlah segala penghalang yang dapat membawa kepada kesesatan. Adapun
wujud dari hidayah yakni dada yang lapang adalah isyarat kepada suatu kekuatan
untuk menerima dan menemukan kebenaran hikmah serta kekuatan untuk menahan
diri dari keinginan hawa nafsu dan kemarahan, dan dada yang sesak adalah rusaknya
fitrah karena syirik dan kotornya jiwa karena dosa-dosa dankejahatan, maka dada
menjadi sangat sempit. Maka dari itu, urgensi hidayah yakni hidayah sebagai jalan
kebenaran yaitu adanya kelapangan dada untuk menerima Islam sebagai petunjuk
atau jalan kebenaran dan hidayah sebagai keringanan dan kemudahan dalam beriman
yaitu usaha dalam memohon kepada Allah agar ditunjukkan, dibukakan dada dan
dibukakan mata hati menerima kebenaran untuk menambah iman. Implikasi dari
penelitian ini adalah bahwa, ketika manusia mengalami kesalahan (tersesat) dalam
memahami hakikat agama juga dalam menggunakan indera serta akalnya maka dalam
hal ini manusia membutuhkan pertolongan khusus dari Allah swt yakni hidayah. Oleh
karenanya, kita selalu diperintahkan untuk memohon agar senantiasa ditetapkan
dalam jalan (agama) yang benar dan diridhai-Nya.
A. Kesimpulan
1. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa di dalam Al-Qur’an
terdapad ratusan ayat yang berbicara tentang hidayah dan yang paling popular
adalah Q.S. Al-An’am [6]: 125.
2. Hakikat hidayah adalah bimbingan dari Allah swt bagi manusia dalam
menjalani kehidupan. Baik fungsinya untuk keselamatan fisik maupun psycis .
Hidayah adalah petunjuk yang datang atas kehendak Allah untuk menerima
seruan Islam dan usaha dalam mengimani-Nya serta tunduk kepada ketentuan-
Nya, sehingga hati merasa lapang dengan adanya rasa ketenangan dan
kegembiraan yang dirasakan oleh hati, sehingga terhindarlah segala
penghalang yang dapat membawa kepada kesesatan. Manusia adalah makhluk
yang lemah, karenanya ia membutuhkan hidayah atau bimbingan. Dalam
Islam hidayah dan bimbingan adalah karunia Allah swt yang harus dicari dan
dikelola oleh manusia dan dalam al-Qur'an telah disebutkan cara untuk
mendapatkannya. Oleh karena itu setiap manusia berkewajiban untuk
menjemput hidayah. Maka dari itu, hakikat hidayah adalah bimbingan dari
Allah swt bagi manusia dalam menjalani kehidupan. Baik fungsinya untuk
keselamatan fisik maupun psycis . Hidayah adalah petunjuk yang datang atas
kehendak Allah untuk menerima seruan Islam dan usaha dalam mengimani-
Nya serta tunduk kepada ketentuan-Nya, sehingga hati merasa lapang dengan
adanya rasa ketenangan dan kegembiraan yang dirasakan oleh hati, sehingga
terhindarlah segala penghalang yang dapat membawa kepada kesesatan.
B. Saran
Sebagai penutup dari skripsi ini, penulis ingin mengingatkan kepada
pembaca terutama bagi diri pribadi penulis bahwa, ketika manusia mengalami
kesalahan (tersesat) dalam memahami hakikat agama juga dalam menggunakan
indera serta akalnya maka dalam hal ini manusia membutuhkan pertolongan
khusus dari Allah swt yakni hidayah. Oleh karenanya, kita selalu diperintahkan
untuk memohon agar senantiasa ditetapkan dalam jalan (Agama) yang benar dan
diridhai-Nya.
Maka penulis mengharapkan pada pembaca untuk senantiasa berpegang
teguh keapda dua pegangan Rasulullah saw yaitu al-Qur’an dan sunnah. Karena
hidayah datangnya dari Allah maka Al-Qur’an yang merupakan wahyu Allah,
pedoman bagi umat manusia dalam menempuh kehidupannya untuk mendapatkan
hidayah Allah. Sebagai pedoman hidup bagi manusia al-Qur’an berisikan
hidayah, pelajaran, bukti kebenaran, obat bagi jiwa dan rahmat sehingga
dengannya al-Qur’an dapat membimbing umat manusia memperoleh kebahagiaan
dunia dan akhirat.
Dalam penulisan skripsi ini, penulis merasa masih jauh dari
kesempurnaan. Untuk itu, penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang
bersifat membangun.
Ketersediaan
SFUD2022005757/2022Perpustakaan PusatTersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

57/2022

Penerbit

IAIN BONE : Watampone.,

Deskripsi Fisik

-

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

Skripsi FUD

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Subyek

Hidayah

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Advanced Search

Gak perlu repot seting ini itu GRATIS SetUp ,Mengonlinekan SLiMS Di Internet Karena pesan web di Desawarna.com Siap : 085740069967

Pilih Bahasa

Gratis Mengonlinekan SLiMS

Gak perlu repot seting ini itu buat mengonlinekan SLiMS.
GRATIS SetUp ,Mengonlinekan SLiMS Di Internet
Karena pesan web di Desawarna.com
Kontak WhatsApp :

Siap : 085740069967

Template Perpustakaan Desawarna

Kami berharap Template SLiMS ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai template SLiMS bagi semua SLiMerS, serta mampu memberikan dukungan dalam pencapaian tujuan pengembangan perpustakaan dan kearsipan.. Aamiin

Top