Eksistensi Ikatan Dai Muda Indonesia Kabupaten Bone Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Masyarakat
Ahmad Fajrin Syam/03.17.2111 - Personal Name
Skripsi ini membahas tentang “Eksistensi Ikatan Dai Muda Indonesia Kabupaten Bone
Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Masyarakat”. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui apa saja bentuk-bentuk kegiatan Ikatan Dai Muda dalam
mengembangan dakwah di Kabupaten Bone , dan bagaimana metode atau strategi
Ikatan Dai Muda dalam meningkatkan pemahaman keagamaan di Kabupaten Bone.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deksriptif kualitatif yaitu penelitian
yang menunjukkan kualitas mutu sesuatu yang ada, baik keadaan, proses, peristiwa,
atau kejadian dan lainnnya dan dinyatakan dalam bentuk pernyataan atau berupa kata-
kata. Kemudian dianalisis dengan pendekatan Dakwah, Sosiologi dan Normatif.
Sedangkan instrument yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pedoman
wawancara, observasi dan dokumentasi untuk memperoleh data yang dibutuhkan.
Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu Ikatan Dai Muda Kabupaten Bone. Data
yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis data interaktif yang terdiri dari
tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Bentuk-bentuk kegiatan Ikatan Dai Muda
dalam mengembangan dakwah di Kabupaten Bone ialah ceramah, demonstrasi, tanya
jawab dan diskusi. Khutbah Jumat dan sharing tentang keislaman menjadi kegiatan
rutin dan wajib dilaksanakan oleh IDMI Bone, kegiatan lain yang dilakukan yakni
Safari Dakwah yang dilakukan di desa-desa dengan bekerja sama dengan pemerintah
setempat. 2) Ada 3 metode atau strategi yang dilakukan IDMI Kabupaten Bone untuk
meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat yakni Dakwah bil Hikmah, Dakwah
bil Mau’izhatil Hasanah, dan Dakwah bil Mujadalah dan metode tersebut membuat
pemahaman keagaaman masyarakat Kabupaten Bone meningkat karena pendekataan
yang digunakan dalam metode tersebut langsung menyentuh kepada masyarakat. IDMI
menjadi wadah untuk menyebarkan ajaran-ajaran Islam, memberikan pemahaman yang
baik tentang Islam. Mulai dari segi menjaga keimanan, berani dan percaya diri
menyuarakan hal-hal tentang islam dan berdakwah di jalan Allah.
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan dari bab sebelumnya maka di tarik
kesimpulan sebagai berikut:
1. Bentuk-bentuk kegiatan Ikatan Dai Muda dalam mengembangan dakwah di
Kabupaten Bone ialah ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan diskusi.
Khutbah Jumat dan sharing tentang keIslaman menjadi kegiatan rutin dan
wajib dilaksanakan oleh IDMI Bone, kegiatan lain yang dilakukan yakni
Safari Dakwah yang dilakukan di desa-desa dengan bekerja sama dengan
pemerintah setempat.
2. Ada 3 metode atau strategi yang dilakukan IDMI Kabupaten Bone untuk
meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat yakni Dakwah
bil Hikmah, Dakwah bil Mau’izhatil Hasanah, dan Dakwah bil Mujadalah
dan metode tersebut membuat pemahaman keagaaman masyarakat
Kabupaten Bone meningkat karena pendekataan yang digunakan dalam
metode tersebut langsung menyentuh kepada masyarakat. IDMI menjadi
wadah untuk menyebarkan ajaran-ajaran Islam, memberikan pemahaman
yang baik tentang Islam. Mulai dari segi menjaga keimanan, berani dan
percaya diri menyuarakan hal-hal tentang Islam dan berdakwah di jalan
Allah.
B. Implikasi
Adapun implikasi yang penulis harapkan dalam penelitian ini adalah:
1. Untuk Ikatan Dai Muda yang memberikan pembinaan agama kepada
masyarakat Kabupaten Bone semoga terus dapat melakukan perbaikan dan
evaluasi terhadap masyarakat Kabupaten Bone.
2. Untuk peneliti selanjutnya lebih mengefektifkan pelaksanaan program kegiatan
pembinaan keagamaannya untuk para siswa, misalnya dari segi waktu dengan
memulai dengan tepat waktu dan mengakhiri tepat waktu.
Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Masyarakat”. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui apa saja bentuk-bentuk kegiatan Ikatan Dai Muda dalam
mengembangan dakwah di Kabupaten Bone , dan bagaimana metode atau strategi
Ikatan Dai Muda dalam meningkatkan pemahaman keagamaan di Kabupaten Bone.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deksriptif kualitatif yaitu penelitian
yang menunjukkan kualitas mutu sesuatu yang ada, baik keadaan, proses, peristiwa,
atau kejadian dan lainnnya dan dinyatakan dalam bentuk pernyataan atau berupa kata-
kata. Kemudian dianalisis dengan pendekatan Dakwah, Sosiologi dan Normatif.
Sedangkan instrument yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pedoman
wawancara, observasi dan dokumentasi untuk memperoleh data yang dibutuhkan.
Adapun sumber data dalam penelitian ini yaitu Ikatan Dai Muda Kabupaten Bone. Data
yang diperoleh dianalisis menggunakan model analisis data interaktif yang terdiri dari
tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Bentuk-bentuk kegiatan Ikatan Dai Muda
dalam mengembangan dakwah di Kabupaten Bone ialah ceramah, demonstrasi, tanya
jawab dan diskusi. Khutbah Jumat dan sharing tentang keislaman menjadi kegiatan
rutin dan wajib dilaksanakan oleh IDMI Bone, kegiatan lain yang dilakukan yakni
Safari Dakwah yang dilakukan di desa-desa dengan bekerja sama dengan pemerintah
setempat. 2) Ada 3 metode atau strategi yang dilakukan IDMI Kabupaten Bone untuk
meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat yakni Dakwah bil Hikmah, Dakwah
bil Mau’izhatil Hasanah, dan Dakwah bil Mujadalah dan metode tersebut membuat
pemahaman keagaaman masyarakat Kabupaten Bone meningkat karena pendekataan
yang digunakan dalam metode tersebut langsung menyentuh kepada masyarakat. IDMI
menjadi wadah untuk menyebarkan ajaran-ajaran Islam, memberikan pemahaman yang
baik tentang Islam. Mulai dari segi menjaga keimanan, berani dan percaya diri
menyuarakan hal-hal tentang islam dan berdakwah di jalan Allah.
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan dari bab sebelumnya maka di tarik
kesimpulan sebagai berikut:
1. Bentuk-bentuk kegiatan Ikatan Dai Muda dalam mengembangan dakwah di
Kabupaten Bone ialah ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan diskusi.
Khutbah Jumat dan sharing tentang keIslaman menjadi kegiatan rutin dan
wajib dilaksanakan oleh IDMI Bone, kegiatan lain yang dilakukan yakni
Safari Dakwah yang dilakukan di desa-desa dengan bekerja sama dengan
pemerintah setempat.
2. Ada 3 metode atau strategi yang dilakukan IDMI Kabupaten Bone untuk
meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat yakni Dakwah
bil Hikmah, Dakwah bil Mau’izhatil Hasanah, dan Dakwah bil Mujadalah
dan metode tersebut membuat pemahaman keagaaman masyarakat
Kabupaten Bone meningkat karena pendekataan yang digunakan dalam
metode tersebut langsung menyentuh kepada masyarakat. IDMI menjadi
wadah untuk menyebarkan ajaran-ajaran Islam, memberikan pemahaman
yang baik tentang Islam. Mulai dari segi menjaga keimanan, berani dan
percaya diri menyuarakan hal-hal tentang Islam dan berdakwah di jalan
Allah.
B. Implikasi
Adapun implikasi yang penulis harapkan dalam penelitian ini adalah:
1. Untuk Ikatan Dai Muda yang memberikan pembinaan agama kepada
masyarakat Kabupaten Bone semoga terus dapat melakukan perbaikan dan
evaluasi terhadap masyarakat Kabupaten Bone.
2. Untuk peneliti selanjutnya lebih mengefektifkan pelaksanaan program kegiatan
pembinaan keagamaannya untuk para siswa, misalnya dari segi waktu dengan
memulai dengan tepat waktu dan mengakhiri tepat waktu.
Ketersediaan
| SFUD20220048 | 48/2022 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
48/2022
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FUD
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
