Sistem Pendistribusian Subsidi Beras Miskin dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Syariah (Studi pada Desa Sanrangeng Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone)
Azatul Azizah/0.118.3051 - Personal Name
Skripsi ini membahas tentang sistem pendistribusian subsidi beras miskin dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat ditinjau dari perspektif ekonomi syariah.
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui sistem distribusi subsidi beras miskin di Desa
Sanrangeng Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone, mengetahui apakah subsidi
beras miskin dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sanrangeng
Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone dan mengetahui perspektif ekonomi syariah
tentang subsidi beras miskin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa
Sanrangeng Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan
pendekatan kualitatif. Data dan sumber data penelitian menggunakan data primer dan
data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini
adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil
penelitian ini yaitu (1) sistem distribusi subsidi beras miskin di Desa Sanrangeng
Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone belum maksimal pelaksanaannya karena
tidak tepat sasaran, tidak tepat waktu, tidak tepat kualitas, dan tidak tepat
administrasi. (2) Subsidi beras miskin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
desa Sanrangeng kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone yaitu belum bisa
meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika diukur dengan pengurangan beban
pengeluaran dengan terpenuhinya kebutuhan dasar dan belum bisa meningkatkan
ketahanan pangan keluarga. (3) Subsidi beras miskin dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat perspektif ekonomi syariah yaitu jika dilihat dari nilai-nilai
dasar ekonomi syariah belum dapat dikatakan adil dan tanggung jawab. Namun hanya
sebagai bentuk jaminan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat agar
tercipta hubungan yang baik.
A. Kesimpulan
Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa:
1. Sistem distribusi beras miskin di desa Sanrangeng Kecamatan Dua Boccoe
Kabupaten Bone belum efektif pelaksanaannya karena hanya dapat
memenuhi 2 indikator yaitu tepat jumlah dan tepat harga. Sedangkan tepat
sasaran, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat administrasi belum terpenuhi.
2. Subsidi beras miskin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa
Sanrangeng kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone yaitu belum bisa
meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika diukur dengan pengurangan
beban pengeluaran dengan terpenuhinya kebutuhan dasar dan belum bisa
meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
3. Subsidi beras miskin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
perspektif ekonomi syariah dilihat dari nilai-nilai dasar ekonomi syariah
belum dapat dikatakan adil dan tanggung jawab. Namun hanya sebagai
bentuk jaminan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat agar
tercipta hubungan yang baik.
B. Implikasi
Berdasarkan kesimpulan di atas, maka penulis memberikan saran sebagai
berikut.
1. Aparat desa hendaknya bersikap bijaksana dalam membagikan beras miskin
yaitu dibagikan kepada masyarakat yang benar-benar miskin agar tepat
sasaran sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
2. Pemerintah hendaknya menambah jumlah subsidi beras miskin kepada
masyarakat agar bisa berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
3. Pemerintah dan aparat desa sebaiknya merubah kebijakan subsidi beras
miskin agar pelaksanaannya sesuai dengan perspektif ekonomi syariah.
meningkatkan kesejahteraan masyarakat ditinjau dari perspektif ekonomi syariah.
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui sistem distribusi subsidi beras miskin di Desa
Sanrangeng Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone, mengetahui apakah subsidi
beras miskin dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sanrangeng
Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone dan mengetahui perspektif ekonomi syariah
tentang subsidi beras miskin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa
Sanrangeng Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan
pendekatan kualitatif. Data dan sumber data penelitian menggunakan data primer dan
data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini
adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil
penelitian ini yaitu (1) sistem distribusi subsidi beras miskin di Desa Sanrangeng
Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone belum maksimal pelaksanaannya karena
tidak tepat sasaran, tidak tepat waktu, tidak tepat kualitas, dan tidak tepat
administrasi. (2) Subsidi beras miskin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
desa Sanrangeng kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone yaitu belum bisa
meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika diukur dengan pengurangan beban
pengeluaran dengan terpenuhinya kebutuhan dasar dan belum bisa meningkatkan
ketahanan pangan keluarga. (3) Subsidi beras miskin dalam meningkatkan
kesejahteraan masyarakat perspektif ekonomi syariah yaitu jika dilihat dari nilai-nilai
dasar ekonomi syariah belum dapat dikatakan adil dan tanggung jawab. Namun hanya
sebagai bentuk jaminan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat agar
tercipta hubungan yang baik.
A. Kesimpulan
Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa:
1. Sistem distribusi beras miskin di desa Sanrangeng Kecamatan Dua Boccoe
Kabupaten Bone belum efektif pelaksanaannya karena hanya dapat
memenuhi 2 indikator yaitu tepat jumlah dan tepat harga. Sedangkan tepat
sasaran, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat administrasi belum terpenuhi.
2. Subsidi beras miskin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa
Sanrangeng kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone yaitu belum bisa
meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika diukur dengan pengurangan
beban pengeluaran dengan terpenuhinya kebutuhan dasar dan belum bisa
meningkatkan ketahanan pangan keluarga.
3. Subsidi beras miskin dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
perspektif ekonomi syariah dilihat dari nilai-nilai dasar ekonomi syariah
belum dapat dikatakan adil dan tanggung jawab. Namun hanya sebagai
bentuk jaminan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat agar
tercipta hubungan yang baik.
B. Implikasi
Berdasarkan kesimpulan di atas, maka penulis memberikan saran sebagai
berikut.
1. Aparat desa hendaknya bersikap bijaksana dalam membagikan beras miskin
yaitu dibagikan kepada masyarakat yang benar-benar miskin agar tepat
sasaran sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
2. Pemerintah hendaknya menambah jumlah subsidi beras miskin kepada
masyarakat agar bisa berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
3. Pemerintah dan aparat desa sebaiknya merubah kebijakan subsidi beras
miskin agar pelaksanaannya sesuai dengan perspektif ekonomi syariah.
Ketersediaan
| SFEBI20220182 | 182/2022 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
182/2022
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
