Peranan Organisasi Rohis Dalam Mencegah Pemahaman Radikal Pada Peserta Didik Di SMK Negeri 7 Bone

No image available for this title
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peranan organisasi
Rohis berdasarkan Peraturan Menteri Agama 912 di SMK Negeri 7 Bone, bagaimana
upaya pencegahan paham radikal di SMK Negeri 7 Bone dan bagaimana peranan
organisasi Rohis dalam mencegah paham radikal di SMK Negeri & Bone.
Penelitian
ini
adalah
penelitian
kualitatif
yang
ditujukan
untuk
mendeskripsikan dan menganalisis peran organisasi Rohis dalam mencegah
pemahaman radikal, adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan
manajeman,
pendekatan
sosiologis
dan
menggunakan
teknik
wawancara,
dokumentasi, dan observasi Adapun yang menjadi sumber data primer dalam skripsi
ini yakni kepala sekolah, Pembina Rohis dan peserta didik dan adapun teknik
pengelola data yaitu tahap reduksi, penyajian data (display dat),Triangulasi data dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian dari peneliti tentang peranan organisasi Rohis dalam mencegah
pemahaman radikal pada peserta didik di SMK Negeri 7 Bone. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa Sikap kepribadian, dalam menanamkan nilai-nilai agamis sudah
cukup baik. Hal tersebut dapat dibuktikan dari pernyataan yang diungkapkan oleh
narasumber bahwa dalam menanamkan nilai-nilai agamis yaitu memberikan pelajaran
kepada peserta didik bukan sekedar memberikan saja, akan tetapi disertai dengan
pengamplikasian dan menjadi contoh yang baik. Berjiwa sosial, bahwa kegiatan-
kegiatan Rohis yang dilakukan di SMK Negeri 7 Bone sudah cukup baik. Kegiatan-
kegiatan yang dilakukan cukup menarik. Hal tersebut bagi peneliti sendiri mampu
mencegah hal-hal yang bersifat radikal. Berjiwa kepemimpinan, dalam memberikan
sikap nasionalis dapat dilakukan dengan melaksanakan upacara bendera setiap hari
senin, menghormati jasa-jasa pahlawan dengan cara menjaga fasilitas kelas,
menghormati guru serta masih banyak lagi.Dengan sifat nasionalisme ini peserta
didik diharapkan mampu mengaplikasikan pada kehidupan sehari-hari sehingga dapat
mencegah pemahaman radikal Adapun upaya pencegahan pemahaman radikal yaitu
memberikan pembelajaran serta penguatan pembelajaran melalui kegiatan-kegiatan
dan kajian-kajian yang dilaksanakan oleh organisasi Rohis itu sendiri dan
pelaksanaan organisasi Rohis sudah sesuai dengan peraturan menteri agama (PMA)
912
A. Simpulan
Adapun peran organisasi Rohis berdasarkan Peraturan Menteri Agama 912
di SMK Negeri 7 Bone yakni: Sikap kepribadian, dalam menanamkan nilai-nilai
agamis sudah cukup baik. Hal tersebut dapat dibuktikan dari pernyataan yang
diungkapkan oleh narasumber bahwa dalam menanamkan nilai-nilai agamis bapak
Mulyadi memberikan pelajaran kepada peserta didik bukan sekedar meberikan saja,
akan tetapi disertai dengan pengamplikasian dan menjadi contoh yang baik. Berjiwa
sosial: bahwa kegiatan-kegiatan Rohis yang dilakukan di Smk Negeri 7 Bone sudah
cukup baik. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan cukup menarik. Hal tersebut bagi
peneliti sendiri mampu mencegah hal-hal yang bersifat radikal. Berjiwa
kepemimpinan, dalam memberikan sikap nasionalis dapat dilakukan dengan
melaksankan upacara bendera setiap hari senin, menghormati jasa-jasa pahlawan
dengan cara menjaga fasilitas kelas, menghormati guru serta masih banyak lagi.
Dengan sifat nasionalisme ini peserta didik diharapkan mampu mengaplikasikan pada
kehidupan sehari-hari sehingga dapat mencegah pemahaman radikal. Penguatan
pembelajaran berbasis pengamatan, lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat
sangat berperan penting dalam penguatan pembelajaran berbasis pengamatan. Karena
peserta didik akan belajar banyak hal dari lingkungan tersebut, baik dari cara berpikir
maupun perilakunya dalam kehidupan sehari-hari.
Ada beberapa hal yang membuat paham radikal dapat terjadi diantaranya
yaitu Fanatik terhadap satu pendapat, bahwa fanatik dalam satu pendapat yang
menganggap kelompoknya paling benar memang sering terjadi di Smk Negeri 7 Bone
karena adanya peserta didik yang memiliki pemahaman yang berbeda dan tidak mau
mengalah dan cara pencegahannya yaitu menanamkan sikap toleran dalam
berinteraksi, saling menghargai dalam berpendapat dan memberikan arahan-arahan
yang bersifat positif. Mempersulit segala sesuatu yang sebenarnya mudah, bahwa
keegoisan peserta didik dapat menimbulkan pemahaman-pemahaman ekstrim salah
satunya yaitu berusaha mengomandoi para peserta didik untuk hidup berdasarkan
aturannya. Keras dalam berinteraksi, adalah perilaku yang cukup sulit untuk ditangani
karena sudah menganggap diri mereka sudah benar. Namun, bapak selaku pembina
Rohis tetap selalu mengarahkan dengan baik kepada siswanya lewat kajian-kajian
serta kegiatan-kegiatan yang mendukung dan bermanfaat bagi peserta didik agar
peserta didik bisa membedakan mana yang baik dan buruknya suatu perilaku serta
tidak mudah dalam mengkafirkan sesuatu yang tidak sesuai dengan pemahaman yang
mereka yakini.
Dalam lingkungan baik dari lingkungan sekolah maupun lingkungan
masyarakat, perbedaan pendapat sering kali terjadi termasuk berpaham radikal. Paham
radikal dalam suatu masyarakat sebaiknya tidak ada karena orang berpaham radikal
biasanya bersikap ekstrim, menganggap kelompoknya paling benar, mengkafirkan
pendapat orang lain, dan lain-lain. Maka dari itu perlu adanya lembaga-lembaga yang
harus membendung atau mencegah timbulnya paham-paham radikal baik dari
lingkungan keluarga, masyarakat maupun sekolah yang menjadi titik awal dari karakter
peserta didik. Untuk itu hal-hal yang perlu dilakukan dalam upaya mencegah
terjadinya paham-paham radikal khususnya kepada peserta didik di SMK Negeri 7
Bone. Ada beberapa lembaga yang mempunyai peran untuk mencegah pemahaman
radikal di sekolah salah satunya kegiatan ekstrakulikuler sekolah khususnya
ekstrakulikuler organisasi Rohis.
B. Implikasi
Setelah penulis menguraikan simpulan diatas, maka dibawah ini akan
diuraikan implikasi penelitian yang berisi saran-saran. Adapaun saran-saran yang
penulis maksud sebagai berikut :
1. Kepala sekolah perlu terus mengawasi dan memberikan pemahaman kepada
peserta didik dalam bidang keagamaan guna untuk mencegah masuknya paham
radikal dalam lingkup sekolah.
2. Untuk pembina organisasi Rohis perlu adanya bimbingan rutin yang diberikan
kepada peserta didik khususnya organisasi Rohis dalam mengembangkan nilai-
nilai keagamaan dan melakukan kajian-kajian yang bermanfaat bagi peserta
didik agar mampu membendung masuknya paham-paham radikal.
Ketersediaan
STAR20200308308/2020Perpustakaan PusatTersedia
Informasi Detil
Judul Seri

-

No. Panggil

308/2020

Penerbit

IAIN BONE : Watampone.,

Deskripsi Fisik

-

Bahasa

Indonesia

ISBN/ISSN

-

Klasifikasi

Skripsi Tarbiyah

Informasi Detil
Tipe Isi

-

Tipe Media

-

Tipe Pembawa

-

Edisi

-

Subyek

rohis

Info Detil Spesifik

-

Pernyataan Tanggungjawab
Tidak tersedia versi lain

Advanced Search

Gak perlu repot seting ini itu GRATIS SetUp ,Mengonlinekan SLiMS Di Internet Karena pesan web di Desawarna.com Siap : 085740069967

Pilih Bahasa

Gratis Mengonlinekan SLiMS

Gak perlu repot seting ini itu buat mengonlinekan SLiMS.
GRATIS SetUp ,Mengonlinekan SLiMS Di Internet
Karena pesan web di Desawarna.com
Kontak WhatsApp :

Siap : 085740069967

Template Perpustakaan Desawarna

Kami berharap Template SLiMS ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sebagai template SLiMS bagi semua SLiMerS, serta mampu memberikan dukungan dalam pencapaian tujuan pengembangan perpustakaan dan kearsipan.. Aamiin

Top