Optimalisasi Peran Guru Sebagai Teladan Dalam Manajemen Pembinaaan Kesiswaan Di SMPN 1 Patimpeng
Sarnila/862312019059 - Personal Name
Skripsi ini membahas mengenai Optimalisasi Peran Guru Sebagai Teladan dalam
Manajemen Pembinaan Kesiswaan Di SMPN 1 patimpeng. Penelitian ini
bertujuan Untuk mengetahui Peran guru sebagai teladan di SMPN 1 Patimpeng,
Untuk Mengetahui manajemen pembinaan kesiswaan di SMPN 1 Patimpeng dan
Untuk mengetahui optimalisasi peran guru sebagai teladan dalam manajemen
pembinaan kesiswaan di SMPN 1 Patimpeng. Jenis penelitian yang digunakan
yaitu penelitian kualitatif (Qualitatif Research) dengan menggunakan teknik
observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Peran guru sebagai teladan di SMPN 1
Patimpeng sudah dikatakan baik hal ini dapat dilihat dari respon yang di lakukan,
memperhatikan etika bicara maupun bahasa yang digunakan selain itu guru
memperhatikan keinginan dan kebiasaan yang dilakukan. 2) Manajemen
pembinaan kesiswaan di SMPN 1 patimpeng dilakukan mulai dari kegiatan
perencanaan pembinaan kesiswaan, pelaksanaan pembinaan kesiswaan dan
evaluasi pembinaan kesiswaan. Manajemen pembinaan kesiswaan di SMPN 1
patimpeng cukup baik karena telah dilakukan tahap-tahap perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi walaupun beberapa program pembinaan belum berjalan
sesuai dengan yang ditetapkan ataupun direncanakan. 3) Mengoptimalkan peran
guru sebagai teladan dalam pembinaan kesiswaan di SMP N 1 PATIMPENG
dimana guru harus melakukan pembenahan sikap dan sadar akan perannya
sebagai teladan sehingga ketika bertemu dengan siswa guru sudah dalam keadaan
siap
A. Simpulan
1. Peran guru sebagai teladan di SMPN 1 Patimpeng sudah dikatakan
baik hal ini dapat dilihat dari respon yang dilakukan oleh guru baik itu
respon berupa respon positif ataupun negatif, guru juga memperhatikan
etika bicara maupun bahasa yang digunakan selain itu guru
memperhatikan keinginan dan kebiasaan mulai dari berpakaian rapi,
datang tepat waktu, disiplin maupun kebiasaan baik lainya.
2. Manajemen pembinaan kesiswaan di SMPN 1 patimpeng dilakukan
mulai dari kegiatan perencanaan pembinaan kesiswaan, pelaksanaan
pembinaan kesiswaan dan evaluasi pembinaan kesiswaan. Pelaksanaan
pembinaan kesiswaan dilakukan melalui kegiatan OSIS, BK, dan
kegiatan ekstrakurikuler. Manajemen pembinaan kesiswaan di SMPN
1 patimpeng baik karena telah dilakukan tahap-tahap perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi walaupun beberapa program pembinaan
belum berjalan sesaui dengan yang ditetapkan ataupun direncanakan,
3. Optimalisasi peran guru sebagai teladan dalam manajemen pembinaan
kesiswaan dapat dilakukan dengan cara guru harus melakukan
pembenahan sikap dan sadar akan perannya sebagai teladan sehingga
ketika bertemu dengan peserta didik guru sudah dalam keadaan siap.
Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembinaan kesiswaan
salah satu peranya sebagai teladan sehingga dalam kegiatan pembinaan
kesiswaan guru diharapkan mampu menujukkan sikap yang dapat
dijadikan sebagai teladan sehingga nantinya hasil dari pembinaan
kesiswaan ini memberikan dampak bagi peserta didik sesuai dengan
yang telah direncanakan.
B. Implikasi
Setelah simpulan tersebut diuraikan, maka dibawah ini akan
diuraikan implikasi penelitian yang berisi saran-saran. Adapun saran-saran
yang penulis maksud sebagai berikut:
1. Pihak sekolah perlu memperhatikan penyelenggaraan manajemen
kesiswaan agar segala kegiatan yang berkaitan dengan kesiswaan
khususnya manajemen pembinaan kesiswaan dapat berjalan dengan
lancar serta sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
2. Pembinaan kesiswaan hendaknya dilakukan sesuai dengan jadwal dan
berkesinambungan.
3. Peserta didik sebagai pelajar di sekolah, hendaknya mampu
mengetahui batasan sikap jika berada di lingkungan sekolah dengan
tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan sekolah.
Manajemen Pembinaan Kesiswaan Di SMPN 1 patimpeng. Penelitian ini
bertujuan Untuk mengetahui Peran guru sebagai teladan di SMPN 1 Patimpeng,
Untuk Mengetahui manajemen pembinaan kesiswaan di SMPN 1 Patimpeng dan
Untuk mengetahui optimalisasi peran guru sebagai teladan dalam manajemen
pembinaan kesiswaan di SMPN 1 Patimpeng. Jenis penelitian yang digunakan
yaitu penelitian kualitatif (Qualitatif Research) dengan menggunakan teknik
observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Peran guru sebagai teladan di SMPN 1
Patimpeng sudah dikatakan baik hal ini dapat dilihat dari respon yang di lakukan,
memperhatikan etika bicara maupun bahasa yang digunakan selain itu guru
memperhatikan keinginan dan kebiasaan yang dilakukan. 2) Manajemen
pembinaan kesiswaan di SMPN 1 patimpeng dilakukan mulai dari kegiatan
perencanaan pembinaan kesiswaan, pelaksanaan pembinaan kesiswaan dan
evaluasi pembinaan kesiswaan. Manajemen pembinaan kesiswaan di SMPN 1
patimpeng cukup baik karena telah dilakukan tahap-tahap perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi walaupun beberapa program pembinaan belum berjalan
sesuai dengan yang ditetapkan ataupun direncanakan. 3) Mengoptimalkan peran
guru sebagai teladan dalam pembinaan kesiswaan di SMP N 1 PATIMPENG
dimana guru harus melakukan pembenahan sikap dan sadar akan perannya
sebagai teladan sehingga ketika bertemu dengan siswa guru sudah dalam keadaan
siap
A. Simpulan
1. Peran guru sebagai teladan di SMPN 1 Patimpeng sudah dikatakan
baik hal ini dapat dilihat dari respon yang dilakukan oleh guru baik itu
respon berupa respon positif ataupun negatif, guru juga memperhatikan
etika bicara maupun bahasa yang digunakan selain itu guru
memperhatikan keinginan dan kebiasaan mulai dari berpakaian rapi,
datang tepat waktu, disiplin maupun kebiasaan baik lainya.
2. Manajemen pembinaan kesiswaan di SMPN 1 patimpeng dilakukan
mulai dari kegiatan perencanaan pembinaan kesiswaan, pelaksanaan
pembinaan kesiswaan dan evaluasi pembinaan kesiswaan. Pelaksanaan
pembinaan kesiswaan dilakukan melalui kegiatan OSIS, BK, dan
kegiatan ekstrakurikuler. Manajemen pembinaan kesiswaan di SMPN
1 patimpeng baik karena telah dilakukan tahap-tahap perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi walaupun beberapa program pembinaan
belum berjalan sesaui dengan yang ditetapkan ataupun direncanakan,
3. Optimalisasi peran guru sebagai teladan dalam manajemen pembinaan
kesiswaan dapat dilakukan dengan cara guru harus melakukan
pembenahan sikap dan sadar akan perannya sebagai teladan sehingga
ketika bertemu dengan peserta didik guru sudah dalam keadaan siap.
Guru memiliki peran yang sangat penting dalam pembinaan kesiswaan
salah satu peranya sebagai teladan sehingga dalam kegiatan pembinaan
kesiswaan guru diharapkan mampu menujukkan sikap yang dapat
dijadikan sebagai teladan sehingga nantinya hasil dari pembinaan
kesiswaan ini memberikan dampak bagi peserta didik sesuai dengan
yang telah direncanakan.
B. Implikasi
Setelah simpulan tersebut diuraikan, maka dibawah ini akan
diuraikan implikasi penelitian yang berisi saran-saran. Adapun saran-saran
yang penulis maksud sebagai berikut:
1. Pihak sekolah perlu memperhatikan penyelenggaraan manajemen
kesiswaan agar segala kegiatan yang berkaitan dengan kesiswaan
khususnya manajemen pembinaan kesiswaan dapat berjalan dengan
lancar serta sesuai dengan tujuan yang diharapkan.
2. Pembinaan kesiswaan hendaknya dilakukan sesuai dengan jadwal dan
berkesinambungan.
3. Peserta didik sebagai pelajar di sekolah, hendaknya mampu
mengetahui batasan sikap jika berada di lingkungan sekolah dengan
tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan sekolah.
Ketersediaan
| STAR20230039 | 39/2023 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
39/2023
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyah
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
