Peranan Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (Kpsa) Dalam Mengembangkan Dakwah Islamiyah Di Kabupaten Bone
Warda Nengsi/03.17.2053 - Personal Name
Skripsi ini membahas tentang peranan yang dilakukan oleh Komunitas
Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) dalam mengembangkan dakwah Islamiyah di
Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kegiatan,
strategi dakwah serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat
Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) dalam mengembangkan dakwah
Islamiyah di kabupaten Bone. Untuk memudahkan pemecahan masalah tersebut,
digunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan
dakwah dan pendekatan sosiologi dengan tiga tahap pengumpulan data yaitu reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, bentuk-bentuk
kegiatan dakwah yang dilakukan oleh Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA)
dalam Mengembangkan Dakwah Islamiyah di Kabupaten Bone yaitu melalui bentuk
dakwah bil-Hal (Perbuatan), dakwah bil-Lisan (Perkataan) serta bentuk dakwah bil-
Qalam (Tulisan), ketiga bentuk dakwah ini sama-sama pentingnya. Kedua, Strategi
dakwah Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) yaitu ada 4 bentuk
startegi/langkah
yang digunakan yakni
melakukan perencanaan
(planning),
kemudian pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating) dan evaluasi
(controlling) yaitu dengan melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang lakukan
dengan cara melihat secara langsung respon dan pandangan masyarakat terhadap
kegiatan dakwah, serta pendekatan dakwah yang digunakan dalam kegiatan dakwah
KPSA yaitu dengan pendekatan maū’izah hasanah (nasihat-nasihat yang baik) dan
Ketiga, Faktor pendukung dan penghambat Komunitas Pejuang Sedekah Amanah
(KPSA) dalam Mengembangkan Dakwah Islamiyah di Kabupaten Bone. Faktor
pendukungnya adalah komunikasi yang baik antar sesama anggota sehingga kegiatan
dakwah dapat berjalan lancar tanpa adanya kendala, faktor pendukung lainnya adalah
adanya media sosial yang dapat mendukung kegiatan dakwah sehingga semua
kegiatan dapat dilihat oleh banyak orang dengan mudah. Adapun faktor penghambat
yaitu adanya kesibukan pribadi anggota sehinga tidak bisa ikut serta dalam kegiatan.
Adapun hambatan lain yang dirasakan oleh ketua dan anggota KPSA yaitu
kesalahpahaman masyarakat yang mengira bahwa adanya unsur politik didalam
kegiatannya
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti menyimpulkan peranan Komunitas
Pejuang Sedekah Amanah dalam mengembangkan dakwah Islamiyah di Kabupaten
Bone sebagai berikut:
1. Bentuk-bentuk kegiatan dakwah Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA)
dalam mengembangkan dakwah Islamiyah di Kabupaten Bone yaitu melalui
bentuk dakwah bil-Hal (Tindakan) yang lebih dapat dirasakan manfaatnya oleh
masyarkat terutama kaum dhuafa dengan memberikan sedekah berupa nasi
kotak dan sembako, dakwah bil-Lisan (Perkataan) yaitu memberikan motivasi,
masukan yang baik, serta memberikan semangat kepada masyarakat terutama
kaum dhuafa yang mendapatkan sedekah serta bentuk dakwah bil-Qalam
(Tulisan), media sosial adalah suatu media online yang sudah banyak
digunakan oleh hampir seluruh penduduk Indonesia bahkan di luar negeri.
Sehinggan dengan memasukkan, foto atau video disertai dengan tulisan akan
sangat mudah dilihat oleh orang lain sehingga dapat menarik simpati untuk ikut
serta dalam kegiatan dakwah yang dilakukan, ketiga bentuk dakwah ini sama-
sama pentingnya.
2. Strategi dakwah Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) dalam
mengembangkan dakwah Islamiyah di Kabupaten Bone yaitu ada 4 bentuk
startegi yang digunakan yakni dengan melakukan perencanaan (planning)
dengan pengumpulan dana terlebih dahulu, menentukan dan menemukan target
dakwah, kemudian penentuan jadwal kegiatan sebelum pelaksanaan. Kemudian
pengorganisasian (organizing) dengan menentukan pembagian kerja dari setiap
anggota, pelaksanaan (actuating) yaitu dengan terjun langsung kelapangan
untuk membagikan sedekah kepada masyarakat terutama kaum dhuafa berupa
pemberian sembako. Kemudian yang terakhir yaitu pengendalian dan evaluasi
(controlling)
yaitu dengan melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang
dilakukan dengan cara melihat secara langsung respon dan pandangan
masyarakat terhadap kegiatan dakwah. Adapun respon positif yang diberikan
dari berbagai pihak ditandai dengan adanya donator yang suka rela
menyumbangkan dana disetiap kegiatan, baik itu dana untuk pembagian nasi
kotak, pembagian sembako dan bantuan lainnya, serta pendekatan dakwah yang
digunakan dalam kegiatan dakwah KPSA yaitu dengan pendekatan maū’izah
hasanah (nasihat-nasihat yang baik). Berdakwah dengan memberikan nasehat-
nasehat atau menyampaikan ajaran-ajaran Islam dengan rasa kasih sayang,
sehingga nasehat ajaran Islam yang disampaikan itu dapat menyentuh hati.
3. Faktor pendukung dan penghambat Komunitas Pejuang Sedekah Amanah
(KPSA) dalam Mengembangkan Dakwah Islamiyah di Kabupaten Bone. Faktor
pendukungnya adalah komunikasi yang baik antar sesama anggota sehingga
kegiatan dakwah dapat berjalan lancar tanpa adanya kendala, faktor pendukung
lainnya adalah adanya media sosial yang dapat mendukung kegiatan dakwah
sehingga semua kegiatan dapat dilihat oleh banyak orang dengan mudah.
Adapun faktor penghambat yaitu adanya kesibukan pribadi anggota sehinga
tidak bisa ikut serta dalam kegiatan. Adapun hambatan lain yang dirasakan oleh
ketua dan anggota KPSA yaitu kesalahpahaman masyarakat yang mengira
bahwa adanya unsur politik didalam kegiatan dakwah KPSA.
B. Implikasi
1. Pengurus Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) diharapkan dapat
meningkatkan kerjasama dalam pengembangan komunitas dan terus
mengadakan kegiatan-kegiatan komunitas yang bermanfaat bagi masyarakat.
2. Pengurus Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) harus terus
meningkatkan kerjasama dengan pemerintah setempat terkait kegiatan yang
dilakukan.
3. Anggota Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) diharapkan untuk
meningkatkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan komunitas berupa ikut serta
dalam setiap kegiatan.
4. Diharapkan kepada pengurus dan anggota Komunitas Pejuang Sedekah
Amanah (KPSA) untuk melaksanakan program-program kerja yang ditetapkan.
5. Diharapakan kepada pengurus dan anggota Komunitas Pejuang Sedekah
Amanah (KPSA) untuk terus menjalin komunikasi yang baik.
Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) dalam mengembangkan dakwah Islamiyah di
Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk kegiatan,
strategi dakwah serta untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat
Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) dalam mengembangkan dakwah
Islamiyah di kabupaten Bone. Untuk memudahkan pemecahan masalah tersebut,
digunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan
dakwah dan pendekatan sosiologi dengan tiga tahap pengumpulan data yaitu reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, bentuk-bentuk
kegiatan dakwah yang dilakukan oleh Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA)
dalam Mengembangkan Dakwah Islamiyah di Kabupaten Bone yaitu melalui bentuk
dakwah bil-Hal (Perbuatan), dakwah bil-Lisan (Perkataan) serta bentuk dakwah bil-
Qalam (Tulisan), ketiga bentuk dakwah ini sama-sama pentingnya. Kedua, Strategi
dakwah Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) yaitu ada 4 bentuk
startegi/langkah
yang digunakan yakni
melakukan perencanaan
(planning),
kemudian pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating) dan evaluasi
(controlling) yaitu dengan melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang lakukan
dengan cara melihat secara langsung respon dan pandangan masyarakat terhadap
kegiatan dakwah, serta pendekatan dakwah yang digunakan dalam kegiatan dakwah
KPSA yaitu dengan pendekatan maū’izah hasanah (nasihat-nasihat yang baik) dan
Ketiga, Faktor pendukung dan penghambat Komunitas Pejuang Sedekah Amanah
(KPSA) dalam Mengembangkan Dakwah Islamiyah di Kabupaten Bone. Faktor
pendukungnya adalah komunikasi yang baik antar sesama anggota sehingga kegiatan
dakwah dapat berjalan lancar tanpa adanya kendala, faktor pendukung lainnya adalah
adanya media sosial yang dapat mendukung kegiatan dakwah sehingga semua
kegiatan dapat dilihat oleh banyak orang dengan mudah. Adapun faktor penghambat
yaitu adanya kesibukan pribadi anggota sehinga tidak bisa ikut serta dalam kegiatan.
Adapun hambatan lain yang dirasakan oleh ketua dan anggota KPSA yaitu
kesalahpahaman masyarakat yang mengira bahwa adanya unsur politik didalam
kegiatannya
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti menyimpulkan peranan Komunitas
Pejuang Sedekah Amanah dalam mengembangkan dakwah Islamiyah di Kabupaten
Bone sebagai berikut:
1. Bentuk-bentuk kegiatan dakwah Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA)
dalam mengembangkan dakwah Islamiyah di Kabupaten Bone yaitu melalui
bentuk dakwah bil-Hal (Tindakan) yang lebih dapat dirasakan manfaatnya oleh
masyarkat terutama kaum dhuafa dengan memberikan sedekah berupa nasi
kotak dan sembako, dakwah bil-Lisan (Perkataan) yaitu memberikan motivasi,
masukan yang baik, serta memberikan semangat kepada masyarakat terutama
kaum dhuafa yang mendapatkan sedekah serta bentuk dakwah bil-Qalam
(Tulisan), media sosial adalah suatu media online yang sudah banyak
digunakan oleh hampir seluruh penduduk Indonesia bahkan di luar negeri.
Sehinggan dengan memasukkan, foto atau video disertai dengan tulisan akan
sangat mudah dilihat oleh orang lain sehingga dapat menarik simpati untuk ikut
serta dalam kegiatan dakwah yang dilakukan, ketiga bentuk dakwah ini sama-
sama pentingnya.
2. Strategi dakwah Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) dalam
mengembangkan dakwah Islamiyah di Kabupaten Bone yaitu ada 4 bentuk
startegi yang digunakan yakni dengan melakukan perencanaan (planning)
dengan pengumpulan dana terlebih dahulu, menentukan dan menemukan target
dakwah, kemudian penentuan jadwal kegiatan sebelum pelaksanaan. Kemudian
pengorganisasian (organizing) dengan menentukan pembagian kerja dari setiap
anggota, pelaksanaan (actuating) yaitu dengan terjun langsung kelapangan
untuk membagikan sedekah kepada masyarakat terutama kaum dhuafa berupa
pemberian sembako. Kemudian yang terakhir yaitu pengendalian dan evaluasi
(controlling)
yaitu dengan melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang
dilakukan dengan cara melihat secara langsung respon dan pandangan
masyarakat terhadap kegiatan dakwah. Adapun respon positif yang diberikan
dari berbagai pihak ditandai dengan adanya donator yang suka rela
menyumbangkan dana disetiap kegiatan, baik itu dana untuk pembagian nasi
kotak, pembagian sembako dan bantuan lainnya, serta pendekatan dakwah yang
digunakan dalam kegiatan dakwah KPSA yaitu dengan pendekatan maū’izah
hasanah (nasihat-nasihat yang baik). Berdakwah dengan memberikan nasehat-
nasehat atau menyampaikan ajaran-ajaran Islam dengan rasa kasih sayang,
sehingga nasehat ajaran Islam yang disampaikan itu dapat menyentuh hati.
3. Faktor pendukung dan penghambat Komunitas Pejuang Sedekah Amanah
(KPSA) dalam Mengembangkan Dakwah Islamiyah di Kabupaten Bone. Faktor
pendukungnya adalah komunikasi yang baik antar sesama anggota sehingga
kegiatan dakwah dapat berjalan lancar tanpa adanya kendala, faktor pendukung
lainnya adalah adanya media sosial yang dapat mendukung kegiatan dakwah
sehingga semua kegiatan dapat dilihat oleh banyak orang dengan mudah.
Adapun faktor penghambat yaitu adanya kesibukan pribadi anggota sehinga
tidak bisa ikut serta dalam kegiatan. Adapun hambatan lain yang dirasakan oleh
ketua dan anggota KPSA yaitu kesalahpahaman masyarakat yang mengira
bahwa adanya unsur politik didalam kegiatan dakwah KPSA.
B. Implikasi
1. Pengurus Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) diharapkan dapat
meningkatkan kerjasama dalam pengembangan komunitas dan terus
mengadakan kegiatan-kegiatan komunitas yang bermanfaat bagi masyarakat.
2. Pengurus Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) harus terus
meningkatkan kerjasama dengan pemerintah setempat terkait kegiatan yang
dilakukan.
3. Anggota Komunitas Pejuang Sedekah Amanah (KPSA) diharapkan untuk
meningkatkan partisipasi dalam kegiatan-kegiatan komunitas berupa ikut serta
dalam setiap kegiatan.
4. Diharapkan kepada pengurus dan anggota Komunitas Pejuang Sedekah
Amanah (KPSA) untuk melaksanakan program-program kerja yang ditetapkan.
5. Diharapakan kepada pengurus dan anggota Komunitas Pejuang Sedekah
Amanah (KPSA) untuk terus menjalin komunikasi yang baik.
Ketersediaan
| SFUD20210039 | 38/2021 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
39/2021
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FUD
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
