Fenomena Merried By Accident Usia Remaja Dalam Pandangan Pendidikan Islam.
Jusmaeni Syamrah/ 02.151055 - Personal Name
Skripsi ini membahas tentang Fenomena Merried By Accident Usia Remaja
dalam Pandangan Pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh
gambaran objektif mengenai tentang Fenomena Merried By Accident Usia Remaja
dalam Pandangan Pendidikan Islam.
Penelitian ini menggunakan metode riset perpustakaan(library research)
yaitu metode yang digunakan dengan jalan melakukan pengumpulan data dengan
jalan membaca berbagai macam informasi literatur dengan mempersiapkan kartu-
kartu, seperti kartu kutipan, ihtisar dan kartu ulasan. Adapun sumber data dalam
penilitian ini yaitu buku-buku, artikel dan jurnal. Data yang sudah terkumpul dari
hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Fenomena Merried By Accident
dikalangan Remaja menjadi sebuah pembahasan yang menarik dalam kajian sebuah
ilmu pengetahuan terutama ilmu psikologi hamil diluar nikah terdapat beberapa
penyebab yaitu karena zaman modern ini sudah terkontaminasi dengan kebudayaan
barat, kurangnya pemahaman agama, kurangnya perhatian orang tua dan anak
zaman sekarang lebih suka curhat kepada temannya dari pada ke orang tuanya.
Hamil di luar nikah akan mengakibatkan kecemasan, ketakutan, malu, stres dan
shock serta merasa bersalah. Dampak yang ditimbulkan dari hamil diluar nikah yang
sangat menjadi masalah besar adalah maraknya pergaulan bebas dan terkena
penyakit HIV/AIDS. 2) Faktor Penyebab Terjadinya Merried By Accident bagi
Remaja berasal dari diri sendiri, kurangnya pengawasan orang tua terhadap
lingkungan anak, dan
interaksi antar kedua pihak serta KurangnyaIman dan
Pendidikan Agama yang dimiliki. Demi mencegah Merried By Accident (MBA)
harus membekali diri dengan pengetahuan agama, dan diperlukan kerjasama antara
keluarga dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.3) Pandangan pendidikan
Islam terhadap Merried By Accident (MBA) pada remaja adalah dibolehkan
pernikahan gadis hamil, tapi dalam dalam hukumnya bersetubuh sebelum menikah
dan hamil sebelum menikah tetap haram, namun dalam pernikahannya dibolehkan
dengan ketentuan hukum adat Islam.
A. Simpulan
Setelah penulis mengemukakan uraian secara terperinci pada bab-bab
sebelumnya tentang Fenomena Merried By Eccident Usia Remaja dalam Pandangan
Pendidikan Islam, maka adapun kesimpulan yang didapatkan oleh penulis adalah
sebagai berikut:
1. Fenomena Merried By Accident dikalangan Remaja
Fenomena Merried By Accident menjadi sebuah pembahasan yang menarik
dalam kajian sebuah ilmu pengetahuan terutama ilmu psikologi hamil diluar
nikah terdapat beberapa penyebab yaitu karena zaman moredn ini sudah
terkontaminasi dengan kebudayaan barat, kurangnya pemahaman agama,
kurangnya perhatian orang tua dan anak zaman sekarang lebih suka curhat
kepada temannya dari pada ke orang tuanya. Hamil di luar nikah akan
mengakibatkan kecemasan, ketakutan, malu,strees dan shock serta merasa
bersalah. Damapak yang ditimbulkan dari hamil di luar nikah yang sangat
menjadi masalah besar adalah maraknya pergaulan bebas dan terkena
penyakit HIV/AIDS
2. Faktor Penyebab Terjadinya Merried By Accident bagi Remaja berasal dari
diri sendiri, kurangnya pengawasan orang tua terhadap lingkungan anak, dan
interaksi antar kedua pihak serta Kurangnya Iman dan Pendidikan Agama
yang dimiliki. Demi mencegah Merried By Accident (MBA) harus membekali
diri dengan pengetahuan agama, dan diperlukan kerjasama antara keluarga
dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
3. Konsep usia remaja dalam Pendidikan Islam adalah suatu proses bimbingan
secara sadar agar terbiasa berbuat baik dengan berlandaskan tuntunan al-
Qur’andan hadist Rasusullah saw, sebagai sifat yang tumbuh dan menyatu
dalam diri seseorang agar tindakannya didasari oleh aqidah yang benar.
4. Pandangan Pendidikan Islam terhadap Merried By Accident (MBA) pada
remaja adalah dibolehkan pernikahan gadis hamil, tapi dalam dalam
hukumnya sersetubuh sebelum menikah dan hamil sebelumu menikah tetap
haram, namun dalam pernikannya di bolehkan dengan ketentuan hukum adat
Islam.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis memberikan
saran-saran yang kirahnya bisa diambil pelajaran bagi kita semua, diantaranya:
1. Hendaknya keluarga (orang Tua) selalu memberikan kasi sayang kepada
anak serta selalu memperhatikan akhlak dan terus mengupayakan yang
terbaik, agar terbentuk sosok pribadi yang berakhlak mulia sesuai dengan
ajaran Rasulullah saw.
2. Agar terhindar dari perbuatan zina hendaknya memberikan pembelajaran
Pendidikan Agama Islam mulai sejak dini agar tetap paham dan mengerti
apa yang tidak boleh dilakukan sebagai umat Islam.
3. Sebagai orang tua, agar kiranya mempertahankan sikap dan tetap menjadi
teladan yang baik bagi anak remaja dalam menanamkan nilai-nilai ajara
Islam.
dalam Pandangan Pendidikan Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh
gambaran objektif mengenai tentang Fenomena Merried By Accident Usia Remaja
dalam Pandangan Pendidikan Islam.
Penelitian ini menggunakan metode riset perpustakaan(library research)
yaitu metode yang digunakan dengan jalan melakukan pengumpulan data dengan
jalan membaca berbagai macam informasi literatur dengan mempersiapkan kartu-
kartu, seperti kartu kutipan, ihtisar dan kartu ulasan. Adapun sumber data dalam
penilitian ini yaitu buku-buku, artikel dan jurnal. Data yang sudah terkumpul dari
hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Fenomena Merried By Accident
dikalangan Remaja menjadi sebuah pembahasan yang menarik dalam kajian sebuah
ilmu pengetahuan terutama ilmu psikologi hamil diluar nikah terdapat beberapa
penyebab yaitu karena zaman modern ini sudah terkontaminasi dengan kebudayaan
barat, kurangnya pemahaman agama, kurangnya perhatian orang tua dan anak
zaman sekarang lebih suka curhat kepada temannya dari pada ke orang tuanya.
Hamil di luar nikah akan mengakibatkan kecemasan, ketakutan, malu, stres dan
shock serta merasa bersalah. Dampak yang ditimbulkan dari hamil diluar nikah yang
sangat menjadi masalah besar adalah maraknya pergaulan bebas dan terkena
penyakit HIV/AIDS. 2) Faktor Penyebab Terjadinya Merried By Accident bagi
Remaja berasal dari diri sendiri, kurangnya pengawasan orang tua terhadap
lingkungan anak, dan
interaksi antar kedua pihak serta KurangnyaIman dan
Pendidikan Agama yang dimiliki. Demi mencegah Merried By Accident (MBA)
harus membekali diri dengan pengetahuan agama, dan diperlukan kerjasama antara
keluarga dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.3) Pandangan pendidikan
Islam terhadap Merried By Accident (MBA) pada remaja adalah dibolehkan
pernikahan gadis hamil, tapi dalam dalam hukumnya bersetubuh sebelum menikah
dan hamil sebelum menikah tetap haram, namun dalam pernikahannya dibolehkan
dengan ketentuan hukum adat Islam.
A. Simpulan
Setelah penulis mengemukakan uraian secara terperinci pada bab-bab
sebelumnya tentang Fenomena Merried By Eccident Usia Remaja dalam Pandangan
Pendidikan Islam, maka adapun kesimpulan yang didapatkan oleh penulis adalah
sebagai berikut:
1. Fenomena Merried By Accident dikalangan Remaja
Fenomena Merried By Accident menjadi sebuah pembahasan yang menarik
dalam kajian sebuah ilmu pengetahuan terutama ilmu psikologi hamil diluar
nikah terdapat beberapa penyebab yaitu karena zaman moredn ini sudah
terkontaminasi dengan kebudayaan barat, kurangnya pemahaman agama,
kurangnya perhatian orang tua dan anak zaman sekarang lebih suka curhat
kepada temannya dari pada ke orang tuanya. Hamil di luar nikah akan
mengakibatkan kecemasan, ketakutan, malu,strees dan shock serta merasa
bersalah. Damapak yang ditimbulkan dari hamil di luar nikah yang sangat
menjadi masalah besar adalah maraknya pergaulan bebas dan terkena
penyakit HIV/AIDS
2. Faktor Penyebab Terjadinya Merried By Accident bagi Remaja berasal dari
diri sendiri, kurangnya pengawasan orang tua terhadap lingkungan anak, dan
interaksi antar kedua pihak serta Kurangnya Iman dan Pendidikan Agama
yang dimiliki. Demi mencegah Merried By Accident (MBA) harus membekali
diri dengan pengetahuan agama, dan diperlukan kerjasama antara keluarga
dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
3. Konsep usia remaja dalam Pendidikan Islam adalah suatu proses bimbingan
secara sadar agar terbiasa berbuat baik dengan berlandaskan tuntunan al-
Qur’andan hadist Rasusullah saw, sebagai sifat yang tumbuh dan menyatu
dalam diri seseorang agar tindakannya didasari oleh aqidah yang benar.
4. Pandangan Pendidikan Islam terhadap Merried By Accident (MBA) pada
remaja adalah dibolehkan pernikahan gadis hamil, tapi dalam dalam
hukumnya sersetubuh sebelum menikah dan hamil sebelumu menikah tetap
haram, namun dalam pernikannya di bolehkan dengan ketentuan hukum adat
Islam.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka penulis memberikan
saran-saran yang kirahnya bisa diambil pelajaran bagi kita semua, diantaranya:
1. Hendaknya keluarga (orang Tua) selalu memberikan kasi sayang kepada
anak serta selalu memperhatikan akhlak dan terus mengupayakan yang
terbaik, agar terbentuk sosok pribadi yang berakhlak mulia sesuai dengan
ajaran Rasulullah saw.
2. Agar terhindar dari perbuatan zina hendaknya memberikan pembelajaran
Pendidikan Agama Islam mulai sejak dini agar tetap paham dan mengerti
apa yang tidak boleh dilakukan sebagai umat Islam.
3. Sebagai orang tua, agar kiranya mempertahankan sikap dan tetap menjadi
teladan yang baik bagi anak remaja dalam menanamkan nilai-nilai ajara
Islam.
Ketersediaan
| STAR20200266 | 266/2020 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
266/2020
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2020
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyah
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
