Optimalisasi Fungsi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja guru Di SMAN 14 Bone Kec.Tellusiatinge Kab. Bone
Fitriani/02.16.3006 - Personal Name
Skripsi ini membahas tentang Optimalisasi Fungsi Manajerial Kepala Sekolah
Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SMAN 14 Bone Kec. Tellusiatinge
Kab.Boene . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi fungsi manajerial
kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru
(studi kasus di SMAN 14 Bone
Kec. Tellusiatinge Kab. Bone).
Untuk memudahkan pemecahan masalah tersebut, jenis penelitian adalah
penelitian kualitatif (qualitatif research).
Dan pendekatan penelitian ialah
pendekatan manajemen dan pendekatan sosiologis. Data dianalisis dengan metode
reduki data, penyajian data, penarikan kesimpulan,selanjutnya dianalisis data deduktif
yaitu mengambil beberapa fakta yang bersifat umum yang selanjutnya dianalisis
untuk diterapkan ke hal yang bersifat lebih khusus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)Optimalisasi fungsi manajerial kepala
sekolah dalam meningkatkan kinerja guru yaitu dengan melakukan perencanaan,
pengorganisasian, pengkoordinasian,
pemberian perintah, dan pengawasan telah
dilaksanakan oleh kepala sekolah dengan baik karena kepala sekolah mampu
berperan sesuai dengan fungsi dan tugasnya, kepala sekolah SMAN 14 Bone juga
telah menjalankan wewenang, dan tanggung jawabnya dengan baik.2)Strategi
meningkatkan kinerja guru yang ada di SMAN 14 Bone yaitu dengan melalui
kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, dan kompetensi professional hal
tersebut dapat menjamin peningkatan kinerja guru, sehingga kepala sekolah dapat
lebih mudah dalam mengatur dan mengontrol bawahanya melalui bimbingan dan
pelatihan-pelatihan yang sering diberikan kepada guru agar kinerjanya terus
meningkat.3) Dampak fungsi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja
guru di SMAN 14 Bone yaitu yaitu Dari pernyataan tersebut dapat dipahami bahwa
adanya keefektifan pendidikan, kepemimpinan yang kuat dan pengelolaan
pendidikan yang efektif dapat memberikan dampak kepada sekolah maupun kepada
tenaga pendidik dalam meningkatkan kinerjanya. Dengan demikian, kepala sekolah
dapat mengkoordinasikan, dan menggerakkan semua sumber daya pendidikan yang
ada disekolah, dapat mewujudkan visi misi serta dapat meningkatkan mutu
pendidikan di sekolah.
A. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:.
1. Optimalisasi fungsi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja
guru yaitu dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian,
pemberian perintah, dan pengawasan telah
dilaksanakan oleh kepala sekolah dengan baik karena kepala sekolah
mampu berperan sesuai dengan fungsi dan tugasnya, kepala sekolah
SMAN 14 Bone juga telah menjalankan wewenang, dan tanggung
jawabnya dengan baik.
2. Strategi meningkatkan kinerja guru yang ada di SMAN 14 Bone yaitu
dengan melalui kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, dan
kompetensi professional hal tersebut dapat menjamin peningkatan kinerja
guru, sehingga kepala sekolah dapat lebih mudah dalam mengatur dan
mengontrol bawahanya melalui bimbingan dan pelatihan-pelatihan yang
sering diberikan kepada guru agar kinerjanya terus meningkat.
3. Dampak fungsi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru
di SMAN 14 Bone yaitu yaitu Dari pernyataan tersebut dapat dipahami
bahwa adanya keefektifan pendidikan, kepemimpinan yang kuat dan
pengelolaan pendidikan yang efektif dapat memberikan dampak kepada
sekolah maupun kepada tenaga pendidik dalam meningkatkan kinerjanya.
Dengan demikian, kepala sekolah dapat mengkoordinasikan, dan
menggerakkan semua sumber daya pendidikan yang ada disekolah, dapat
mewujudkan visi misi
serta dapat meningkatkan mutu pendidikan di
sekolah.
B. Ilmplikasi
Setelah mengadakan penelitian mengenai optimalisasi fungsi manajerial
kepala sekolah dalam meningkatkan kinerjaguru, maka saran yang penulis
akan sampaikan adalah sebagai berikut:
1. Optimalisasi fungsi manajerial kepala sekolah telah bertanggung jawab
mengenai peningkatan kinerja guru karena mampu menciptakan kerja
sama yang baik dalam mewujudkan visi misi sekolah.
2. Optimalisasi fungsi manajerial kepala sekolah
diharapkan lebih
memperthatikan dalam membina bawahannya untuk meningkatkan
kinerja sehingga dapat menjadikan peserta didik yang berprestasi.
3. Optimalisasi fungsi manajerial kepala sekolah di SMAN 14 Bone dari segi
sarana dan prasarananya sudah cukup memadai, dilihat dari kondisi
sekarang dengan adanya pademi seperti ini dari pihak sekolah tetap
memberikan fasilitas kepada peserta didik sehingga pembelajaran tetap
berjalan dengan baik.
Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SMAN 14 Bone Kec. Tellusiatinge
Kab.Boene . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi fungsi manajerial
kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru
(studi kasus di SMAN 14 Bone
Kec. Tellusiatinge Kab. Bone).
Untuk memudahkan pemecahan masalah tersebut, jenis penelitian adalah
penelitian kualitatif (qualitatif research).
Dan pendekatan penelitian ialah
pendekatan manajemen dan pendekatan sosiologis. Data dianalisis dengan metode
reduki data, penyajian data, penarikan kesimpulan,selanjutnya dianalisis data deduktif
yaitu mengambil beberapa fakta yang bersifat umum yang selanjutnya dianalisis
untuk diterapkan ke hal yang bersifat lebih khusus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)Optimalisasi fungsi manajerial kepala
sekolah dalam meningkatkan kinerja guru yaitu dengan melakukan perencanaan,
pengorganisasian, pengkoordinasian,
pemberian perintah, dan pengawasan telah
dilaksanakan oleh kepala sekolah dengan baik karena kepala sekolah mampu
berperan sesuai dengan fungsi dan tugasnya, kepala sekolah SMAN 14 Bone juga
telah menjalankan wewenang, dan tanggung jawabnya dengan baik.2)Strategi
meningkatkan kinerja guru yang ada di SMAN 14 Bone yaitu dengan melalui
kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, dan kompetensi professional hal
tersebut dapat menjamin peningkatan kinerja guru, sehingga kepala sekolah dapat
lebih mudah dalam mengatur dan mengontrol bawahanya melalui bimbingan dan
pelatihan-pelatihan yang sering diberikan kepada guru agar kinerjanya terus
meningkat.3) Dampak fungsi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja
guru di SMAN 14 Bone yaitu yaitu Dari pernyataan tersebut dapat dipahami bahwa
adanya keefektifan pendidikan, kepemimpinan yang kuat dan pengelolaan
pendidikan yang efektif dapat memberikan dampak kepada sekolah maupun kepada
tenaga pendidik dalam meningkatkan kinerjanya. Dengan demikian, kepala sekolah
dapat mengkoordinasikan, dan menggerakkan semua sumber daya pendidikan yang
ada disekolah, dapat mewujudkan visi misi serta dapat meningkatkan mutu
pendidikan di sekolah.
A. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:.
1. Optimalisasi fungsi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja
guru yaitu dengan melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian,
pemberian perintah, dan pengawasan telah
dilaksanakan oleh kepala sekolah dengan baik karena kepala sekolah
mampu berperan sesuai dengan fungsi dan tugasnya, kepala sekolah
SMAN 14 Bone juga telah menjalankan wewenang, dan tanggung
jawabnya dengan baik.
2. Strategi meningkatkan kinerja guru yang ada di SMAN 14 Bone yaitu
dengan melalui kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, dan
kompetensi professional hal tersebut dapat menjamin peningkatan kinerja
guru, sehingga kepala sekolah dapat lebih mudah dalam mengatur dan
mengontrol bawahanya melalui bimbingan dan pelatihan-pelatihan yang
sering diberikan kepada guru agar kinerjanya terus meningkat.
3. Dampak fungsi manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru
di SMAN 14 Bone yaitu yaitu Dari pernyataan tersebut dapat dipahami
bahwa adanya keefektifan pendidikan, kepemimpinan yang kuat dan
pengelolaan pendidikan yang efektif dapat memberikan dampak kepada
sekolah maupun kepada tenaga pendidik dalam meningkatkan kinerjanya.
Dengan demikian, kepala sekolah dapat mengkoordinasikan, dan
menggerakkan semua sumber daya pendidikan yang ada disekolah, dapat
mewujudkan visi misi
serta dapat meningkatkan mutu pendidikan di
sekolah.
B. Ilmplikasi
Setelah mengadakan penelitian mengenai optimalisasi fungsi manajerial
kepala sekolah dalam meningkatkan kinerjaguru, maka saran yang penulis
akan sampaikan adalah sebagai berikut:
1. Optimalisasi fungsi manajerial kepala sekolah telah bertanggung jawab
mengenai peningkatan kinerja guru karena mampu menciptakan kerja
sama yang baik dalam mewujudkan visi misi sekolah.
2. Optimalisasi fungsi manajerial kepala sekolah
diharapkan lebih
memperthatikan dalam membina bawahannya untuk meningkatkan
kinerja sehingga dapat menjadikan peserta didik yang berprestasi.
3. Optimalisasi fungsi manajerial kepala sekolah di SMAN 14 Bone dari segi
sarana dan prasarananya sudah cukup memadai, dilihat dari kondisi
sekarang dengan adanya pademi seperti ini dari pihak sekolah tetap
memberikan fasilitas kepada peserta didik sehingga pembelajaran tetap
berjalan dengan baik.
Ketersediaan
| STAR20200251 | 251/2020 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
251/2020
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2020
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyahh
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
