Pengaruh Emosional Terhadap Loyalitas Nasabah Difabel Dalam Bertransaksi (Studi Pada Nasabah Syariah di Watampone )
Inaliawati/01.18.5145 - Personal Name
Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui apakah emosional
berpengaruh terhadap loyalitas nasabah difabel dalam bertransaksi, serta
seberapa besar pengaruh emosional terhadap loyalitas nasabah difabel
dalam bertransaksi (studi pada nasabah syariah di watampone ).
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif.
Pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sebanyak 60 responden.
Teknik pengumpulan data menggunakan angket berupa skala likert yang di
bagikan kepada responden secara daring. Teknik analisis yang di gunakan
adalah uji statistik melalui uji regresi sederhana\
uji t, koefisien determinasi (R 2) sebelum uji statistik di lakukan, terlebih
dahulu di lakukan uji instrument penelitian yang berupa uji reliabilitas, uji
validitas, dan uji asumsi klasik yang berupa uji normalitas dan uji
linearitas. Pengelolaan data dalam penelitian ini menggunakan software
spss 22. Jadi kesimpulan hasil Hasil penelitian adalah yaitu pengaruh
emosional terhadap loyalitas nasabah berpengaruh positif terhadap
loyalitas nasabah difabel dalam bertransaksi. Berdasarkan hasil uji regresi
sederhana diketahui nilai constant (a) sebesar 32,344 menyatakan bahwa
jika variabel independen dianggap nol,maka emosional bernilai sebesar
32,344 sedangkan nilai b/koefisien regresi sebesar 0,241 koefesien regresi
x (emosional) dari perhitungan berganda dapat dilihat sebesar 0,24 hal ini
berarti setiap ada peningkatan emosional selain untuk mengetahui arah
hubungan ke dua variabel analisis regresi sederhana juga untuk
memprediksi nilai dari variabel dependen apabila variabel independen
mengalami kenaikan atau penurunan adapun hasil ujinya sebagai berikut
sehingga persamaan regresi dapat di tulis Y =32,344 + 0,241X.
berdasarkan hasil uji t di ketahui nilai t hitung sebesar 5,002, nilai
signifikansi sebesar 0,000 dan nilai t tabel sebesar 2,002 dengan taraf
signifikansi 0,05besarnya R square (R 2 ) 29,7% dari penjelasan tersebut
dapat disimpulkan bahwa x berpengaruh terhadap y.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data adan pembahasan yang telah di uraikan
pada bab-bab sebelumnya, dengan mengacu pada hasil distribusi frekuensi
serta hipotesis yang di rumuskan dengan kepercayaan 95% (α = 0,05), maka
dapat di simpulkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Berdasarkan hasil uji frekuensi bahwa Bank Syariah memiliki
ketertarikan Emosional terhadap Loyalitas Nasabah difabel dalam
Bertransaksi di Bank Umum Syariah di Watampone dengan persentase
60% responden.
2. Hasil penelitian adalah yaitu pengaruh emosional terhadap loyalitas
nasabah berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah difabel dalam
bertransaksi. Berdasarkan hasil uji regresi sederhana diketahui nilai
constant (a) sebesar 32,344.sedangkan nilai b/koefisien regresi sebesar
0,241sehingga persamaan regresi dapat di tulis Y = 32,344 + 0,241X.
berdasarkan hasil uji t di ketahui nilai t hitung sebesar 5,002, nilai
signifikansi sebesar 0,000 dan nilai t tabel sebesar 2,002 dengan taraf
signifikansi 0,05 besarnya R square (R 2 ) 29,7%.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis memberikan beberapa
saran sebagai berikut:
1. Bagi lembaga keuangan Syariah harus terus memperluas jaringan bahkan
hingga ke pelosok-pelosok agar lembaga keuangan Syariah tidak hanya
tertuju pada masyarakat perkotaan saja, agar masyarakat luas dapat
mengetahui keunggulan-keunggulan yang ada di lembaga keuangan
Syariah, dan masyarakat lebih mudah menjangkaunya. Karena dengan
banyaknya cabang yang tersedia dan mudahnya untuk menjangkau dapat
menarik minat masyarakat.
2. Bagi penelitian selanjutnya, penelitian ini bisa dilakukan tidak hanya
terbatas pada masyarakat di Kecamatan Sibulue, namun bisa diperluas
atau di kembangkan bagi penelitian yang sama dengan perspektif yang
berbeda dan melacak kasus-kasus dimana hubungan linear Emosional dan
Loyalitas yang tidak secara menyeluruh mengakibatkan kurangnya minat
masyarakat, yang berarti ada faktor lain diluar pengetahuan dan lokasi.
Selain itu bisa memakai variabel lebih banyak dan variatif.
3. Bagi Pihak Perbankan Syariah agar lebih menyederhanakan akad-akad
yang ada di Bank Syariah sebagaimana akad-akad yang ada pada Bank
Konvensional agar masyarakat mudah memahami maksud dari akad
tersebut. Sosialisasi kepada masyarakat tentang bank syariah itu sendiri
serta akad-akad yang dimilikinya dan memberikan modal kepada pihak
pemerintahan Desa yang bisa digunakan oleh masyarakat luas untuk
mendirikan suatu usaha.
C. Implikasi
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di kemukakan implikasi
bahwa emosional berkontribusi positif terhadap loyalitas nasabah difabel
dalam bertransaksi di bank umum syariah di watampone.
Untuk berhasil memperoleh dan mempertahankan nasabah, maka bank
syariah harus berusaha semaksimal mungkin untuk menciptakan dan
menanpilkan produk dan layanan yang memiliki emosional yang positif.
Sehingga, dapat mempertinggi Loyalitas Nasabah difabel dalam
menggunakan Produk Syariah.
berpengaruh terhadap loyalitas nasabah difabel dalam bertransaksi, serta
seberapa besar pengaruh emosional terhadap loyalitas nasabah difabel
dalam bertransaksi (studi pada nasabah syariah di watampone ).
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif.
Pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh sebanyak 60 responden.
Teknik pengumpulan data menggunakan angket berupa skala likert yang di
bagikan kepada responden secara daring. Teknik analisis yang di gunakan
adalah uji statistik melalui uji regresi sederhana\
uji t, koefisien determinasi (R 2) sebelum uji statistik di lakukan, terlebih
dahulu di lakukan uji instrument penelitian yang berupa uji reliabilitas, uji
validitas, dan uji asumsi klasik yang berupa uji normalitas dan uji
linearitas. Pengelolaan data dalam penelitian ini menggunakan software
spss 22. Jadi kesimpulan hasil Hasil penelitian adalah yaitu pengaruh
emosional terhadap loyalitas nasabah berpengaruh positif terhadap
loyalitas nasabah difabel dalam bertransaksi. Berdasarkan hasil uji regresi
sederhana diketahui nilai constant (a) sebesar 32,344 menyatakan bahwa
jika variabel independen dianggap nol,maka emosional bernilai sebesar
32,344 sedangkan nilai b/koefisien regresi sebesar 0,241 koefesien regresi
x (emosional) dari perhitungan berganda dapat dilihat sebesar 0,24 hal ini
berarti setiap ada peningkatan emosional selain untuk mengetahui arah
hubungan ke dua variabel analisis regresi sederhana juga untuk
memprediksi nilai dari variabel dependen apabila variabel independen
mengalami kenaikan atau penurunan adapun hasil ujinya sebagai berikut
sehingga persamaan regresi dapat di tulis Y =32,344 + 0,241X.
berdasarkan hasil uji t di ketahui nilai t hitung sebesar 5,002, nilai
signifikansi sebesar 0,000 dan nilai t tabel sebesar 2,002 dengan taraf
signifikansi 0,05besarnya R square (R 2 ) 29,7% dari penjelasan tersebut
dapat disimpulkan bahwa x berpengaruh terhadap y.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis data adan pembahasan yang telah di uraikan
pada bab-bab sebelumnya, dengan mengacu pada hasil distribusi frekuensi
serta hipotesis yang di rumuskan dengan kepercayaan 95% (α = 0,05), maka
dapat di simpulkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Berdasarkan hasil uji frekuensi bahwa Bank Syariah memiliki
ketertarikan Emosional terhadap Loyalitas Nasabah difabel dalam
Bertransaksi di Bank Umum Syariah di Watampone dengan persentase
60% responden.
2. Hasil penelitian adalah yaitu pengaruh emosional terhadap loyalitas
nasabah berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah difabel dalam
bertransaksi. Berdasarkan hasil uji regresi sederhana diketahui nilai
constant (a) sebesar 32,344.sedangkan nilai b/koefisien regresi sebesar
0,241sehingga persamaan regresi dapat di tulis Y = 32,344 + 0,241X.
berdasarkan hasil uji t di ketahui nilai t hitung sebesar 5,002, nilai
signifikansi sebesar 0,000 dan nilai t tabel sebesar 2,002 dengan taraf
signifikansi 0,05 besarnya R square (R 2 ) 29,7%.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis memberikan beberapa
saran sebagai berikut:
1. Bagi lembaga keuangan Syariah harus terus memperluas jaringan bahkan
hingga ke pelosok-pelosok agar lembaga keuangan Syariah tidak hanya
tertuju pada masyarakat perkotaan saja, agar masyarakat luas dapat
mengetahui keunggulan-keunggulan yang ada di lembaga keuangan
Syariah, dan masyarakat lebih mudah menjangkaunya. Karena dengan
banyaknya cabang yang tersedia dan mudahnya untuk menjangkau dapat
menarik minat masyarakat.
2. Bagi penelitian selanjutnya, penelitian ini bisa dilakukan tidak hanya
terbatas pada masyarakat di Kecamatan Sibulue, namun bisa diperluas
atau di kembangkan bagi penelitian yang sama dengan perspektif yang
berbeda dan melacak kasus-kasus dimana hubungan linear Emosional dan
Loyalitas yang tidak secara menyeluruh mengakibatkan kurangnya minat
masyarakat, yang berarti ada faktor lain diluar pengetahuan dan lokasi.
Selain itu bisa memakai variabel lebih banyak dan variatif.
3. Bagi Pihak Perbankan Syariah agar lebih menyederhanakan akad-akad
yang ada di Bank Syariah sebagaimana akad-akad yang ada pada Bank
Konvensional agar masyarakat mudah memahami maksud dari akad
tersebut. Sosialisasi kepada masyarakat tentang bank syariah itu sendiri
serta akad-akad yang dimilikinya dan memberikan modal kepada pihak
pemerintahan Desa yang bisa digunakan oleh masyarakat luas untuk
mendirikan suatu usaha.
C. Implikasi
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di kemukakan implikasi
bahwa emosional berkontribusi positif terhadap loyalitas nasabah difabel
dalam bertransaksi di bank umum syariah di watampone.
Untuk berhasil memperoleh dan mempertahankan nasabah, maka bank
syariah harus berusaha semaksimal mungkin untuk menciptakan dan
menanpilkan produk dan layanan yang memiliki emosional yang positif.
Sehingga, dapat mempertinggi Loyalitas Nasabah difabel dalam
menggunakan Produk Syariah.
Ketersediaan
| SFEBI20230248 | 248/2023 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
248/2023
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2023
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
