Analisis Kelayakan Agunan Dalam Keputusan Pemberian Pembiayaan Pada Bmt As’adiyah Sengkang”
Nur Ikram/01.18.5143 - Personal Name
Skripsi ini membahas mengenai Kelayakan Agunan dalam keputusan pemberian
pembiayaan pada Bmt As‟adiyah Sengkang. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana analisis penilaian agunan dalam keputusan pemberiaan
pembiayaan pada BMT As‟adiyyah Sengkang dan untuk mengetahui bagaimana
penentuan kelayakan suatu agunan yang diberikan oleh pihak terkait pada keputusan
pemberian pembiayaan di BMT As‟sadiyah sengkang.
Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah field research yaitu suatu jenis
penelitian yang digunakan untuk memperoleh data dilapangan, adapun subjek dalam
penelitian ini di fokuskan kepada manager dan staf pada BMT As‟adiyah Sengkang.
Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi dengan teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kualitatif
meliputi data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penilian kelayakan agunan di BMT
As‟adiyah Sengkang terbagi menjadi 2 yaitu: 1) Jenis Barang , yaitu berupa emas,
barang elektronik, alat pertanian dan perikanan, kendaraan, dan surat berharga.
Namun, Pembiayaan di BMT As‟adiyah Sengkang lebih fokus kepada barang
jaminan berupa BPKB kendaraan, surat tanah dan sertifikat berharga. Selain itu
barang jaminan harus disurvey terlebih dahulu. 2) Kriteria barang, yaitu berupa
kelayakan barang, kualitas barang dan harga barang. Dalam penentuan kelayakan
agunan dalam keputusan pemberian pembiayaan di BMT As‟adiyah Sengkang harus
melalui Standar kelayakan dan memenuhi Syarat-syarat pengajuan pembiayaan,
sehingga dapat diambil keputusan pemberian sebuah pembiayaan dengan sebelumnya
dilakukan sebuah sidang komite.
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian hasil penelitian pada pembahasan sebelumnya,
peneliti dapat menarik kesimpulan secara keseluruhan sebagai berikut:
a) Dalam penilaian kelayakan agunan di BMT As’adiyah Sengkang terbagi
menjadi dua yaitu: Pertama Jenis Barang , yaitu berupa emas, barang
elektronik, alat pertanian dan perikanan, kendaraan, dan surat berharga.
Namun, Pembiayaan di BMT As’adiyah Sengkang lebih fokus kepada barang
jaminan berupa BPKB kendaraan, surat tanah dan sertifikat berharga. Selain itu
barang jaminan harus disurvey terlebih dahulu. Kedua Kriteria barang, yaitu
berupa kelayakan barang, kualitas barang dan harga barang.
b) Dalam penentuan kelayakan agunan dalam keputusan pemberian pembiayaan
di BMT As’adiyah Sengkang harus melalui standar kelayakan dan memenuhi
syarat-syarat pengajuan pembiayaan, sehingga dapat diambil keputusan
pemberian sebuah pembiayaan dengan sebelumnya dilakukan sebuah sidang
komite.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas beberapa hal yang penulis sarankan,
kiranya memberikan manfaat dan bisa menjadi bahan evaluasi untuk semua
tanpa terkecuali:
1. Dalam penilaian kelayakan agunan di BMT As’adiyah Sengkang hanya
memfokuskan barang jaminan berupa BPKB kendaraan, surat tanah dan
sertifikat berharga. Sebaiknya di BMT As’adiyah Sengkang memfokuskan
semua jenis barang yang dapat dijadikan sebagai barang jaminan. Karena
tidak menutup kemungkinan seorang nasabah memiliki barang jaminan diluar
dari pada kedua barang jaminan yang di fokuskan oleh pembiayaan BMT
As’adiyah Sengkang.
2. Dalam pengembangan sumber daya manusia merupakan hal yang sangat
penting dalam peningkatan kualitas karyawan terutama dalam proses
menganalisis agunan. Sehingga dapat menganalisa sesuai dengan standar
opersional dan diharapkan dari penilaian atau analisis agunan tersebut
mendapatkan data yang valid.
pembiayaan pada Bmt As‟adiyah Sengkang. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana analisis penilaian agunan dalam keputusan pemberiaan
pembiayaan pada BMT As‟adiyyah Sengkang dan untuk mengetahui bagaimana
penentuan kelayakan suatu agunan yang diberikan oleh pihak terkait pada keputusan
pemberian pembiayaan di BMT As‟sadiyah sengkang.
Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah field research yaitu suatu jenis
penelitian yang digunakan untuk memperoleh data dilapangan, adapun subjek dalam
penelitian ini di fokuskan kepada manager dan staf pada BMT As‟adiyah Sengkang.
Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi dengan teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kualitatif
meliputi data reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penilian kelayakan agunan di BMT
As‟adiyah Sengkang terbagi menjadi 2 yaitu: 1) Jenis Barang , yaitu berupa emas,
barang elektronik, alat pertanian dan perikanan, kendaraan, dan surat berharga.
Namun, Pembiayaan di BMT As‟adiyah Sengkang lebih fokus kepada barang
jaminan berupa BPKB kendaraan, surat tanah dan sertifikat berharga. Selain itu
barang jaminan harus disurvey terlebih dahulu. 2) Kriteria barang, yaitu berupa
kelayakan barang, kualitas barang dan harga barang. Dalam penentuan kelayakan
agunan dalam keputusan pemberian pembiayaan di BMT As‟adiyah Sengkang harus
melalui Standar kelayakan dan memenuhi Syarat-syarat pengajuan pembiayaan,
sehingga dapat diambil keputusan pemberian sebuah pembiayaan dengan sebelumnya
dilakukan sebuah sidang komite.
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian hasil penelitian pada pembahasan sebelumnya,
peneliti dapat menarik kesimpulan secara keseluruhan sebagai berikut:
a) Dalam penilaian kelayakan agunan di BMT As’adiyah Sengkang terbagi
menjadi dua yaitu: Pertama Jenis Barang , yaitu berupa emas, barang
elektronik, alat pertanian dan perikanan, kendaraan, dan surat berharga.
Namun, Pembiayaan di BMT As’adiyah Sengkang lebih fokus kepada barang
jaminan berupa BPKB kendaraan, surat tanah dan sertifikat berharga. Selain itu
barang jaminan harus disurvey terlebih dahulu. Kedua Kriteria barang, yaitu
berupa kelayakan barang, kualitas barang dan harga barang.
b) Dalam penentuan kelayakan agunan dalam keputusan pemberian pembiayaan
di BMT As’adiyah Sengkang harus melalui standar kelayakan dan memenuhi
syarat-syarat pengajuan pembiayaan, sehingga dapat diambil keputusan
pemberian sebuah pembiayaan dengan sebelumnya dilakukan sebuah sidang
komite.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan diatas beberapa hal yang penulis sarankan,
kiranya memberikan manfaat dan bisa menjadi bahan evaluasi untuk semua
tanpa terkecuali:
1. Dalam penilaian kelayakan agunan di BMT As’adiyah Sengkang hanya
memfokuskan barang jaminan berupa BPKB kendaraan, surat tanah dan
sertifikat berharga. Sebaiknya di BMT As’adiyah Sengkang memfokuskan
semua jenis barang yang dapat dijadikan sebagai barang jaminan. Karena
tidak menutup kemungkinan seorang nasabah memiliki barang jaminan diluar
dari pada kedua barang jaminan yang di fokuskan oleh pembiayaan BMT
As’adiyah Sengkang.
2. Dalam pengembangan sumber daya manusia merupakan hal yang sangat
penting dalam peningkatan kualitas karyawan terutama dalam proses
menganalisis agunan. Sehingga dapat menganalisa sesuai dengan standar
opersional dan diharapkan dari penilaian atau analisis agunan tersebut
mendapatkan data yang valid.
Ketersediaan
| 01.18.5143 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
175/2022
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
