Tingkat Pemahaman Peserta Didik pada Mata Pelajaran Al-Qur‟an Hadis Kelas XI MA Gattareng Kab. Bone
Nuramalia/02.18.1056 - Personal Name
Penelitian ini membahas tentang Tingkat Pemahaman Peserta Didik pada Mata
Pelajaran Al-Qur‟an Hadis Kelas XI MA Gattareng Kabupaten Bone. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman Al-Qur‟an Hadis bagi peserta didik
di MA Gattareng, kendala peserta didik dalam memahami Al-Qur‟an Hadis, dan
faktor pendukung dan penghambat dalam memahami mata pelajaran Al-Qur‟an
Hadis.
Penelitian ini termasuk penelitian Kualitatif yang menggunakan pendekatan
paedagogik, psikologis dan sosiologis dengan teknik pengumpulan data wawancara,
dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahap yaitu tahap
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman di MA Gattareng bervariasi
sesuai individu peserta didik masing-masing seperti pemahaman peserta didik di
kelas XI MA Gattareng dari 19 peserta didik tidak memiliki tingkat pemahaman yang
sama, namun kebanyakan diantara mereka memiliki pemahaman tingkat manengah.
Kendala peserta didik dalam memahami mata pelajaran di MA Gattareng yaitu
kesulitan dalam memahami literatur Bahasa Arab, ketidak mampuan mereka dalam
memahami bahasa pengantar mata pelajaran Al-Qur‟an dan Hadis. Faktor pendukung
peserta didik dalam memahami mata pelajaran di MA Gattareng yaitu Adanya
fasilitias, sarana dan prasarana yang memadai seperti adanya peralatan dan
perlengkapan yang secara langsung digunakan dalam menunjukkan proses
pendidikan, dan tenaga pendidik yang tekun, dalam artian selalu mendahulukan
kewajiban dari pada haknya. Sedangkan faktor penghambat peserta didik dalam
memahami mata pelajaran di MA Gattareng yaitu rendahnya minat dan motivasi
peserta didik dalam belajar, kurangnya dukungan dari orang tua atau motivasi dari
keluarga peserta didik dan kurangnya peran orang tua dalam membimbing anaknya
untuk belajar di rumah.
A. Simpulan
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan penulis tentang Tingkat
pemahaman peserta didik Kelas XI MA Gattareng Kabupaten Bone Menyimpulkan:
1. Tingkat Pemahaman Peserta didik Pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis.
Adapun tingkat pemahaman di MA Gattareng bervariasi sesuai individu
peserta didik masing-masing seperti pemahaman peserta didik di kelas XI
MA Gattareng dari 19 peserta didik tidak memiliki tingkat pemahaman
yang sama, namun kebanyakan diantara mereka memiliki pemahaman
baik.
2. Kendala peserta didik dalam memahami mata pelajaran, peserta didik di
MA Gattareng banyak memiliki hambatan atau kesulitan saat mereka
belajar. yang paling utama yaitu kesulitan dalam memahami literatur
Bahasa Arab, hal ini merupakan hal yang paling utama mengingat
pelajaran ini membahas tentang pelajaran Al-Qur’an dan Hadis dimana
kedua subjek tersebut mengandung literatur Bahasa Arab sebagai bahasa
pengantar utamanya maka kesulitan utama yang akan dihadapi peserta
didik adalah ketidak mampu mereka dalam memahami bahasa pengantar
mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadis.
3. Faktor pendukung peserta didik dalam memahami mata pelajaran di MA
Gattareng yaitu Adanya fasilitias, sarana dan prasarana yang memadai
seperti adanya peralatan dan perlengkapan yang secara langsung
digunakan dalam menunjukkan proses pendidikan, dan tenaga pendidik
yang tekun, dalam artian selalu mendahulukan kewajiban dari pada
haknya. Sedangkan faktor penghambat peserta didik dalam memahami
mata pelajaran di MA Gattareng yaitu rendahnya minat dan motivasi
peserta didik dalam belajar, kurangnya dukungan dari orang tua atau
motivasi dari keluarga peserta didik dan kurangnya peran orang tua dalam
membimbing anaknya untuk belajar di rumah.
B. Implikasi
Setelah Penulis menguraikan kesimpulan tersbut, maka dibawa ini
dikemukakan implikasi penelitian yang berisikan saran-saran. Adapun implikasi-
implikasi penulis kepada:
1. Kepada Kepala Madrasah
Kepala madrasah diharapkan untuk meningkatkan sarana dan
prasarana dalam pembelajaran sehingga guru lebih leluasa menggunakan
bermacam-macam metode, dan lebih memperbanyak sumber belajar sehingga
siswa tidak hanya mengandalkan guru, serta meningkatkan teknologi yag ada
di MA Gattareng sehingga guru bukan satu-satunya sumber siswa untuk
mencari ilmu.
2. Kepada Guru Al-Qur’an Hadis
Guru diharapkan mampu untuk meningkatkan keterampilan dengan
cara melakukan pembelajaran dengan munggunakan metode-metode yang
sesuai pengaplikasiannya dengan mata pelajaran Al-Qur’an Hadis.
3. Kepada Peserta Didik
Peserta didik diharapkan untuk berperan aktif dalam belajar, dan ikut
serta dalam menyukseskan pembelajaran dan ikut terlibat baik secara
langsung maupun tidak langsung.
Pelajaran Al-Qur‟an Hadis Kelas XI MA Gattareng Kabupaten Bone. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman Al-Qur‟an Hadis bagi peserta didik
di MA Gattareng, kendala peserta didik dalam memahami Al-Qur‟an Hadis, dan
faktor pendukung dan penghambat dalam memahami mata pelajaran Al-Qur‟an
Hadis.
Penelitian ini termasuk penelitian Kualitatif yang menggunakan pendekatan
paedagogik, psikologis dan sosiologis dengan teknik pengumpulan data wawancara,
dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahap yaitu tahap
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman di MA Gattareng bervariasi
sesuai individu peserta didik masing-masing seperti pemahaman peserta didik di
kelas XI MA Gattareng dari 19 peserta didik tidak memiliki tingkat pemahaman yang
sama, namun kebanyakan diantara mereka memiliki pemahaman tingkat manengah.
Kendala peserta didik dalam memahami mata pelajaran di MA Gattareng yaitu
kesulitan dalam memahami literatur Bahasa Arab, ketidak mampuan mereka dalam
memahami bahasa pengantar mata pelajaran Al-Qur‟an dan Hadis. Faktor pendukung
peserta didik dalam memahami mata pelajaran di MA Gattareng yaitu Adanya
fasilitias, sarana dan prasarana yang memadai seperti adanya peralatan dan
perlengkapan yang secara langsung digunakan dalam menunjukkan proses
pendidikan, dan tenaga pendidik yang tekun, dalam artian selalu mendahulukan
kewajiban dari pada haknya. Sedangkan faktor penghambat peserta didik dalam
memahami mata pelajaran di MA Gattareng yaitu rendahnya minat dan motivasi
peserta didik dalam belajar, kurangnya dukungan dari orang tua atau motivasi dari
keluarga peserta didik dan kurangnya peran orang tua dalam membimbing anaknya
untuk belajar di rumah.
A. Simpulan
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan penulis tentang Tingkat
pemahaman peserta didik Kelas XI MA Gattareng Kabupaten Bone Menyimpulkan:
1. Tingkat Pemahaman Peserta didik Pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis.
Adapun tingkat pemahaman di MA Gattareng bervariasi sesuai individu
peserta didik masing-masing seperti pemahaman peserta didik di kelas XI
MA Gattareng dari 19 peserta didik tidak memiliki tingkat pemahaman
yang sama, namun kebanyakan diantara mereka memiliki pemahaman
baik.
2. Kendala peserta didik dalam memahami mata pelajaran, peserta didik di
MA Gattareng banyak memiliki hambatan atau kesulitan saat mereka
belajar. yang paling utama yaitu kesulitan dalam memahami literatur
Bahasa Arab, hal ini merupakan hal yang paling utama mengingat
pelajaran ini membahas tentang pelajaran Al-Qur’an dan Hadis dimana
kedua subjek tersebut mengandung literatur Bahasa Arab sebagai bahasa
pengantar utamanya maka kesulitan utama yang akan dihadapi peserta
didik adalah ketidak mampu mereka dalam memahami bahasa pengantar
mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadis.
3. Faktor pendukung peserta didik dalam memahami mata pelajaran di MA
Gattareng yaitu Adanya fasilitias, sarana dan prasarana yang memadai
seperti adanya peralatan dan perlengkapan yang secara langsung
digunakan dalam menunjukkan proses pendidikan, dan tenaga pendidik
yang tekun, dalam artian selalu mendahulukan kewajiban dari pada
haknya. Sedangkan faktor penghambat peserta didik dalam memahami
mata pelajaran di MA Gattareng yaitu rendahnya minat dan motivasi
peserta didik dalam belajar, kurangnya dukungan dari orang tua atau
motivasi dari keluarga peserta didik dan kurangnya peran orang tua dalam
membimbing anaknya untuk belajar di rumah.
B. Implikasi
Setelah Penulis menguraikan kesimpulan tersbut, maka dibawa ini
dikemukakan implikasi penelitian yang berisikan saran-saran. Adapun implikasi-
implikasi penulis kepada:
1. Kepada Kepala Madrasah
Kepala madrasah diharapkan untuk meningkatkan sarana dan
prasarana dalam pembelajaran sehingga guru lebih leluasa menggunakan
bermacam-macam metode, dan lebih memperbanyak sumber belajar sehingga
siswa tidak hanya mengandalkan guru, serta meningkatkan teknologi yag ada
di MA Gattareng sehingga guru bukan satu-satunya sumber siswa untuk
mencari ilmu.
2. Kepada Guru Al-Qur’an Hadis
Guru diharapkan mampu untuk meningkatkan keterampilan dengan
cara melakukan pembelajaran dengan munggunakan metode-metode yang
sesuai pengaplikasiannya dengan mata pelajaran Al-Qur’an Hadis.
3. Kepada Peserta Didik
Peserta didik diharapkan untuk berperan aktif dalam belajar, dan ikut
serta dalam menyukseskan pembelajaran dan ikut terlibat baik secara
langsung maupun tidak langsung.
Ketersediaan
| STAR20220253 | 253/2022 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
253/2022
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyah
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
