Urgensi Pembelajaran PAI dalam Pencegahan Perilaku Menghisap Rokok pada Siswa SMKN 7 Bone Kecamatan Tanete Riattang kabupaten Bome
Rika Fikria/02.15.1010 - Personal Name
Penelitian ini membahas mengenai Urgensi Pembelajaran PAI dalam
Pencegahan Perilaku Menghisap Rokok pada Siswa SMKN 7 Bone Kecamatan
Tanete Riattang Kabupaten Bone. Masalah yang dihadapi adalah bagaimana
gambaran umum siswa yang merokok di SMKN 7 Bone, bagaimana kontribusi guru
PAI dalam pencegahan perilaku menghisap rokok pada siswa SMKN 7 Bone, dan
bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam pencegahan perilaku menghisap
rokok pada siswa SMKN 7 Bone Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone.
Penulis melakukan pendekatan normatif, pendekatan paedagogik, pendekatan
psikologis dan melakukan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan
teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis
dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tiga tahap yaitu tahap
reduksi, penyajian data (display data) dan tahap kesimpulan atau verifikasi.
Hasil penelitian dari peneliti terkait Urgensi Pembelajaran PAI dalam
Pencegahan Perilaku Menghisap Rokok pada Siswa SMKN 7 Bone Kecamatan
Tanete Riattang Kabupaten Bone yakni: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)
Gambaran umum siswa yang merokok di SMKN 7 Bone terdiri dari 3 kelas, Kelas X
terdiri dari 62 siswa laki-laki, 34% diantaranya pernah merokok, kelas XI terdiri dari
74 siswa laki-laki, 26% diantaranya pernah merokok, dan kelas XII terdiri dari 59
siswa laki-laki, 25% diantaranya pernah merokok. 2) Kontribusi guru PAI dalam
pencegahan perilaku menghisap rokok di SMKN 7 Bone yaitu melakukan pendekatan
dengan siswa, menananamkan urgensi pembelajaran PAI pada diri siswa,
memberikan nasehat, bimbingan dan arahan, serta mengajak siswa ikut kegiatan
ekstrakuikuler. 3) Faktor pendukung pencegahan perilaku menghisap rokok di SMKN
7 Bone yaitu Pemerintah telah mencanangkan kawasan tanpa rokok di lingkungan
sekolah, adanya tata tertib dan pemberian sanksi bagi siswa yang merokok, dan
keterlibatan dari semua guru-guru. Adapun faktor penghambatnya yaitu adanya pihak
yang mendukung, pengaruh orang tua, dan lingkungan yang kurang baik.
A. Simpulan
Berdasarkan penelitian dan dilanjutkan dengan penganalisaan serta penafsiran
data yang telah penulis lakukan tentang Urgensi Pembelajaran PAI dalam
Pencegahan Perilaku Menghisap Rokok pada Siswa SMKN 7 Bone Kecamatan
Tanete Riattang, Kab. Bone, maka penulis dapat menyimpulkan:
1. Gambaran umum siswa yang merokok di SMKN 7 Bone berdasarkan hasil
penelitian di tiga kelas yang dipilih secara acak ditemukan 62 siswa laki-laki
dari kelas X, 34% diantaranya pernah merokok, 74 siswa laki-laki dari kelas
XI, 26% diantaranya pernah merokok, dan dari 59 siswa laki-laki kelas XII,
25% diantaranya pernah merokok.
2. Kontribusi guru PAI dalam pencegahan perilaku menghisap rokok di SMKN 7
Bone yaitu melakukan pendekatan dengan siswa, menananamkan urgensi
pembelajaran PAI pada diri siswa, memberikan nasehat, bimbingan dan arahan,
serta mengajak siswa ikut kegiatan ekstrakuikuler.
3. Faktor pendukung pencegahan perilaku menghisap rokok di SMKN Bone yaitu
Pemerintah telah mencanangkan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah,
adanya tata tertib dan pemberian sanksi bagi siswa yang merokok, serta
keterlibatan dari semua guru-guru. Adapun faktor penghambatnya yaitu adanya
pihak yang mendukung, pengaruh orang tua dan lingkungan yang kurang baik.
B. Implikasi
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan setelah memperhatikan hasilnya,
menyarankan bahwa:
1. Guru PAI diharapkan terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara
memperbaiki pendekatan dan pendidikan agama di sekolah dalam rangka
menanamkan nilai-nilai keislaman guna mencegah terjadinya perilaku
menghisap rokok.
2. Adanya skripsi ini, diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi
guru PAI dan kepada pihak yang terkait menindaklanjuti dengan memberikan
penyuluhan kepada guru-guru tentang pentingnya pencegahan perilaku
menghisap rokok pada siswa.
Pencegahan Perilaku Menghisap Rokok pada Siswa SMKN 7 Bone Kecamatan
Tanete Riattang Kabupaten Bone. Masalah yang dihadapi adalah bagaimana
gambaran umum siswa yang merokok di SMKN 7 Bone, bagaimana kontribusi guru
PAI dalam pencegahan perilaku menghisap rokok pada siswa SMKN 7 Bone, dan
bagaimana faktor pendukung dan penghambat dalam pencegahan perilaku menghisap
rokok pada siswa SMKN 7 Bone Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone.
Penulis melakukan pendekatan normatif, pendekatan paedagogik, pendekatan
psikologis dan melakukan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan
teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis
dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan tiga tahap yaitu tahap
reduksi, penyajian data (display data) dan tahap kesimpulan atau verifikasi.
Hasil penelitian dari peneliti terkait Urgensi Pembelajaran PAI dalam
Pencegahan Perilaku Menghisap Rokok pada Siswa SMKN 7 Bone Kecamatan
Tanete Riattang Kabupaten Bone yakni: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1)
Gambaran umum siswa yang merokok di SMKN 7 Bone terdiri dari 3 kelas, Kelas X
terdiri dari 62 siswa laki-laki, 34% diantaranya pernah merokok, kelas XI terdiri dari
74 siswa laki-laki, 26% diantaranya pernah merokok, dan kelas XII terdiri dari 59
siswa laki-laki, 25% diantaranya pernah merokok. 2) Kontribusi guru PAI dalam
pencegahan perilaku menghisap rokok di SMKN 7 Bone yaitu melakukan pendekatan
dengan siswa, menananamkan urgensi pembelajaran PAI pada diri siswa,
memberikan nasehat, bimbingan dan arahan, serta mengajak siswa ikut kegiatan
ekstrakuikuler. 3) Faktor pendukung pencegahan perilaku menghisap rokok di SMKN
7 Bone yaitu Pemerintah telah mencanangkan kawasan tanpa rokok di lingkungan
sekolah, adanya tata tertib dan pemberian sanksi bagi siswa yang merokok, dan
keterlibatan dari semua guru-guru. Adapun faktor penghambatnya yaitu adanya pihak
yang mendukung, pengaruh orang tua, dan lingkungan yang kurang baik.
A. Simpulan
Berdasarkan penelitian dan dilanjutkan dengan penganalisaan serta penafsiran
data yang telah penulis lakukan tentang Urgensi Pembelajaran PAI dalam
Pencegahan Perilaku Menghisap Rokok pada Siswa SMKN 7 Bone Kecamatan
Tanete Riattang, Kab. Bone, maka penulis dapat menyimpulkan:
1. Gambaran umum siswa yang merokok di SMKN 7 Bone berdasarkan hasil
penelitian di tiga kelas yang dipilih secara acak ditemukan 62 siswa laki-laki
dari kelas X, 34% diantaranya pernah merokok, 74 siswa laki-laki dari kelas
XI, 26% diantaranya pernah merokok, dan dari 59 siswa laki-laki kelas XII,
25% diantaranya pernah merokok.
2. Kontribusi guru PAI dalam pencegahan perilaku menghisap rokok di SMKN 7
Bone yaitu melakukan pendekatan dengan siswa, menananamkan urgensi
pembelajaran PAI pada diri siswa, memberikan nasehat, bimbingan dan arahan,
serta mengajak siswa ikut kegiatan ekstrakuikuler.
3. Faktor pendukung pencegahan perilaku menghisap rokok di SMKN Bone yaitu
Pemerintah telah mencanangkan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah,
adanya tata tertib dan pemberian sanksi bagi siswa yang merokok, serta
keterlibatan dari semua guru-guru. Adapun faktor penghambatnya yaitu adanya
pihak yang mendukung, pengaruh orang tua dan lingkungan yang kurang baik.
B. Implikasi
Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan setelah memperhatikan hasilnya,
menyarankan bahwa:
1. Guru PAI diharapkan terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara
memperbaiki pendekatan dan pendidikan agama di sekolah dalam rangka
menanamkan nilai-nilai keislaman guna mencegah terjadinya perilaku
menghisap rokok.
2. Adanya skripsi ini, diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi
guru PAI dan kepada pihak yang terkait menindaklanjuti dengan memberikan
penyuluhan kepada guru-guru tentang pentingnya pencegahan perilaku
menghisap rokok pada siswa.
Ketersediaan
| STAR20190228 | 228/2019 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
228/2019
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyahh
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
