Analisis Peran Account Officer Dalam Meminimalisir Pembiayaan Bermasalah Di BMT As 'Adiyah Sengkang
Yuni Safira/01.17.5170 - Personal Name
Penelitian ini mengungkap tugas dan tanggung jawab Account Officer di BMT
As‟Adiyah Sengkang serta peran Account Officer dalam meminimalisir pembiayaan
bermasalah di BMT As‟Adiyah Sengkang. Account Officer sangatlah penting karena
kegiatan analisis pembiayaan dan semua keputusan pembiayaan adalah wewenang
dari seorang Account Officer dan manager hanya menyetujui saja. Jadi bisa dibilang
bahwa Account Officer disini adalah ujung tombak bagi BMT As‟Adiyah Sengkang.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah
penelitian lapangan. sumber data yang diperoleh yaitu data primer dan data sekunder.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara
mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan adalah
pola interaktif yaitu meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil penelitian sebagai berikut (1) Tugas dan tanggung jawab
Account Officer di BMT As‟Adiyah Sengkang adalah mengelola Account, mengelola
produk, mengelola pinjaman, mengelola penjualan dan mengelola profitability. (2)
Peran Account Officer dalam meminimalisir pembiayaan bermasalah yaitu peran
pencegahan dan penyelesaian pembiayaan bermasalah. Peran pencegahan dilakukan
dengan menerapkan analisis 5C (Character, Capital, Capacity, Collateral dan
Condition of Economy) dalam menganilisis permohonan pembiayaan, serta
mengadakan pembinaan dan pengawasan. Penyelesaian pembiayaan bermasalah
dilakukan dengan Rescheduling, Reconditioning dan eksekusi (penarikan jaminan).
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari bab sebelumnya, peneliti
menarik kesimpulan bahwa:
1. Tugas dan tanggung jawab Account Officer di BMT As’Adiyah Sengkang
adalah mengelola account atau keuangan anggota dengan melakukan
pembinaan agar dapat mengoptimalkan pembiayaan yang diberikan,
mengelola produk dengan menganalisis angggota melalui metode wawancara
agar pembiayaan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan anggota,
mengelola pinjaman yaitu melakukan pengawasan dengan terjun langsung
mengunjungi anggota, mengelola penjualan dengan mengenalkan dan
menawarkan produk-produk yang ada di BMT, serta mengelola profitability
dengan menjalakan tugasnya dalam mencari anggota, menganalisa usaha
anggota apakah layak atau tidak untuk dibiayai serta merealisasikan
pembiayaan yang dianggap layak sehingga meningkatkan profitabilitas BMT.
2. Peran Account Officer dalam meminimalisir pembiayaan bermasalah di BMT
As’Adiyah Sengkang ada dua yaitu peran pencegahan dan pernyelesaian
pembiayaan bermasalah. Adapun peran pencegahan yaitu penerapan prinsip
5C yaitu Character (karakter), Capital (modal), Capacity (kemampuan),
Collateral (Jaminan), dan Condition of Economy (kondisi ekonomi) dalam
menganalisis permohonan pembiayaan, mengadakan pembinaan berupa
pelatihan dan pemberian solusi untuk masalah yang dihadapi anggota serta
aktif melakukan pengawasan terhadap usaha anggota. Sedangkan dalam
peran penyelesaian pembiayaan bermasalah yaitu dengan rescheduling,
reconditioning dan eksekusi (penarikan jaminan).
Selain analisis aspek 5C tersebut Account Officer di BMT As’Adiyah
melakukan monitoring yang kuat terhadap perkembangan usaha anggota
BMT yang dilakukan secara langsung oleh Account Officer dengan terjun
kelapangan.
Melihat rasio pembiayaan bermasalah yang mengalami peningkatan
signifikan terutama pada kategori macet mengindikasikan bahwa dalam
upaya meminimalisir pembiayaan bermasalah masih belum optimal.
B. IMPLIKASI
Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian diatas dapat dikemukakan implikasi
secara teoritis dan praktis sebagai berikut:
1. Implikasi Teoritis
Penerapan prinsip 5C dalam upaya meminimalisir pembiayaan bermasalah
merupakan langkah yang efektif jika dilakukan secara tepat dan didukung
oleh kemampuan atau skill Account Officer yang mumpuni.
2. Implikasi Praktis
Hasil penelitian ini digunakan sebagai masukan bagi Account Officer dan
calon Account Officer. Membenahi diri sehubungan dengan tugas dan
tanggung jawab Account Officer serta peran Account Officer dalam
meminimalisir pembiayaan bermasalah dengan memperhatikan aspek 5C.
C. SARAN
Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa hal yang penulis sarankan antara
lain:
1. Dalam melakukan pengawasan dan pembinaan, sebaiknya BMT As’Adiyah
Sengkang untuk lebih meningkatkan skill Account Officer, karena faktor
SDM yang memadai (Account Officer) sebagai pelaksana sangat menentukan
tercapainya tujuan pembiayaan secara efektif dan efisisen.
2. Kepada Account Officer, agar tujuan dari prinsip 5C tercapai dengan baik
maka hendaknya pengawasan dan pembinaan terhadap pembiayaan yang
diberikan harus dilakukan secara terus menerus dan intensif.
3. Kepada peneliti selanjutnya hendaknya melakukan penelitian yang lebih
memfokuskan pada indikator-indikator dari meminimalisir risiko pembiayaan
bermasalah yang belum ada pada penelitian ini. Dan hendaknya dapat
mengembangkan penelitian ini dengan menjangkau faktor lain seperti kinerja
Account Officer, pengaruh latar belakang pendidikan dan faktor lainnya yang
dapat menekan terjadinya pembiayaan bermasalah.
As‟Adiyah Sengkang serta peran Account Officer dalam meminimalisir pembiayaan
bermasalah di BMT As‟Adiyah Sengkang. Account Officer sangatlah penting karena
kegiatan analisis pembiayaan dan semua keputusan pembiayaan adalah wewenang
dari seorang Account Officer dan manager hanya menyetujui saja. Jadi bisa dibilang
bahwa Account Officer disini adalah ujung tombak bagi BMT As‟Adiyah Sengkang.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah
penelitian lapangan. sumber data yang diperoleh yaitu data primer dan data sekunder.
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara
mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan adalah
pola interaktif yaitu meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil penelitian sebagai berikut (1) Tugas dan tanggung jawab
Account Officer di BMT As‟Adiyah Sengkang adalah mengelola Account, mengelola
produk, mengelola pinjaman, mengelola penjualan dan mengelola profitability. (2)
Peran Account Officer dalam meminimalisir pembiayaan bermasalah yaitu peran
pencegahan dan penyelesaian pembiayaan bermasalah. Peran pencegahan dilakukan
dengan menerapkan analisis 5C (Character, Capital, Capacity, Collateral dan
Condition of Economy) dalam menganilisis permohonan pembiayaan, serta
mengadakan pembinaan dan pengawasan. Penyelesaian pembiayaan bermasalah
dilakukan dengan Rescheduling, Reconditioning dan eksekusi (penarikan jaminan).
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari bab sebelumnya, peneliti
menarik kesimpulan bahwa:
1. Tugas dan tanggung jawab Account Officer di BMT As’Adiyah Sengkang
adalah mengelola account atau keuangan anggota dengan melakukan
pembinaan agar dapat mengoptimalkan pembiayaan yang diberikan,
mengelola produk dengan menganalisis angggota melalui metode wawancara
agar pembiayaan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan anggota,
mengelola pinjaman yaitu melakukan pengawasan dengan terjun langsung
mengunjungi anggota, mengelola penjualan dengan mengenalkan dan
menawarkan produk-produk yang ada di BMT, serta mengelola profitability
dengan menjalakan tugasnya dalam mencari anggota, menganalisa usaha
anggota apakah layak atau tidak untuk dibiayai serta merealisasikan
pembiayaan yang dianggap layak sehingga meningkatkan profitabilitas BMT.
2. Peran Account Officer dalam meminimalisir pembiayaan bermasalah di BMT
As’Adiyah Sengkang ada dua yaitu peran pencegahan dan pernyelesaian
pembiayaan bermasalah. Adapun peran pencegahan yaitu penerapan prinsip
5C yaitu Character (karakter), Capital (modal), Capacity (kemampuan),
Collateral (Jaminan), dan Condition of Economy (kondisi ekonomi) dalam
menganalisis permohonan pembiayaan, mengadakan pembinaan berupa
pelatihan dan pemberian solusi untuk masalah yang dihadapi anggota serta
aktif melakukan pengawasan terhadap usaha anggota. Sedangkan dalam
peran penyelesaian pembiayaan bermasalah yaitu dengan rescheduling,
reconditioning dan eksekusi (penarikan jaminan).
Selain analisis aspek 5C tersebut Account Officer di BMT As’Adiyah
melakukan monitoring yang kuat terhadap perkembangan usaha anggota
BMT yang dilakukan secara langsung oleh Account Officer dengan terjun
kelapangan.
Melihat rasio pembiayaan bermasalah yang mengalami peningkatan
signifikan terutama pada kategori macet mengindikasikan bahwa dalam
upaya meminimalisir pembiayaan bermasalah masih belum optimal.
B. IMPLIKASI
Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian diatas dapat dikemukakan implikasi
secara teoritis dan praktis sebagai berikut:
1. Implikasi Teoritis
Penerapan prinsip 5C dalam upaya meminimalisir pembiayaan bermasalah
merupakan langkah yang efektif jika dilakukan secara tepat dan didukung
oleh kemampuan atau skill Account Officer yang mumpuni.
2. Implikasi Praktis
Hasil penelitian ini digunakan sebagai masukan bagi Account Officer dan
calon Account Officer. Membenahi diri sehubungan dengan tugas dan
tanggung jawab Account Officer serta peran Account Officer dalam
meminimalisir pembiayaan bermasalah dengan memperhatikan aspek 5C.
C. SARAN
Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa hal yang penulis sarankan antara
lain:
1. Dalam melakukan pengawasan dan pembinaan, sebaiknya BMT As’Adiyah
Sengkang untuk lebih meningkatkan skill Account Officer, karena faktor
SDM yang memadai (Account Officer) sebagai pelaksana sangat menentukan
tercapainya tujuan pembiayaan secara efektif dan efisisen.
2. Kepada Account Officer, agar tujuan dari prinsip 5C tercapai dengan baik
maka hendaknya pengawasan dan pembinaan terhadap pembiayaan yang
diberikan harus dilakukan secara terus menerus dan intensif.
3. Kepada peneliti selanjutnya hendaknya melakukan penelitian yang lebih
memfokuskan pada indikator-indikator dari meminimalisir risiko pembiayaan
bermasalah yang belum ada pada penelitian ini. Dan hendaknya dapat
mengembangkan penelitian ini dengan menjangkau faktor lain seperti kinerja
Account Officer, pengaruh latar belakang pendidikan dan faktor lainnya yang
dapat menekan terjadinya pembiayaan bermasalah.
Ketersediaan
| SFEBI20210074 | 74/2021 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
74/2021
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2021
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
