Strategi Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone dalam Menyebarkan Informasi Tentang Program Internet Sehat
Zainal Abidin/03.15.2009 - Personal Name
Skripsi ini membahas tentang Strategi Dinas Komunikasi Informatika dan
Persandian Kabupaten Bone dalam menyebarkan informasi tentang program internet
sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya dan cara yang dilakukan
oleh Dinas Komunikasi Infromatika dan Persandian Kabupaten bone dalam
menyebarkan informasi tentang Program Internet sehat. kemudian ingin mengetahui
kendala yang dihadapi dan solusi yang dilakukan dalam pelaksanaan Pengenalan
Internet sehat kepada masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode riset lapangan (field research) yaitu
metode yang digunakan dengan jalan melakukan penelitian terhadap objek yang
diteliti dengan metode wawancara, oberservasi dan dokumentasi. Adapun sumber
data dalam penilitian ini yaitu Pegawai Dinas Komunikasi Informatika dan
Persandian Kabupaten Bone tekhusus pada Bidang Informasi Teknologi. Data yang
sudah terkumpul dari hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis
deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Ada empat strategi yang digunakan
dalam menyebarkan informasi internet sehat dengan menggunakan teknik sosialisasi ,
spanduk dan baliho, pemanfaatan website dan pemanfaatan media komunikasi radio
yang merupakan insidentil. 2) Kendala yang dihadapi yaitu mengenai dana anggaran,
support jaringan, pemahaman masyarakat awam yang belum mengetahui bahasa
internet, dan Blank Spot yaitu daerah yang sangat sulit terkoneksi jaringan internet
maupun telekomunikasi. 3) Kemudian solusi yang dilakukan oleh pihak Dinas
Komunikasi Informatika dan Persandian kabupaten Bone dalam menghadapi masalah
atau kendala-kendala dalam pelaksanaan pengenalan Internet sehat kepada
masyarakat yaitu melakukan program seminar secara bertahap agar anggaran dana
yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, kemudian mengatasi support jaringan yang
sulit dari jangkauan sehingga akses kecepatan pengiriman informasi terhambat yaitu
dengan membangun infrastruktur jaringan di daerah-daerah yang dianggap layak,
solusi yang ketiga yaitu dalam mengatasi kurangnya pemahaman masyarakat awam
ketika menerima materi seminar yaitu dengan menggunakan bahasa yang mudah
dipahami, dan solusi untuk mengatasi blank spot pada daerah yang sangat sulit
mengakses internet dan telekomunikasi yaitu dengan cara membangun tower jaringan
internet dan telekomunikasi pada daerah tersebut.
A. Simpulan
Berdasarkan hasil olah data yang telah dilakukan oleh penulis setelah
meneliti pada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone setelah
kemudian dirangkum dan dianalisis sehingga penulis dapat menyimpulkan bahwa
jawaban dari rumusan masalah yang telah dibuat adalah sebagai berikut.
1. Upaya Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone dalam
menyebarkan informasi tentang program internet sehat yaitu, Sosialisasi berupa
seminar bimbingan, pemanfaatan Spanduk dan Baliho, Pemanfaatan website, dan
media sosial, dan Pemanfaatan media Komunikasi.
2. Kendala yang dihadapi Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten
Bone dalam menyebarkan informasi tentang program internet sehat yaitu
pelaksanaan program internet sehat membutuhkan dana anggaran tidak sedikit,
Support jaringan atau minimnya bandwith sehingga akses informasi tidak
maksimal, Kurangnya pemahaman Masyarakat awam, dan masalah Blank Spot
atau daerah yang tidak sulit terkoneksi jaringan internet maupun telekomunikasi.
3. Solusi Dinas Komunikasi Informatika dan Persanian Kabupaten Bone dalam
menyebarkan informasi tentang program internet sehat yaitu, Melakukan secara
bertahap pelaksanaan kegiatan ini, membangun infrastruktur jaringan pada daerah
yang jauh, menjelaskan lebih detail dengan bahasa yang mudah dimengerti
kepada peserta, membangun tower jaringan telekomunikasi dan internet pada
daerah yang jauh dari perkotaan.
B. Implikasi
Implikasi atau saran dari penulis pada penelitian ini yaitu diharapkan kepada
Dinas terkait yaitu.
1. Hendaknya Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone
agar lebih sering melakukan program internet sehat baik itu berupa sosialisasi,
dan pemanfaatan spanduk, dan lebih giat memanfaatkan website, facebook,
whatsapp dan media sosial lainya karena tidak dipungkiri masih banyak
masyarakat awam yang belum mengerti etika berinternet dan masih banyak
yang masih mengakses internet negatif.
2. Diharapkan juga agar kiranya secepatnya membangun infrastruktur jaringan
pada daerah-daerah yang sulit terkoneksi jaringan telekomunikasi dan
internet. Dan juga mengalokasikan dana anggaran lebih banyak pada program
ini karena program internet sehat juga penting bagi kehidupan bermasyarakat
dimana tujuan dari pemerintah adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.
3. Hendaknya Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone
agar memasuki daerah-daerah terpencil dan Desa-desa yang jauh dari
perkotaan dalam melaksanakan pengenalan internet sehat dengan bekerja
sama dengan kepala desa atau kecamatan daerah setempat agar program ini
berjalan dengan maksimal dan merata.
Persandian Kabupaten Bone dalam menyebarkan informasi tentang program internet
sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya dan cara yang dilakukan
oleh Dinas Komunikasi Infromatika dan Persandian Kabupaten bone dalam
menyebarkan informasi tentang Program Internet sehat. kemudian ingin mengetahui
kendala yang dihadapi dan solusi yang dilakukan dalam pelaksanaan Pengenalan
Internet sehat kepada masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode riset lapangan (field research) yaitu
metode yang digunakan dengan jalan melakukan penelitian terhadap objek yang
diteliti dengan metode wawancara, oberservasi dan dokumentasi. Adapun sumber
data dalam penilitian ini yaitu Pegawai Dinas Komunikasi Informatika dan
Persandian Kabupaten Bone tekhusus pada Bidang Informasi Teknologi. Data yang
sudah terkumpul dari hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis
deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Ada empat strategi yang digunakan
dalam menyebarkan informasi internet sehat dengan menggunakan teknik sosialisasi ,
spanduk dan baliho, pemanfaatan website dan pemanfaatan media komunikasi radio
yang merupakan insidentil. 2) Kendala yang dihadapi yaitu mengenai dana anggaran,
support jaringan, pemahaman masyarakat awam yang belum mengetahui bahasa
internet, dan Blank Spot yaitu daerah yang sangat sulit terkoneksi jaringan internet
maupun telekomunikasi. 3) Kemudian solusi yang dilakukan oleh pihak Dinas
Komunikasi Informatika dan Persandian kabupaten Bone dalam menghadapi masalah
atau kendala-kendala dalam pelaksanaan pengenalan Internet sehat kepada
masyarakat yaitu melakukan program seminar secara bertahap agar anggaran dana
yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, kemudian mengatasi support jaringan yang
sulit dari jangkauan sehingga akses kecepatan pengiriman informasi terhambat yaitu
dengan membangun infrastruktur jaringan di daerah-daerah yang dianggap layak,
solusi yang ketiga yaitu dalam mengatasi kurangnya pemahaman masyarakat awam
ketika menerima materi seminar yaitu dengan menggunakan bahasa yang mudah
dipahami, dan solusi untuk mengatasi blank spot pada daerah yang sangat sulit
mengakses internet dan telekomunikasi yaitu dengan cara membangun tower jaringan
internet dan telekomunikasi pada daerah tersebut.
A. Simpulan
Berdasarkan hasil olah data yang telah dilakukan oleh penulis setelah
meneliti pada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone setelah
kemudian dirangkum dan dianalisis sehingga penulis dapat menyimpulkan bahwa
jawaban dari rumusan masalah yang telah dibuat adalah sebagai berikut.
1. Upaya Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone dalam
menyebarkan informasi tentang program internet sehat yaitu, Sosialisasi berupa
seminar bimbingan, pemanfaatan Spanduk dan Baliho, Pemanfaatan website, dan
media sosial, dan Pemanfaatan media Komunikasi.
2. Kendala yang dihadapi Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten
Bone dalam menyebarkan informasi tentang program internet sehat yaitu
pelaksanaan program internet sehat membutuhkan dana anggaran tidak sedikit,
Support jaringan atau minimnya bandwith sehingga akses informasi tidak
maksimal, Kurangnya pemahaman Masyarakat awam, dan masalah Blank Spot
atau daerah yang tidak sulit terkoneksi jaringan internet maupun telekomunikasi.
3. Solusi Dinas Komunikasi Informatika dan Persanian Kabupaten Bone dalam
menyebarkan informasi tentang program internet sehat yaitu, Melakukan secara
bertahap pelaksanaan kegiatan ini, membangun infrastruktur jaringan pada daerah
yang jauh, menjelaskan lebih detail dengan bahasa yang mudah dimengerti
kepada peserta, membangun tower jaringan telekomunikasi dan internet pada
daerah yang jauh dari perkotaan.
B. Implikasi
Implikasi atau saran dari penulis pada penelitian ini yaitu diharapkan kepada
Dinas terkait yaitu.
1. Hendaknya Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone
agar lebih sering melakukan program internet sehat baik itu berupa sosialisasi,
dan pemanfaatan spanduk, dan lebih giat memanfaatkan website, facebook,
whatsapp dan media sosial lainya karena tidak dipungkiri masih banyak
masyarakat awam yang belum mengerti etika berinternet dan masih banyak
yang masih mengakses internet negatif.
2. Diharapkan juga agar kiranya secepatnya membangun infrastruktur jaringan
pada daerah-daerah yang sulit terkoneksi jaringan telekomunikasi dan
internet. Dan juga mengalokasikan dana anggaran lebih banyak pada program
ini karena program internet sehat juga penting bagi kehidupan bermasyarakat
dimana tujuan dari pemerintah adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.
3. Hendaknya Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone
agar memasuki daerah-daerah terpencil dan Desa-desa yang jauh dari
perkotaan dalam melaksanakan pengenalan internet sehat dengan bekerja
sama dengan kepala desa atau kecamatan daerah setempat agar program ini
berjalan dengan maksimal dan merata.
Ketersediaan
| SFUD20190008 | 08/2019 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
08/2019
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FUD
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
