Pengaruh Pengelolaan Biaya Produksi Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Studi Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Bone)
Nasrul/ 01.14.3298 - Personal Name
Skripsi ini membahas tentang pengaruh pengelolaan biaya produksi terhadap
profitabilitas PDAM Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaiman
pengelolaan biaya produksi terhadap profitabilitas PDAM Bone dan Apakah
pengelolaan biaya produksi berpengaruh terhadap profitabilitas PDAM Bone.
Berdasarkan tujuan penelitian diatas, maka jenis penelitian ini adalah
penelitian lapangan (Field research) dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data
penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan observasi, kuesioner (angket) dan dokumentasi. Data
yang telah terkumpul kemudian diolah menggunakan analisis deskriptif persentase,
uji validitas dan reabilitas, uji prasyarat analisis regresi, uji regresi linear sederhana,
dan uji hipotesis (uji t-stat).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil wawancara
mengenai pengelolaan biaya produksi terhadap profitabilitas PDAM Bone yaitu
pengelolaan biaya produksi sangat berpengaruh terhadap profitabilitas PDAM Bone.
Biaya produksi terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak langsung. Semakin baik
pengelolaan biaya maka semakin baik pula tingkat profitabilitas Perusahaan Daerah
Air Minum (PDAM) Bone. Ketika biaya produksi ditekan maka laba atau
profitabilitas PDAM Bone meningkat, akan tetapi apabila biaya produksi tidak
ditekan maka tidak akan mendapatkan apa-apa atau tidak mendapatkan profitabilitas.
Sementara berasarkan hasil uji hipotesis uji t-sat (secara pasrsial) menunjukkan
bahwa variabel pengelolaan biaya prduksi berpengaruh secara signifikan dan
berkorelasi positif terhadap profitabilitas pada PDAM Bone dengan t hitung = 7,078
dan t tabel = 2,048. Hal ini mengindikasikan H 0 ditolak dan H 1 diterima. Dimana H 1
yaitu pengelolaan biaya produksi berpengaruh terhadap profitabilitas pada PDAM
Bone.
A. Simpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diatas, maka dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut:
1. Pengelolaan biaya produksi sangat berpengaruh terhadap profitabilitas
PDAM Bone. Biaya produksi terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak
langsung. Semakin baik pengelolaan biaya maka semakin baik pula tingkat
profitabilitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bone. Ketika biaya
produksi ditekan maka laba atau profitabilitas PDAM Bone meningkat,
akan tetapi apabila biaya produksi tidak ditekan maka tidak akan
mendapatkan apa-apa atau tidak mendapatkan profitabilitas. Pengelolaan
biaya produksi PDAM Bone sudah efektif dan efisien sangat berpengaruh
terhadap tingkat profitabilitas perusahaan daerah air minum Bone.
2. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial variabel
pengelolaan biaya produksi (X) berpengaruh secara signifikan terhadap
profitabilitas (Y) karena t hitung > t tabel (7,078 > 2,048). Yang berarti
H 1 di terima dan H 0 ditolak. Selain itu juga dapat dilihat dari hasil jawaban
responden bahwa dengan adanya pengelolaan biaya produksi yamg baik
akan membuat profitabilitas PDAM Bone mengalami kenaikan, maka dari
itu yang saya jadikan sampel penelitian sebagian besar menjawab setuju
dengan pertanyaan yang diberikan sehingga dapat dikatakan Pengelolaan
Biaya Produksi berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas PDAM
Bone.
B. Saran
1. Diharapkan kinerja pegawai lebih optimal terkait pengelolaan biaya
produksi yang pada akhirnya memberikan peningkatan laba atau
profitabilitas pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bone.
2. Diharapkan pengelolaan biaya produksi lebih efektif dan efisien dalam
peningkatan profitabilitas khususnya Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM) Bone .
profitabilitas PDAM Bone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaiman
pengelolaan biaya produksi terhadap profitabilitas PDAM Bone dan Apakah
pengelolaan biaya produksi berpengaruh terhadap profitabilitas PDAM Bone.
Berdasarkan tujuan penelitian diatas, maka jenis penelitian ini adalah
penelitian lapangan (Field research) dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data
penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan observasi, kuesioner (angket) dan dokumentasi. Data
yang telah terkumpul kemudian diolah menggunakan analisis deskriptif persentase,
uji validitas dan reabilitas, uji prasyarat analisis regresi, uji regresi linear sederhana,
dan uji hipotesis (uji t-stat).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil wawancara
mengenai pengelolaan biaya produksi terhadap profitabilitas PDAM Bone yaitu
pengelolaan biaya produksi sangat berpengaruh terhadap profitabilitas PDAM Bone.
Biaya produksi terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak langsung. Semakin baik
pengelolaan biaya maka semakin baik pula tingkat profitabilitas Perusahaan Daerah
Air Minum (PDAM) Bone. Ketika biaya produksi ditekan maka laba atau
profitabilitas PDAM Bone meningkat, akan tetapi apabila biaya produksi tidak
ditekan maka tidak akan mendapatkan apa-apa atau tidak mendapatkan profitabilitas.
Sementara berasarkan hasil uji hipotesis uji t-sat (secara pasrsial) menunjukkan
bahwa variabel pengelolaan biaya prduksi berpengaruh secara signifikan dan
berkorelasi positif terhadap profitabilitas pada PDAM Bone dengan t hitung = 7,078
dan t tabel = 2,048. Hal ini mengindikasikan H 0 ditolak dan H 1 diterima. Dimana H 1
yaitu pengelolaan biaya produksi berpengaruh terhadap profitabilitas pada PDAM
Bone.
A. Simpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diatas, maka dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut:
1. Pengelolaan biaya produksi sangat berpengaruh terhadap profitabilitas
PDAM Bone. Biaya produksi terdiri dari biaya langsung dan biaya tidak
langsung. Semakin baik pengelolaan biaya maka semakin baik pula tingkat
profitabilitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bone. Ketika biaya
produksi ditekan maka laba atau profitabilitas PDAM Bone meningkat,
akan tetapi apabila biaya produksi tidak ditekan maka tidak akan
mendapatkan apa-apa atau tidak mendapatkan profitabilitas. Pengelolaan
biaya produksi PDAM Bone sudah efektif dan efisien sangat berpengaruh
terhadap tingkat profitabilitas perusahaan daerah air minum Bone.
2. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial variabel
pengelolaan biaya produksi (X) berpengaruh secara signifikan terhadap
profitabilitas (Y) karena t hitung > t tabel (7,078 > 2,048). Yang berarti
H 1 di terima dan H 0 ditolak. Selain itu juga dapat dilihat dari hasil jawaban
responden bahwa dengan adanya pengelolaan biaya produksi yamg baik
akan membuat profitabilitas PDAM Bone mengalami kenaikan, maka dari
itu yang saya jadikan sampel penelitian sebagian besar menjawab setuju
dengan pertanyaan yang diberikan sehingga dapat dikatakan Pengelolaan
Biaya Produksi berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas PDAM
Bone.
B. Saran
1. Diharapkan kinerja pegawai lebih optimal terkait pengelolaan biaya
produksi yang pada akhirnya memberikan peningkatan laba atau
profitabilitas pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bone.
2. Diharapkan pengelolaan biaya produksi lebih efektif dan efisien dalam
peningkatan profitabilitas khususnya Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM) Bone .
Ketersediaan
| SFEBI20190415 | 415/2019 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
415/2019
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi FEBI
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
