Pengaruh Potensi Usaha Penjahitan Pakaian Terhadap Pendapatan Marginal Rumah Tangga (Studi Kasus pada Penjahit di Kota Watampone)
Nurlina/01.15.3262 - Personal Name
Skripsi ini membahas mengenai potensi usaha penjahitan pakaian dalam
meningkatkan pendapatan marginal rumah tangga yang ada di Kab. Bone. Pokok
permasalahannya adalah apakah terdapat pengaruh potensi usaha penjahitan terhadap
pendapatan marginal pada penjahi di Kota Watampone dan seberapa besar pengaruh
potensi penjahitan pakaian terhadap pendapatan marginal pada penjahit di Kota
Watampone.
Jenis penelitian ini tergolong penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif
Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan
data dengan kuesioner/angket. Populasi pada penelitian ini adalah konsumen yang
melakukan penyewaan baju dipenjahit d Kota Watampone. Penarikan sampel
menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 30 sampel. Teknik
analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji
linearitas, analisis regresi linier sederhana, uji hipotesis t, Pengujian dilakukan
dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 21.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan potensi
usaha penjahitan pakaian(X) terhadap pengaruh pendapatan marginal (Y). Hal itu
dibuktikan dengan hasil uji regresi menunjukkan adanya hubungan yang positif
kemudian dibuktikan dengan hasil uji t yaitu menunjukkan bahwa nilai signifikansi
sebesar 0,0000< 0,05 dan nilai t hitung 3,409> nilai t tabel 1,80112. Nilai koefisien
menunjukkan berpengaruh positif, artinya setiap peningkatan potensi usaha
penjahitan pakaian sebesar 0,01 (1%), maka dapat dikatakan menambah peningkatan
pendapatan marginal rumah tangga sebesar 0,864 (86,4%) dan sisanya 0,136 (13,6).
A. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan mengenai pengaruh
potensi usaha penjahitan terhadap pendapatan marginal pada penjahit pakaian di
Kota Watampone sebagai berikut:
1. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan metode uji T, maka
diperoleh hasil yakni potensi usaha penajhitan pakaian memiliki pengaruh
positif dan signifikan terhadap pendapatan marginal.Yang berarti H 1
diterima. Potensi usaha penjahitan pakaian tidak memiliki pengaruh positif
dan signifikan terhadap pendapatan merginal,yang berarti H 0 ditolak.
2. Setelah melakukan uji hipotesis dengan menggunakan metode uji R 2 maka
diperoleh hasil yakni besar pengaruh variabel independen (usaha penjahitan
pakaian terhadap variabel dependen (pendatan marginal) sebesar 25%
sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
B. Implikasi
Berdasarkan kesimpulan penelitian di atas, maka peneliti
merekomendasikan saran berupa:
1. Pada penjahit pakaian di Kota Watampone harus memperhatikan produk yang
disewakan, konsumen tentu saja ingin mendapatkan kualitas produk terbaik
yang akan mereka gunakan. Apabila konsumen merasa kualitas suatu produk
sangat baik maka akan dapat mempengaruhi konsumen dalam melakukan
penyewaan terus-menerus.
2. Selain itu pula harus memperhatikan keseimbangan antara kualitas produk dan
harga agar dapat menarik konsumen, sebuah kesesuain antara kualitas produk
dan harga yang efektif akan dapat menarik minat konsumen dalam menyewa.
meningkatkan pendapatan marginal rumah tangga yang ada di Kab. Bone. Pokok
permasalahannya adalah apakah terdapat pengaruh potensi usaha penjahitan terhadap
pendapatan marginal pada penjahi di Kota Watampone dan seberapa besar pengaruh
potensi penjahitan pakaian terhadap pendapatan marginal pada penjahit di Kota
Watampone.
Jenis penelitian ini tergolong penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif
Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan
data dengan kuesioner/angket. Populasi pada penelitian ini adalah konsumen yang
melakukan penyewaan baju dipenjahit d Kota Watampone. Penarikan sampel
menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 30 sampel. Teknik
analisis yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji
linearitas, analisis regresi linier sederhana, uji hipotesis t, Pengujian dilakukan
dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 21.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan potensi
usaha penjahitan pakaian(X) terhadap pengaruh pendapatan marginal (Y). Hal itu
dibuktikan dengan hasil uji regresi menunjukkan adanya hubungan yang positif
kemudian dibuktikan dengan hasil uji t yaitu menunjukkan bahwa nilai signifikansi
sebesar 0,0000< 0,05 dan nilai t hitung 3,409> nilai t tabel 1,80112. Nilai koefisien
menunjukkan berpengaruh positif, artinya setiap peningkatan potensi usaha
penjahitan pakaian sebesar 0,01 (1%), maka dapat dikatakan menambah peningkatan
pendapatan marginal rumah tangga sebesar 0,864 (86,4%) dan sisanya 0,136 (13,6).
A. Simpulan
Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan mengenai pengaruh
potensi usaha penjahitan terhadap pendapatan marginal pada penjahit pakaian di
Kota Watampone sebagai berikut:
1. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan metode uji T, maka
diperoleh hasil yakni potensi usaha penajhitan pakaian memiliki pengaruh
positif dan signifikan terhadap pendapatan marginal.Yang berarti H 1
diterima. Potensi usaha penjahitan pakaian tidak memiliki pengaruh positif
dan signifikan terhadap pendapatan merginal,yang berarti H 0 ditolak.
2. Setelah melakukan uji hipotesis dengan menggunakan metode uji R 2 maka
diperoleh hasil yakni besar pengaruh variabel independen (usaha penjahitan
pakaian terhadap variabel dependen (pendatan marginal) sebesar 25%
sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
B. Implikasi
Berdasarkan kesimpulan penelitian di atas, maka peneliti
merekomendasikan saran berupa:
1. Pada penjahit pakaian di Kota Watampone harus memperhatikan produk yang
disewakan, konsumen tentu saja ingin mendapatkan kualitas produk terbaik
yang akan mereka gunakan. Apabila konsumen merasa kualitas suatu produk
sangat baik maka akan dapat mempengaruhi konsumen dalam melakukan
penyewaan terus-menerus.
2. Selain itu pula harus memperhatikan keseimbangan antara kualitas produk dan
harga agar dapat menarik konsumen, sebuah kesesuain antara kualitas produk
dan harga yang efektif akan dapat menarik minat konsumen dalam menyewa.
Ketersediaan
| SSYA20190607 | 607/2019 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
607/2019
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Syariah
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
