Penerapan Metode Muhawarah dalam Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Arab Siswa di SMP Islam Athirah Boarding Bone Desa Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone
Herlinda/02.14.2026 - Personal Name
Skripsi ini membahas mengenai penerapan metode muhawarah terhadap
kemampuan kemampuan berbahasa Arab siswa di SMP Islam Athirah Boarding
Bone Desa Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone. Hal yang
dikaji dalam skripsi ini yakni, keefektifan meode muhawarah dalam meningkatkan
kemampuan berbahasa Arab siswa.
Untuk memudahkan pemecahan masalah di atas, digunakan metode penelitian
lapangan (Field Research) dengan menggunakan teknik metode penelitian kuantitatif
(The Static Group Comparison Design) yaitu penelitian rancangan ini menggunakan
dua kelompok, namun pemilihan kedua kelompok itu, bukan secara random. Dalam
pengumpulan data digunakan beberapa metode yakni melakukan tes (pretest dan
posttest). Setelah data terkumpul maka dianalisis dengan menggunakan analisis data
dengan uji t.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode muhawarah efektif untuk
meningkatkan kemampuan berbahasa Arab. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan
adanya peningkatan hasil perolehan nilai pretest dan posttest yang dicapai oleh kelas
eksperimen dengan perolehan nilai rata-rata lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu
sebesar 51,40 sedangkan kelas eksperimen 79,95 setelah dilakukan perlakuan. Hasil
uji t juga menunjukkan bahwa metode muhawarah terbukti efektif dalam
meningkatkan kemampuan berbahasa Arab siswa di SMP Islam Athirah Boarding
Bone Desa Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan pada
bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
Pertama, penggunaan metode ceramah siswa kelas VIII SMP Islam
Athirah Boarding Bone dalam pembelajaran berbicara bahasa Arab berada pada
kategori baik. Setiap aspek penilaian menunjukkan bahwa dari segi 1) aspek
kebahasaan: a) makhraj, perolehan rata-rata 11,50; b) pilihan kata, perolehan
rata-rata 10,70. 2) aspek non kebahasaan: a) kelancaran, perolehan rata-rata
8,40; b)penguasaan topik, perolehan rata-rata 10,7; dan c) keberanian,
perolehan rata-rata 10,25. Adapun skor tertinggi yang dicapai pada kelompok
kontrol yakni 56 diperoleh oleh 2 orang; skor terendah 46 diperoleh 1 orang
siswa, dan skor rata-rata 51,40. Jadi dapat dikatakan bahwa tingkat kemampuan
berbicara siswa kelas Ar-Rofie SMP Athirah Boarding Bone setelah diberi
perlakuan dengan menerapkan metode ceramah dapat dikatakan kurang
memadai.
Kedua, penggunaan metode muhawarah siswa kelas VIII SMP Islam
Athirah Boarding Bone dalam pembelajaran berbicara bahasa Arab berada pada
kategori sangat baik dan istimewa. Setiap aspek penilaian menunjukkan bahwa
dari segi 1) aspek kebahasaan: a) makhraj, perolehan rata-rata 14,52 berada
pada kategori sangat baik; b) pilihan kata, perolehan rata-rata 15,28 berada pada
kategori sangat baik. 2) aspek non kebahasaan: a) kelancaran, perolehan rata-
rata 15,85 berada pada kategori sangat baik; b) penguasaan topik, perolehan
rata-rata 15,76 berada pada kategori sangat baik; dan c) keberanian, perolehan
rata-rata 16,09 berada pada kategori istimewa. Adapun skor tertinggi yang
dicapai pada kelompok eksperimen yakni 92 diperoleh oleh 1 orang; skor
terendah 74 diperoleh 1 orang siswa, dan skor rata-rata 79,95. Dan nilai siswa
mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan sebelum
dilakukan perlakuan.
Ketiga, berdasarkan hasil uji t paired samples test hasil perhitungan
diperoleh nilai t hitung sebesar 23,219 (nilai df 19) diperoleh t tabel pada kolom
0,05 didapat angka 2,110 jadi berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan
bahwa t
hitung > t tabel atau 23,219 > 2,110 ini berarti hipotesis H0 ditolak dan
hipotesis H1 diterima. Dengan demikian hasil uji t paired samples test tersebut
menunjukkan bahwa penggunaan metode muhawarah efektif diterapkan dalam
pembelajaran berbicara bahasa Arab siswa kelas VIII SMP Islam Athirah
Boarding Bone.
B. Saran
Berdasarkan temuan hasil penelitian, maka dikemukakan beberapa saran
sebagai berikut.
1. Pembelajaran berbicara (kalaam) sebaiknya dilaksanakan dengan berbagai
variasi, salah satunya dengan menggunakan metode muhawarah. Metode
muhawarah merupakan metode yang efektif untuk digunakan dalam
pembelajaran berbicara (kalaam) bahasa Arab. Hal tersebut dapat dilihat pada
hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti.
2. Bagi siswa diharapkan aktif mengikuti pembelajaran dan lebih giat lagi latihan
berbicara dengan bahasa Arab.
3. Para praktisi atau peneliti di bidang pendidikan dan bahasa dapat menggunakan
penelitian ini sebagai bahan rujukan untuk melakukan penelitian yang lain
sehingga didapatkan berbagai alternatif metode pembelajaran.
kemampuan kemampuan berbahasa Arab siswa di SMP Islam Athirah Boarding
Bone Desa Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone. Hal yang
dikaji dalam skripsi ini yakni, keefektifan meode muhawarah dalam meningkatkan
kemampuan berbahasa Arab siswa.
Untuk memudahkan pemecahan masalah di atas, digunakan metode penelitian
lapangan (Field Research) dengan menggunakan teknik metode penelitian kuantitatif
(The Static Group Comparison Design) yaitu penelitian rancangan ini menggunakan
dua kelompok, namun pemilihan kedua kelompok itu, bukan secara random. Dalam
pengumpulan data digunakan beberapa metode yakni melakukan tes (pretest dan
posttest). Setelah data terkumpul maka dianalisis dengan menggunakan analisis data
dengan uji t.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode muhawarah efektif untuk
meningkatkan kemampuan berbahasa Arab. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan
adanya peningkatan hasil perolehan nilai pretest dan posttest yang dicapai oleh kelas
eksperimen dengan perolehan nilai rata-rata lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu
sebesar 51,40 sedangkan kelas eksperimen 79,95 setelah dilakukan perlakuan. Hasil
uji t juga menunjukkan bahwa metode muhawarah terbukti efektif dalam
meningkatkan kemampuan berbahasa Arab siswa di SMP Islam Athirah Boarding
Bone Desa Panyula Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone.
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah diuraikan pada
bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
Pertama, penggunaan metode ceramah siswa kelas VIII SMP Islam
Athirah Boarding Bone dalam pembelajaran berbicara bahasa Arab berada pada
kategori baik. Setiap aspek penilaian menunjukkan bahwa dari segi 1) aspek
kebahasaan: a) makhraj, perolehan rata-rata 11,50; b) pilihan kata, perolehan
rata-rata 10,70. 2) aspek non kebahasaan: a) kelancaran, perolehan rata-rata
8,40; b)penguasaan topik, perolehan rata-rata 10,7; dan c) keberanian,
perolehan rata-rata 10,25. Adapun skor tertinggi yang dicapai pada kelompok
kontrol yakni 56 diperoleh oleh 2 orang; skor terendah 46 diperoleh 1 orang
siswa, dan skor rata-rata 51,40. Jadi dapat dikatakan bahwa tingkat kemampuan
berbicara siswa kelas Ar-Rofie SMP Athirah Boarding Bone setelah diberi
perlakuan dengan menerapkan metode ceramah dapat dikatakan kurang
memadai.
Kedua, penggunaan metode muhawarah siswa kelas VIII SMP Islam
Athirah Boarding Bone dalam pembelajaran berbicara bahasa Arab berada pada
kategori sangat baik dan istimewa. Setiap aspek penilaian menunjukkan bahwa
dari segi 1) aspek kebahasaan: a) makhraj, perolehan rata-rata 14,52 berada
pada kategori sangat baik; b) pilihan kata, perolehan rata-rata 15,28 berada pada
kategori sangat baik. 2) aspek non kebahasaan: a) kelancaran, perolehan rata-
rata 15,85 berada pada kategori sangat baik; b) penguasaan topik, perolehan
rata-rata 15,76 berada pada kategori sangat baik; dan c) keberanian, perolehan
rata-rata 16,09 berada pada kategori istimewa. Adapun skor tertinggi yang
dicapai pada kelompok eksperimen yakni 92 diperoleh oleh 1 orang; skor
terendah 74 diperoleh 1 orang siswa, dan skor rata-rata 79,95. Dan nilai siswa
mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan sebelum
dilakukan perlakuan.
Ketiga, berdasarkan hasil uji t paired samples test hasil perhitungan
diperoleh nilai t hitung sebesar 23,219 (nilai df 19) diperoleh t tabel pada kolom
0,05 didapat angka 2,110 jadi berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan
bahwa t
hitung > t tabel atau 23,219 > 2,110 ini berarti hipotesis H0 ditolak dan
hipotesis H1 diterima. Dengan demikian hasil uji t paired samples test tersebut
menunjukkan bahwa penggunaan metode muhawarah efektif diterapkan dalam
pembelajaran berbicara bahasa Arab siswa kelas VIII SMP Islam Athirah
Boarding Bone.
B. Saran
Berdasarkan temuan hasil penelitian, maka dikemukakan beberapa saran
sebagai berikut.
1. Pembelajaran berbicara (kalaam) sebaiknya dilaksanakan dengan berbagai
variasi, salah satunya dengan menggunakan metode muhawarah. Metode
muhawarah merupakan metode yang efektif untuk digunakan dalam
pembelajaran berbicara (kalaam) bahasa Arab. Hal tersebut dapat dilihat pada
hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti.
2. Bagi siswa diharapkan aktif mengikuti pembelajaran dan lebih giat lagi latihan
berbicara dengan bahasa Arab.
3. Para praktisi atau peneliti di bidang pendidikan dan bahasa dapat menggunakan
penelitian ini sebagai bahan rujukan untuk melakukan penelitian yang lain
sehingga didapatkan berbagai alternatif metode pembelajaran.
Ketersediaan
| STAR20190252 | 252/2019 | Perpustakaan Pusat | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri
-
No. Panggil
252/2019
Penerbit
IAIN BONE : Watampone., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
Skripsi Tarbiyahh
Informasi Detil
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Tidak tersedia versi lain
